
Bola.net - Juventus mengalami kekalahan yang memalukan di babak 8 besar Coppa Italia saat berhadapan dengan Empoli. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Allianz pada Kamis (27/2) dini hari WIB itu berakhir dengan skor imbang 1-1, namun sang juara bertahan harus menelan pil pahit setelah kalah 2-4 dalam adu penalti.
Dalam laga tersebut, Juventus mendominasi penguasaan bola dengan 69 persen dan menciptakan 15 tembakan. Akan tetapi, efisiensi menjadi masalah utama bagi mereka, hanya 4 tembakan yang tepat sasaran dan satu gol yang tercipta. Sementara itu, Empoli yang hanya menguasai 31 persen bola mampu menciptakan 5 tembakan on target dan menunjukkan ketangguhan luar biasa saat adu penalti.
Empoli unggul lebih dahulu lewat gol Youssef Maleh di menit ke-24. Juventus baru bisa menyamakan kedudukan melalui Khephren Thuram pada menit ke-66. Namun, kegagalan dalam adu penalti membuat Juventus harus mengakui keunggulan Empoli. Kiper Juventus, Mattia Perin, meski tampil baik dengan beberapa penyelamatan, gagal menjadi pahlawan di momen krusial tersebut.
Tembok Pertahanan yang Rapuh
Mattia Perin sempat jadi penyelamat dengan empat kali menggagalkan peluang Empoli. Sayangnya, saat adu penalti, kiper berusia 32 tahun itu tak mampu menepis satu pun eksekusi lawan.
Sebuah tim tak bisa memenangkan adu penalti tanpa penyelamatan dari kiper. Itulah fakta pahit yang harus diterima Juventus.
Performa lini belakang Juventus pun tak kalah mengkhawatirkan. Federico Gatti tampil cukup solid, tapi Andrea Cambiaso terlihat kesulitan mengatasi kecepatan Sambia di sisi kiri pertahanan.
Secercah Sinar dari Lini Tengah
Jika ada secercah sinar dari laga ini, maka itu datang dari Khephren Thuram. Pemain Prancis itu mencetak gol penyama kedudukan di menit ke-66, sekaligus memberi energi besar di lini tengah Juventus.
Thuram sudah bekerja sangat keras dalam laga ini. Juventus tidak bisa meminta lebih darinya.
Namun, Weston McKennie yang diplot sebagai playmaker gagal menjalankan perannya dengan baik. Kreativitas minim membuat serangan Juventus kerap tumpul di sepertiga akhir lapangan.
Barisan Depan yang Macet
Thiago Motta mencoba variasi baru dengan memainkan Randal Kolo Muani sebagai winger. Hasilnya cukup positif karena pemain asal Prancis itu mampu mencatatkan satu assist.
Kolo Muani memberikan kontribusi yang diharapkan. Sayangnya, itu tak cukup untuk membawa Juventus meraih hasil optimal.
Sebaliknya, Dusan Vlahovic justru tampil mengecewakan meski jadi ujung tombak. Tujuh tembakan dilepaskan, tapi tak satu pun berbuah gol, termasuk kegagalan eksekusi saat adu penalti yang memperparah malam kelam Juventus.
Kegagalan yang Mengundang Evaluasi
Tersingkir dari Coppa Italia melawan tim zona degradasi jelas pukulan telak bagi Juventus. Ini bukan hanya soal hasil, tapi soal mentalitas dan efektivitas yang terus dipertanyakan sepanjang musim.
Ini bukan soal statistik, tapi soal mental. Juventus harus belajar lebih kejam di depan gawang.
Musim belum berakhir, tapi hasil pahit ini, yang didahului kegagalan lolos ke babak 16 besar Liga Champions, meninggalkan luka yang sulit disembuhkan. Juventus harus segera berbenah jika tak ingin tenggelam lebih dalam di lautan kegagalan.
Klasemen Serie A
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- Benang Merah Belanda: Di Oxford United, Marselino Ferdinan Tak Sendirian
- Roken Tampubolon: Dua Gol, Dua Takdir, Satu Mahkota untuk PSIM
- Persijap Jepara: Jatuh Bangun Laskar Kalinyamat di Panggung Sepak Bola Nasional
- Maung Bandung Menghadapi Bajul Ijo: Ujian Fisik dan Mental di Bulan Puasa
- Tanda Tangan Messi Berujung Sanksi: Wasit Dihukum 6 Bulan Gara-gara Permintaan Tak Lazim
- Badai Biru Chelsea Menerjang Southampton sampai Kocar-kacir di Stamford Bridge
- Arnautovic Menghunus Pedang, Calhanoglu Menabur Es
- Pedri dan Yamal, Dua Cahaya dalam Hujan Gol Barcelona vs Atletico
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Juventus Tanpa Taring: Bianconeri Tenggelam di Lautan Kecil Bernama Empoli
Liga Italia 27 Februari 2025, 16:16
-
Rapor Thiago Motta di Juventus: Sudah 39 Laga, Terlalu Banyak Imbang!
Liga Italia 27 Februari 2025, 14:26
-
Bahkan Empoli juga Kaget Bisa Singkirkan Juventus dan Membuat Sejarah di Coppa Italia
Liga Italia 27 Februari 2025, 11:59
-
Liga Italia 27 Februari 2025, 09:06

-
Peringatan Darurat, Juventus-nya Thiago Motta Gagal Dimana-mana!
Liga Italia 27 Februari 2025, 08:49
LATEST UPDATE
-
Enzo Maresca Dikabarkan Ingin Latih MU, Begini Kata Fabrizio Romano
Liga Inggris 3 Januari 2026, 19:03
-
Ealah! Kobbie Mainoo Ternyata Tidak Berencana Tinggalkan Manchester United
Liga Inggris 3 Januari 2026, 18:52
-
Ruben Amorim Faktor Ini Bisa Buat MU Ketar-ketir di Kandang Leeds United!
Liga Inggris 3 Januari 2026, 18:43
-
Prediksi Lazio vs Napoli 4 Januari 2026
Liga Italia 3 Januari 2026, 18:30
-
Terungkap, MU Tutup Pintu 'Balikan' dengan James Garner
Liga Inggris 3 Januari 2026, 18:21
-
Manchester United Percepat Proses Transfer Carlos Baleba?
Liga Inggris 3 Januari 2026, 18:06
-
Prediksi Aston Villa vs Nottingham Forest 3 Januari 2026
Liga Inggris 3 Januari 2026, 17:54
-
Prediksi BRI Super League: Malut United vs PSBS Biak 4 Januari 2026
Bola Indonesia 3 Januari 2026, 17:45
-
Prediksi Wolves vs West Ham 3 Januari 2026
Liga Inggris 3 Januari 2026, 17:15
-
Daftar Pembalap Indonesia yang Berlaga di Idemitsu Moto4 Asia Cup 2026
Otomotif 3 Januari 2026, 17:01
-
Jadwal Lengkap Idemitsu Moto4 Asia Cup 2026
Otomotif 3 Januari 2026, 17:01
LATEST EDITORIAL
-
3 Kandidat Pengganti Enzo Maresca di Chelsea
Editorial 1 Januari 2026, 13:40
-
5 Pemain Terbaik Real Madrid di 2025: Mbappe Memimpin
Editorial 31 Desember 2025, 15:58
-
6 Calon Suksesor Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 30 Desember 2025, 13:10
-
6 Pemain yang Bisa Tinggalkan Man United pada Jendela Transfer Januari 2026
Editorial 30 Desember 2025, 12:43
























KOMENTAR