AC Milan Paksa Cagliari Bertekuk Lutut, Filosofi Permainan Allegri Terlihat Secara Utuh

AC Milan Paksa Cagliari Bertekuk Lutut, Filosofi Permainan Allegri Terlihat Secara Utuh
Pelatih AC Milan, Massimiliano Allegri di laga melawan Hellas Verona. (c) AP Photo/Luca Bruno

Bola.net - AC Milan mengawali tahun 2026 di Serie A/Liga Italia dengan langkah positif setelah meraih kemenangan tipis 1-0 atas tuan rumah Cagliari. Hasil ini mengantar AC Milan pulang dengan tiga poin penting dari Sardinia.

Gol tunggal Rafael Leao pada babak kedua memaksa Cagliari bertekuk lutut dalam laga yang berjalan ketat tersebut. Kemenangan ini tidak lahir dari permainan spektakuler, tapi dari efektivitas dan disiplin sepanjang pertandingan.

Pendekatan itu memperlihatkan karakter permainan yang dibangun Massimiliano Allegri sejak kembali menangani Milan. Filosofi bertahan rapi dan memukul pada momen tepat kembali memberi hasil nyata.

1 dari 3 halaman

Efektivitas di Tengah Tekanan

Selebrasi Rafael Leao usai mencetak gol di laga Cagliari vs AC Milan, Sabtu (3/1/2025) (c) AC Milan Official

Selebrasi Rafael Leao usai mencetak gol di laga Cagliari vs AC Milan, Sabtu (3/1/2025) (c) AC Milan Official

Laga di markas Cagliari mengingatkan pada kemenangan Milan atas lawan yang sama di musim 2010/2011 ketika meraih Scudetto. Saat itu, Allegri juga memimpin tim yang menang tipis di tengah situasi sulit akibat krisis pemain.

Kondisi tersebut kembali terasa dalam duel kali ini karena Milan harus bekerja keras meredam tekanan tuan rumah. Akan tetapi, organisasi pertahanan yang solid membuat Cagliari kesulitan menciptakan peluang bersih.

Jurnalis Italia, Antonio Vitiello, menilai kemenangan ini sebagai gambaran paling utuh dari filosofi Allegri. Ia menekankan bahwa hasil lebih utama daripada estetika permainan dalam persaingan papan atas.

“Di Cagliari, Rossoneri kembali mampu menjaga keunggulan, dan bukan hanya berkat Maignan,” ujar Vitiello. “Pengaturan bertahan membaik, tim kembali seimbang, dan itu krusial untuk mengamankan tiga poin.”

Keseimbangan tersebut terlihat dari cara Milan mengelola tempo laga. Namun, efektivitas menjadi kunci utama karena gol Leao tercipta dari tembakan tepat sasaran pertama.

2 dari 3 halaman

Fondasi Mental dan Daya Saing

Skuad AC Milan berkumpul sebelum berhadapan dengan Cagliari (c) AC Milan Official

Skuad AC Milan berkumpul sebelum berhadapan dengan Cagliari (c) AC Milan Official

Vitiello menilai kemenangan ini menegaskan standar baru yang ditanamkan Allegri. Ia melihat adanya ketahanan mental yang semakin kuat dibandingkan satu tahun sebelumnya.

“Ini adalah kemenangan yang menampilkan seluruh filosofi bermain Allegri, bertahan dengan baik dan menyelesaikan peluang pada waktu yang tepat,” kata Vitiello. “Situasi seperti ini sudah terjadi 11 kali di liga musim ini.”

Catatan tersebut menunjukkan Milan tidak selalu membutuhkan banyak peluang untuk menang. Akan tetapi, pendekatan ini menuntut konsentrasi penuh sepanjang pertandingan.

Allegri dinilai berhasil mengembalikan Milan ke jalur persaingan papan atas. Namun, tantangan untuk menjaga konsistensi masih sangat besar dalam perburuan Scudetto.

Perbandingan dengan Napoli musim 2024/2025 juga mulai muncul karena pendekatan pragmatis yang serupa. Akan tetapi, perjalanan musim masih panjang dan membutuhkan upaya luar biasa.

Kemenangan atas Cagliari menjadi fondasi penting untuk melangkah ke fase berikutnya. Jika tambahan pemain datang dari bursa transfer, peluang Milan untuk terus bersaing akan semakin terbuka.

Sumber: Sempre Milan


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL