Gagal Penalti tapi Cetak Brace, Nico Paz Jadi Mimpi Buruk Lazio di Olimpico

Gagal Penalti tapi Cetak Brace, Nico Paz Jadi Mimpi Buruk Lazio di Olimpico
Pemain Como melakukan selebrasi dalam laga Serie A melawan Lazio, Selasa, 20 Januari 2026. (c) Alfredo Falcone/LaPresse via AP

Bola.net - Nico Paz tampil luar biasa saat Como menaklukkan Lazio 3-0 di Stadion Olimpico pada Selasa (20/1/2026) dini hari WIB. Penampilan gemilang gelandang muda itu menjadi salah satu faktor kunci kemenangan besar tim asuhan Cesc Fabregas.

Como datang sebagai tamu, tetapi mampu mendominasi jalannya pertandingan sejak menit awal. Hasil ini sekaligus menegaskan kebangkitan Como di papan atas Serie A.

Sorotan utama tertuju pada brace Nico Paz yang lahir meski ia sempat gagal mengeksekusi penalti. Pemain muda Argentina itu menunjukkan mental kuat sepanjang laga.

Kemenangan ini juga berdampak besar pada posisi klasemen kedua tim. Como kini menempel ketat Juventus, sementara Lazio kembali tertahan di papan tengah.

1 dari 5 halaman

Gol Cepat dan Dominasi Awal Como

Como langsung menekan sejak sepak mula dan membuka keunggulan ketika laga baru berjalan dua menit. Martin Baturina mencetak gol lewat tembakan jarak jauh yang sempat mengenai pemain lawan.

Lazio mencoba membalas melalui Mattia Zaccagni dan Matteo Cancellieri. Jean Butez tampil sigap dan menjaga gawang Como tetap aman.

Dominasi tim tamu semakin terlihat lewat penguasaan bola dan intensitas serangan. Como memaksa Lazio lebih banyak bertahan di wilayah sendiri.

2 dari 5 halaman

Nico Paz Cetak Gol, Gagal Penalti, Lalu Bangkit

Pemain Nico Paz (tengah) merayakan gol ketiga timnya saat pertandingan Serie A melawan Lazio, Selasa (20/1/2026). (c) Alfredo Falcone/LaPresse via AP

Pemain Nico Paz (tengah) merayakan gol ketiga timnya saat pertandingan Serie A melawan Lazio, Selasa (20/1/2026). (c) Alfredo Falcone/LaPresse via AP

Nico Paz menggandakan keunggulan Como pada menit ke-24 lewat sontekan memanfaatkan bola rebound. Gol itu menegaskan ketajamannya di kotak penalti.

Drama terjadi pada menit ke-35 saat Como mendapat penalti setelah tinjauan VAR. Nico Paz maju sebagai eksekutor, tetapi tendangannya berhasil ditepis Ivan Provedel.

Memasuki babak kedua, Nico Paz menebus kegagalan tersebut dengan mencetak gol ketiganya bagi Como. Ia menyambar umpan matang Baturina dan menutup laga dengan skor 0-3.

3 dari 5 halaman

Statistik Bicara, Nico Paz Jadi Pengendali Laga

Catatan FotMob menunjukkan Nico Paz bermain selama 81 menit dan mencetak dua gol dari empat tembakan. Akurasi umpannya mencapai 84 persen dengan 43 umpan sukses dari 51 percobaan.

Ia juga menciptakan dua peluang dan mencatat nilai xG sebesar 1,09 serta xGOT 1,77. Meski gagal penalti, kontribusinya tetap paling menonjol di lapangan.

Peran Nico Paz di lini tengah terlihat dari enam aksi bertahan yang ia lakukan. Kombinasi menyerang dan bertahan membuatnya layak disebut pemain terbaik laga.

4 dari 5 halaman

Dampak Klasemen dan Modal Besar Como

Pelatih Como, Cesc Fabregas. (c) Fabrizio Corradetti/LaPresse via AP

Pelatih Como, Cesc Fabregas. (c) Fabrizio Corradetti/LaPresse via AP

Kemenangan ini membawa Como naik ke peringkat keenam dengan 37 poin dari 21 laga. Posisi mereka kini hanya terpaut dua angka dari Juventus di urutan kelima.

Lazio harus puas tertahan di peringkat kesembilan dengan 28 poin. Kekalahan ini menjadi yang ketujuh bagi mereka musim ini dan memperpanjang tren negatif.

Bagi Como, hasil di Olimpico menjadi kemenangan tandang ketiga beruntun dengan skor identik 3-0. Performa ini memperkuat status mereka sebagai kuda hitam Serie A.

5 dari 5 halaman

Klasemen Serie A


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL