- Perubahan manajemen dalam tubuh AC Milan membuat salah satu legendanya, Kaka, kini sedang diselimuti optimisme tinggi. Menurut pria asal Brasil tersebut, bekas klubnya itu sudah mendapatkan DNA-nya yang telah lama hilang.
Pada era awal 2000-an dulu, Milan di bawah asuhan Carlo Ancelotti sempat berjaya di kompetisi Eropa, terutama Liga Champions. Dalam kurun waktu empat tahun, terhitung dari 2003 hingga 2007, klub berjuluk Rossoneri itu mencapai final sebanyak tiga kali.
Bahkan dua dari tiga partai final yang mereka lakoni tersebut berakhir dengan kemenangan. Berkat itu pula, Milan langsung menjadi tim yang memiliki raihan trofi terbanyak kedua di kompetisi bergengsi itu, di bawah Real Madrid.
Scroll ke bawah untuk membaca komentar Kaka soal AC Milan,
Sudah Dapatkan DNA-nya Kembali

Belakangan ini, performa Milan merosot drastis dan membuat mereka kesulitan mendapatkan gelar apapun. Tetapi Kaka, yang ikut membela Rossoneri di dua final terakhirnya di Liga Champions, cukup yakin bekas klubnya tersebut sudah kembali.
"Saya tak ingin berkata apapun soal manajemen sebelumnya, sebab saya masih dekat dengan mereka. Tetapi manajemen ini memiliki sesuatu yang berbeda, karena mereka telah menemukan kembali DNA Rossoneri," ujar Kaka kepada Gazzetta dello Sport.
"Mereka menemukan kembali karakteristik klub, rasa memiliki, Leo dan Paolo telah kembali dan [Gennaro] Gattuso bertahan sebagai pelatih," lanjutnya.
Pentingnya Gattuso untuk Milan

Kehadiran Gattuso di kursi kepelatihan diyakini Kaka menjadi salah satu bagian penting untuk Milan saat ini. Sebab, mantan rekan setimnya itu memiliki semangat yang tinggi sebagai pemain maupun pelatih.
"Rino (julukan Gattuso) adalah sosok yang membawa 'grinta'. Dia memiliki semangat sebagai orang yang tak pernah putus asa. Semuanya sama saja, saat dia masih menjadi pemain maupun pelatih," tambah Kaka.
"Milan telah berada di jalur yang tepat. Saya tidak tahu apa yang Maldini lakukan di klub. Mungkin dia akan mendapatkan peran yang sama seperti Leonardo, tetapi saya yakin mereka akan bekerja sama dengan baik," pungkasnya.
Direktur olahraga baru Milan, Leonardo, sebelumnya sempat mengungkapkan ingin membawa Kaka turut ikut serta dalam manajemen. Namun, ia mengaku masih belum tahu akan memberikan peran apa kepadanya.
Saksikan Juga Video Ini

Tak Sempat menyaksikan aksi-aksi para pemain bola Tenis Indonesia ganda putra saat menghadapi Maladewa di Asian Games 2018? Simak cuplikannya melalui tautan video di bawah ini.
(foti/yom)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tassotti: Terlalu Banyak Sosok Inter di Manajemen Lama Milan
Liga Italia 23 Agustus 2018, 16:00
-
Saingi Barcelona, AC Milan Juga Berburu Adrien Rabiot
Liga Italia 23 Agustus 2018, 13:00
-
Legenda Milan Tak Yakin Juventus Bisa Pertahankan Scudetto
Liga Italia 23 Agustus 2018, 11:00
-
Kaka Yakin Liga Europa Bisa Bawa Milan Berjaya Kembali
Liga Eropa UEFA 23 Agustus 2018, 10:43
-
Kaka: Milan Sudah Dapatkan Kembali DNA-nya
Liga Italia 23 Agustus 2018, 09:33
LATEST UPDATE
-
Arsenal Butuh Bantuan Chelsea untuk Juara Liga Inggris, Kok Bisa?
Liga Inggris 6 April 2026, 09:06
-
Jadwal Lengkap ARRC Asia Road Racing Championship 2026
Otomotif 6 April 2026, 08:47
-
Liga Inggris 6 April 2026, 07:25

-
Szoboszlai Belum Siap Jadi Kapten Liverpool
Liga Inggris 6 April 2026, 06:55
-
Bintang Muda Bosnia, Kerim Alajbegovic Masuk Radar Manchester United?
Liga Inggris 6 April 2026, 06:35
-
Chelsea Temukan Solusi untuk Lini Belakang jelang Lawan Manchester City
Liga Inggris 6 April 2026, 06:28
LATEST EDITORIAL
-
4 Kandidat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 3 April 2026, 14:32
-
Italia Cari Pelatih Baru: 7 Kandidat Pengganti Gennaro Gattuso
Editorial 3 April 2026, 14:14
-
3 Bintang Manchester United yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 2 April 2026, 10:41
-
Starting XI Pemain Termahal yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 2 April 2026, 10:13

























KOMENTAR