Bola.net - Lazio kembali memberikan mimpi buruk bagi AC Milan. Kali ini Rossoneri dipaksa menyerah dengan skor tipis 1-0 dalam babak perempat final Coppa Italia di San Siro, Rabu (28/01) dini hari. Kemenangan Biancoceleste kali ini ditentukan oleh Lucas Biglia lewat titik putih di babak pertama.
Milan tampil menggebrak di awal babak pertama ini. Mereka langsung mengambil inisiatif serangan terlebih dahulu begitu peluit dibunyikan. Pasukan Filippo Inzaghi rupanya tak mau kalah lagi dari Lazio setelah sebelumnya di pecundangi dengan skor 3-1 di Serie A.
Namun Lazio hampir saja unggul terlebih dahulu pada menit ke sembilan melalui aksi Miroslav Klose. Ia berhasil memanfaatkan kecerobohan Ignazio Abate dalam melakukan back pass kepada kiper Christian Abbiati tanpa melihat situasi dengan baik. Klose menyerobot umpan tersebut tapi gagal menyarangkan bola di gawang yang kosong.
Setelah itu Milan berusaha keras untuk membalas. Beberapa peluang memang sempat mereka dapatkan. Namun usaha dari Sulley Muntari, Alex, Alessio Cerci dan juga tendangan bebas Jeremy Menez belum ada yang berhasil mengubah papan skor.
Pada menit ke 37 wasit memberikan hadiah penalti kepada Lazio menyusul hand ball Michelangelo Albertazzi di kotak penalti. Lucas Biglia yang menjadi algojo tanpa kesulitan menundukkan Abbiati dan membawa timnya unggul 1-0.
Menjelang turun minum petaka justru menimpa Lazio. Pasukan Stefano Pioli harus bermain dengan 10 pemain setelah Lorik Cana diusir wasit karena mendapatkan kartu kuning kedua akibat melakukan pelanggaran keras terhadap Menez. Meskipun begitu, Lazio masih mampu mempertahankan skor 1-0 di babak pertama.
Kembali dari kamar ganti, Pioli langsung melakukan perubahan dengan memasukkan pemain bertipe bertahan. Diego Novaretti masuk untuk menggantikan Danilo Cataldi.
Milan juga tidak mau kalah, lima menit berselang giliran Inzaghi yang melakukan pergantian pemain dengan memasukkan pemain bertipe menyerang. Sulley Muntari akhirnya ditarik keluar kemudian digantikan oleh Keisuke Honda.
Unggul jumlah pemain rupanya belum bisa dimanfaatkan dengan baik oleh tim tuan rumah. Milan memang mendominasi jalannya babak kedua, namun mereka selalu kesulitan menemukan peluang emas.
Giampaolo Pazzini sempat menjebol gawang Lazio di menit ke 68. Namun wasit tidak mengesahkan gol tersebut karena pemain yang bersangkutan terlebih dahulu kedapatan hand ball.
Tampil di bawah tekanan rupanya belum membuat Biancoceleste menyerah untuk kembali mencari gol. Mereka beberapa mengancam melalui skema serangan balik yang cepat. Bahkan Ogenyi Onazi hampir saja menggandakan keunggulan andai sepakannya tidak membentur tiang gawang Abbiati.
Milan secara umum terus mendominasi permainan. Meski terus melancarkan serangan, Rossoneri tak mampu mencetak gol hingga babak kedua usai. Lazio pun menang dengan skor tipis 1-0.
Dengan hasil ini langkah Milan di Coppa Italia musim ini terhenti. sedangkan Lazio berhak melaju ke babak semifinal dan akan bertemu pemenang antara laga Napoli versus Inter Milan.
Statistik AC Milan - Lazio:
Milan tampil menggebrak di awal babak pertama ini. Mereka langsung mengambil inisiatif serangan terlebih dahulu begitu peluit dibunyikan. Pasukan Filippo Inzaghi rupanya tak mau kalah lagi dari Lazio setelah sebelumnya di pecundangi dengan skor 3-1 di Serie A.
Namun Lazio hampir saja unggul terlebih dahulu pada menit ke sembilan melalui aksi Miroslav Klose. Ia berhasil memanfaatkan kecerobohan Ignazio Abate dalam melakukan back pass kepada kiper Christian Abbiati tanpa melihat situasi dengan baik. Klose menyerobot umpan tersebut tapi gagal menyarangkan bola di gawang yang kosong.
Setelah itu Milan berusaha keras untuk membalas. Beberapa peluang memang sempat mereka dapatkan. Namun usaha dari Sulley Muntari, Alex, Alessio Cerci dan juga tendangan bebas Jeremy Menez belum ada yang berhasil mengubah papan skor.
Pada menit ke 37 wasit memberikan hadiah penalti kepada Lazio menyusul hand ball Michelangelo Albertazzi di kotak penalti. Lucas Biglia yang menjadi algojo tanpa kesulitan menundukkan Abbiati dan membawa timnya unggul 1-0.
Menjelang turun minum petaka justru menimpa Lazio. Pasukan Stefano Pioli harus bermain dengan 10 pemain setelah Lorik Cana diusir wasit karena mendapatkan kartu kuning kedua akibat melakukan pelanggaran keras terhadap Menez. Meskipun begitu, Lazio masih mampu mempertahankan skor 1-0 di babak pertama.
Kembali dari kamar ganti, Pioli langsung melakukan perubahan dengan memasukkan pemain bertipe bertahan. Diego Novaretti masuk untuk menggantikan Danilo Cataldi.
Milan juga tidak mau kalah, lima menit berselang giliran Inzaghi yang melakukan pergantian pemain dengan memasukkan pemain bertipe menyerang. Sulley Muntari akhirnya ditarik keluar kemudian digantikan oleh Keisuke Honda.
Unggul jumlah pemain rupanya belum bisa dimanfaatkan dengan baik oleh tim tuan rumah. Milan memang mendominasi jalannya babak kedua, namun mereka selalu kesulitan menemukan peluang emas.
Giampaolo Pazzini sempat menjebol gawang Lazio di menit ke 68. Namun wasit tidak mengesahkan gol tersebut karena pemain yang bersangkutan terlebih dahulu kedapatan hand ball.
Tampil di bawah tekanan rupanya belum membuat Biancoceleste menyerah untuk kembali mencari gol. Mereka beberapa mengancam melalui skema serangan balik yang cepat. Bahkan Ogenyi Onazi hampir saja menggandakan keunggulan andai sepakannya tidak membentur tiang gawang Abbiati.
Milan secara umum terus mendominasi permainan. Meski terus melancarkan serangan, Rossoneri tak mampu mencetak gol hingga babak kedua usai. Lazio pun menang dengan skor tipis 1-0.
Dengan hasil ini langkah Milan di Coppa Italia musim ini terhenti. sedangkan Lazio berhak melaju ke babak semifinal dan akan bertemu pemenang antara laga Napoli versus Inter Milan.
Statistik AC Milan - Lazio:
Penguasaan bola: 51 - 49%
Shot (on goal): 12 (3) - 8 (3)
Corner: 7 - 5
Pelanggaran: 15 - 17
Kartu kuning: 1 - 3
Kartu merah: 0 - 1
Susunan Pemain:
Milan (4-3-3): Abbiati; Abate, Alex, Rami, Albertazzi (Suso 81'); Poli (Ginkel 79'), Montolivo, Muntari (Honda 50'); Cerci, Pazzini, Menez.
Lazio (4-3-1-2): Berisha; Konko (Pereirinha 83'), Cana, Mauricio (Basta 54'), Radu; Onazi, Biglia, Cataldi (Novaretti 46'); Parolo; Keita, Klose. (bola/ada)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Review: 10 Pemain Lazio Tendang Milan
Liga Italia 28 Januari 2015, 04:47
-
Review: Ljajic Selamatkan Poin Bagi Roma
Liga Italia 26 Januari 2015, 04:49
-
Review: Torino Benamkan Inter di Meazza
Liga Italia 25 Januari 2015, 23:15
-
Review: Pogba Kukuhkan Juve di Puncak Klasemen
Liga Italia 25 Januari 2015, 22:58
-
Review: Tuah Jersey Elang, Lazio Habisi Milan
Liga Italia 25 Januari 2015, 05:05
LATEST UPDATE
-
Xabi Alonso Tegaskan Bakal Rayakan Gol Chelsea ke Gawang Liverpool
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 12:36
-
Manchester United Bisa Tiru Langkah Arsenal untuk Bangkit dari Keterpurukan
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 12:06
-
Lamine Yamal Buka Suara Usai Gagal Raih Ballon d'Or 2026: Giliran Saya Akan Tiba
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 11:56
-
Joao Pedro Dipastikan Absen Lawan Liverpool, Chelsea Kehilangan Mesin Gol Andalan
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 11:56
-
Andoni Iraola Optimistis Florian Wirtz Bisa Tampil saat Liverpool Hadapi Chelsea
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 11:16
-
Gara-Gara Julian Alvarez, Barcelona Dijatuhi Denda oleh Federasi Sepak Bola Spanyol
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 10:36
-
Malam Memalukan Arsenal, Kalah dari Fleetwood meski Nilai Skuad Jauh Lebih Tinggi
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 09:56
-
Terinspirasi Grimsby yang Singkirkan Man Utd, Fleetwood Town Kini Permalukan Arsenal
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 09:16
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2026/2027
Liga Italia 28 Oktober 2026, 07:56
-
Mikel Arteta Sebut Arsenal Alami Hari Menyedihkan Usai Disingkirkan Tim Divisi Empat
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 06:27
-
Hasil Liga Italia: Lazio Pesta Gol 6-2, AS Roma Menang, Como Comeback
Liga Italia 28 Oktober 2026, 04:51
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

























KOMENTAR