
Bola.net - AC Milan mengawali tahun 2026 di Serie A/Liga Italia dengan langkah positif setelah meraih kemenangan tipis 1-0 atas tuan rumah Cagliari. Hasil ini mengantar AC Milan pulang dengan tiga poin penting dari Sardinia.
Gol tunggal Rafael Leao pada babak kedua memaksa Cagliari bertekuk lutut dalam laga yang berjalan ketat tersebut. Kemenangan ini tidak lahir dari permainan spektakuler, tapi dari efektivitas dan disiplin sepanjang pertandingan.
Pendekatan itu memperlihatkan karakter permainan yang dibangun Massimiliano Allegri sejak kembali menangani Milan. Filosofi bertahan rapi dan memukul pada momen tepat kembali memberi hasil nyata.
Efektivitas di Tengah Tekanan

Laga di markas Cagliari mengingatkan pada kemenangan Milan atas lawan yang sama di musim 2010/2011 ketika meraih Scudetto. Saat itu, Allegri juga memimpin tim yang menang tipis di tengah situasi sulit akibat krisis pemain.
Kondisi tersebut kembali terasa dalam duel kali ini karena Milan harus bekerja keras meredam tekanan tuan rumah. Akan tetapi, organisasi pertahanan yang solid membuat Cagliari kesulitan menciptakan peluang bersih.
Jurnalis Italia, Antonio Vitiello, menilai kemenangan ini sebagai gambaran paling utuh dari filosofi Allegri. Ia menekankan bahwa hasil lebih utama daripada estetika permainan dalam persaingan papan atas.
“Di Cagliari, Rossoneri kembali mampu menjaga keunggulan, dan bukan hanya berkat Maignan,” ujar Vitiello. “Pengaturan bertahan membaik, tim kembali seimbang, dan itu krusial untuk mengamankan tiga poin.”
Keseimbangan tersebut terlihat dari cara Milan mengelola tempo laga. Namun, efektivitas menjadi kunci utama karena gol Leao tercipta dari tembakan tepat sasaran pertama.
Fondasi Mental dan Daya Saing

Vitiello menilai kemenangan ini menegaskan standar baru yang ditanamkan Allegri. Ia melihat adanya ketahanan mental yang semakin kuat dibandingkan satu tahun sebelumnya.
“Ini adalah kemenangan yang menampilkan seluruh filosofi bermain Allegri, bertahan dengan baik dan menyelesaikan peluang pada waktu yang tepat,” kata Vitiello. “Situasi seperti ini sudah terjadi 11 kali di liga musim ini.”
Catatan tersebut menunjukkan Milan tidak selalu membutuhkan banyak peluang untuk menang. Akan tetapi, pendekatan ini menuntut konsentrasi penuh sepanjang pertandingan.
Allegri dinilai berhasil mengembalikan Milan ke jalur persaingan papan atas. Namun, tantangan untuk menjaga konsistensi masih sangat besar dalam perburuan Scudetto.
Perbandingan dengan Napoli musim 2024/2025 juga mulai muncul karena pendekatan pragmatis yang serupa. Akan tetapi, perjalanan musim masih panjang dan membutuhkan upaya luar biasa.
Kemenangan atas Cagliari menjadi fondasi penting untuk melangkah ke fase berikutnya. Jika tambahan pemain datang dari bursa transfer, peluang Milan untuk terus bersaing akan semakin terbuka.
Sumber: Sempre Milan
Klasemen
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- Robert Lewandowski Masih Menunda Keputusan Masa Depannya di Barcelona
- Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2025/2026
- AC Milan Cari Bek Baru, Nathan Ake Jadi Peluang atau Sekadar Mimpi?
- Jarang Main di Anfield, Chiesa Mulai Dijajakan Liverpool ke Serie A: Milan Ikut Dapat Tawaran
- Fabio Capello: Jangan Coret Juventus dan AS Roma dari Perebutan Scudetto!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
AC Milan Pilih Jadi Penonton Persaingan Scudetto Serie A 2025/2026
Liga Italia 7 Januari 2026, 20:48
-
Adrien Rabiot, Rekrutan Rp137 Miliar yang Mengubah Wajah AC Milan
Liga Italia 7 Januari 2026, 17:00
-
AC Milan yang Pragmatis, Inter Milan yang Proaktif
Liga Italia 7 Januari 2026, 16:24
-
Tolak Chelsea dan MU, Mike Maignan Akhirnya Pilih Gaji Sederhana di AC Milan?
Liga Italia 7 Januari 2026, 16:16
LATEST UPDATE
-
Ini PR Disiplin Chelsea yang Harus Dilihat Oleh Pelatih Baru Liam Rosenior
Liga Inggris 8 Januari 2026, 19:57
-
Live Streaming Milan vs Genoa - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 8 Januari 2026, 19:45
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Bali United 9 Januari 2026
Bola Indonesia 8 Januari 2026, 18:57
-
Jadwal Lengkap Premier League 2025/2026 Live di SCTV dan Vidio
Liga Inggris 8 Januari 2026, 18:55
-
Prediksi BRI Super League: Persita vs Borneo 9 Januari 2026
Bola Indonesia 8 Januari 2026, 18:52
-
Rodrygo Bangkit di Real Madrid: Dari Terpinggirkan Jadi Andalan Xabi Alonso
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 17:59
-
Arsenal vs Liverpool: Ibarat Misi Mustahil untuk The Reds
Liga Inggris 8 Januari 2026, 17:28
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58

























KOMENTAR