
Bola.net - Parma dan Juventus akan bertemu di Ennio Tardini pada pekan ke-33 Serie A 2024/2025. Pertandingan Liga Italia antara Parma vs Juventus ini dijadwalkan kick-off Rabu, 23 April 2025, jam 23.30 WIB.
Pertandingan ini sejatinya digelar Selasa, 22 April 2025, jam 01.45 WIB. Namun, laga ditunda seiring meninggalnya Paus Fransiskus dan telah dijadwalkan ulang.
Dua tim ini punya kepentingan yang bertolak belakang, tapi pastinya sama-sama ingin menang. Parma berjuang untuk bertahan di kasta tertinggi Italia, sedangkan Juventus memburu tiket ke Liga Champions musim depan.
Hanya berjarak empat poin di atas zona degradasi dengan enam laga tersisa, Parma tentu siap berjuang mati-matian. Juventus, meski di atas kertas bakal lebih difavoritkan, tak boleh lengah.
Statistik dan sejarah berpihak ke Juventus, tetapi Parma berpotensi mengejutkan. Hasil imbang 2-2 di pertemuan pertama musim ini merupakan bukti bahwa mereka tak bisa diremehkan.
Parma dan Ketangguhan Lini Belakangnya

Parma perlahan menjauh dari zona degradasi berkat lima hasil imbang beruntun. Meski minim gol, barisan pertahanan mereka mulai menunjukkan soliditas.
Cristian Chivu sukses mengorganisasi lini belakang sejak masuk menggantikan Fabio Pecchia pada Februari. Dua laga terakhir melawan Inter Milan dan Fiorentina bahkan berakhir dengan sekali tanpa kebobolan.
Kendala utama Parma tetap terletak pada ketajaman lini depan. Tanpa solusi di sektor itu, satu poin bisa jadi hasil terbaik melawan tim sekelas Juventus.
Juventus Butuh Bukti di Laga Tandang

Di sisi lain, Igor Tudor telah meraih dua kemenangan dari tiga laga sejak ditunjuk sebagai pelatih Juventus. Namun, semua kemenangan tersebut diraih di kandang, sementara satu laga tandangnya berakhir imbang melawan Roma.
Perjalanan ke markas Parma menjadi ujian sesungguhnya bagi Tudor dalam upaya membuktikan kapasitasnya sebagai juru taktik di level tertinggi. Juventus memang diunggulkan, tapi performa tandang mereka belum sepenuhnya meyakinkan.
Tiga poin di Ennio Tardini akan sangat berarti untuk menjaga posisi mereka di empat besar. Pasalnya, persaingan di zona Liga Champions masih sangat terbuka, dengan setidaknya enam tim terlibat.
Kondisi Skuad Kedua Tim

Juventus datang ke Emilia-Romagna dengan sejumlah pemain absen, termasuk Bremer dan Milik. Federico Gatti dan Samuel Mbangula juga dipastikan tak bisa tampil.
Yildiz dan Koopmeiners diragukan tampil akibat cedera, membuat Tudor harus berpikir ulang soal komposisi lini tengah dan depan. Nama-nama seperti Conceicao atau Kolo Muani bisa dimaksimalkan.
Parma pun tidak lepas dari krisis cedera. Cancellieri belum bugar sepenuhnya, sementara Osorio, Benedyczak, Mihaila, dan Charpentier absen.
Statistik dan Pemain Kunci

Juventus memiliki rekor apik saat bertemu Parma, termasuk kemenangan dalam empat lawatan terakhir ke Ennio Tardini. Dalam 38 pertandingan terakhir di Serie A, Juventus hanya menelan tiga kekalahan.
Parma sendiri belum pernah menang melawan Juventus sejak 2015, tapi mereka musim ini menunjukkan ketangguhan saat menghadapi tim besar. Lima hasil imbang terakhir mereka menunjukkan semangat juang yang tak bisa diremehkan.
Pemain kunci yang patut mendapat sorotan adalah Dusan Vlahovic. Meski belum mencetak gol di dua laga terakhir, dia sukses mencatatkan tiga assist dan menjadi bagian penting dari skema Tudor.
Prediksi Starting XI Parma vs Juventus

Parma (3-5-2): Suzuki; Vogliacco, Leoni, Valenti; Del Prato, Bernabe, Keita, Sohm, Valeri; Pellegrino, Bonny.
Pelatih: Cristian Chivu.
Juventus (3-4-2-1): Di Gregorio; Kalulu, Veiga, Kelly; Weah, Locatelli, Thuram, McKennie; Gonzalez, Conceicao; Vlahovic.
Pelatih: Igor Tudor.
Prediksi Skor Parma vs Juventus

Parma kemungkinan akan kembali menunjukkan performa solid saat menghadapi lawan berat seperti Juventus. Namun, absennya beberapa pemain kunci bisa menyulitkan upaya mereka untuk mencuri poin penuh.
Sementara itu, Juventus diprediksi mampu memanfaatkan keunggulan kualitas skuad dan tekanan untuk mempertahankan posisi empat besar. Ini akan menjadi kemenangan tandang perdana bagi Igor Tudor sekaligus langkah penting dalam perburuan tiket Liga Champions.
Prediksi skor akhir: Parma 1-2 Juventus
Sumber: The Hard Tackle, SportsMole
Klasemen Serie A/Liga Italia
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Parma vs Juventus 23 April 2025
Liga Italia 22 April 2025, 08:47
-
Prediksi Barcelona vs Real Mallorca 23 April 2025
Liga Spanyol 21 April 2025, 12:41
-
Prediksi Manchester City vs Aston Villa 23 April 2025
Liga Inggris 21 April 2025, 11:43
-
Prediksi Nantes vs PSG 23 April 2025
Liga Eropa Lain 21 April 2025, 10:26
-
Prediksi Real Madrid vs Athletic Bilbao 21 April 2025
Liga Spanyol 20 April 2025, 15:46
LATEST UPDATE
-
Ezri Konsa Bikin Arsenal Tetap Kokoh Walau Tanpa William Saliba
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 22:25
-
Kinerja Jose Mourinho yang Memuaskan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 21:16
-
Menang di Markas Barcelona, Real Madrid dan Jose Mourinho Dapat Pujian dari Ronaldo
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 21:01
-
Kabar Buruk bagi Inter, Lautaro Martinez Terancam Absen di Derby Milan
Liga Italia 27 Oktober 2026, 20:46
-
Candaan Diktator Berujung Petaka, Kylian Mbappe Terancam Diboikot China!
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 20:45
-
Jorge Martin Nekat Coba Balapan di MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 27 Oktober 2026, 20:40
-
Bruno Fernandes Dicoret Carrick, Manchester United Mulai Siapkan Skenario Perpisahan
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 20:30
-
Terungkap, Ini 2 Alasan yang Membuat MU Tunda Pemecatan Michael Carrick
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 19:58
-
Tidak Gratis! MU Harus Bayar ke Newcastle untuk Pekerjakan Eddie Howe
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 19:45
-
Barcelona Siapkan Solusi dari La Masia untuk Atasi Krisis Bek Kanan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 19:41
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18






















KOMENTAR