
Bola.net - Kembalinya Massimiliano Allegri ke AC Milan menghadirkan perubahan besar. Ia tidak hanya fokus membangun taktik, tetapi juga memperbaiki sikap dan budaya tim.
Sejak kedatangannya, Milan menunjukkan tren positif. Empat kemenangan beruntun tanpa kebobolan menjadi bukti nyata.
Allegri percaya kesuksesan di lapangan lahir dari keteraturan di luar pertandingan. Karena itu, ia memperkenalkan sederet aturan baru.
Laporan Corriere della Sera menyebut aturan tersebut menyentuh berbagai aspek. Mulai dari bahasa, cara berpakaian, hingga kebiasaan saat makan bersama.
Disiplin Baru di Ruang Ganti

Langkah pertama Allegri adalah menegaskan penggunaan bahasa Italia. Semua pemain dan staf wajib menggunakannya demi menyatukan komunikasi.
Ia juga kembali menghadirkan tradisi ritiro, yaitu karantina sebelum pertandingan. Dengan begitu, fokus dan konsentrasi bisa tetap terjaga.
Selain itu, tidak ada lagi kebiasaan makan di kelompok terpisah. Allegri mewajibkan semua duduk bersama untuk menumbuhkan rasa kebersamaan.
Aturan Berpakaian

Perubahan mencolok lainnya adalah aturan pakaian. Allegri menginstruksikan semua anggota tim, termasuk staf, mengenakan seragam resmi saat laga tandang.
Jas dan dasi menjadi simbol identitas klub. Ia ingin mengembalikan nuansa klasik era Silvio Berlusconi.
Pesan yang dibawa jelas: semua orang di Milan memiliki peran penting. Tidak ada perbedaan perlakuan antara pemain bintang dan staf pendukung.
Dampak Langsung ke Performa

Hasil dari disiplin ini terlihat jelas. Ruang ganti Milan kini lebih solid dan bebas dari sekat antar kelompok.
Di lapangan, konsistensi tim juga meningkat. Empat kemenangan beruntun tanpa kebobolan memperlihatkan efeknya.
Banyak yang menilai kebijakan Allegri sebagai langkah brilian. Ketegasan di luar lapangan memberi fondasi untuk kesuksesan Milan.
Sumber: Football Italia
Klasemen Serie A
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rahasia Kebangkitan AC Milan: 4 Aturan Keras Ala Massimiliano Allegri
Liga Italia 25 September 2025, 21:55
-
Jelang Duel Lawan Napoli, AC Milan Dapat Kabar Positif Soal Rafael Leao
Liga Italia 25 September 2025, 13:32
-
Bukan Modric, Ini Rekrutan Paling Mengejutkan di AC Milan Menurut Capello
Liga Italia 25 September 2025, 12:45
-
Capello: Milan Punya Senjata Rahasia Jadi Penantang Serius Napoli
Liga Italia 25 September 2025, 12:29
-
Christian Pulisic Urung Perpanjang Kontrak, AC Milan Woles!
Liga Italia 24 September 2025, 12:11
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Inter vs Bodo/Glimt: Jens Petter Hauge
Liga Champions 25 Februari 2026, 06:14
-
Hasil Leverkusen vs Olympiakos: Die Werkself Siap Jumpa Arsenal atau Bayern
Liga Champions 25 Februari 2026, 05:34
-
Hasil Inter vs Bodo/Glimt: Sampai di Sini Saja, Nerazzurri
Liga Champions 25 Februari 2026, 05:13
-
Man of the Match Atletico Madrid vs Club Brugge: Alexander Sorloth
Liga Champions 25 Februari 2026, 04:20
-
Barcelona Siapkan Skenario Permanen untuk Joao Cancelo: Transfer Gratis Jadi Kunci?
Liga Spanyol 25 Februari 2026, 00:56
-
Ketenangan Senne Lammens Jadi Kunci Kemenangan Man United atas Everton
Liga Inggris 25 Februari 2026, 00:50
LATEST EDITORIAL
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35

























KOMENTAR