
Bola.net - - Gelandang asal Bosnia, Miralem Pjanic, nampaknya sudah terlanjur cinta mati dengan klubnya saat ini, Juventus. Ia mengaku sudah tak punya alasan lagi untuk meninggalkan Bianconeri meski ada banyak klub yang tertarik dengannya.
Pjanic merupakan salah satu pembelian Juventus di musim 2016-2017 dulu, di mana ia diboyong dari AS Roma dengan harga 32 juta euro. Pemain berumur 28 tahun tersebut didapuk sebagai suksesor Andrea Pirlo yang memilih hijrah ke Amerika Serikat pada waktu itu.
Dampak yang diberikan olehnya di lini tengah pun sangat terasa. Pada musim perdananya, ia berhasil mengantar sang juara bertahan Serie A tersebut melaju jauh di Liga Champions sebelum dikandaskan oleh Real Madrid pada babak final.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Sudah Terlanjur Betah
Sejak saat itu, performanya selalu konsisten. Perannya di lini tengah hampir tak tergantikan. Seringnya ia diturunkan oleh sang pelatih, Massimiliano Allegri, membuatnya berhasil mencatatkan penampilan ke-100 bersama Juventus di bulan Oktober 2018 lalu.
Seiring dengan performa apiknya, ia juga sering membuat klub-klub besar tertarik untuk memboyongnya dari Turin. Namun, lantaran sudah cinta mati dengan Bianconeri, ia mengaku tak menemukan alasan yang tepat untuk pindah.
"Benar, ada beberapa ketertarikan, tapi saya tak punya alasan untuk berganti klub," tutur Pjanic dalam wawancara bersama Il Giornale.
Hengkang Jika Juventus Berkehendak
Meskipun demikian, Pjanic tidak menutup rapat peluangnya untuk pindah dari Juventus Stadium suatu hari nanti. Sebab menurutnya, transfer tidak selalu tergantung pada keinginan pemain saja. Ada peran klub dibalik kepindahan seorang pemain.
"Saya tak tahu apakah Juventus akan menjadi klub besar terakhir saya, karena transfer tak selalu tergantung pada pemain saja," tambahnya.
"Tapi juga tergantung klub dan siap yang mungkin membutuhkan anda atau tidak dalam peran itu," tandasnya.
Sejak kedatangan Pjanic dan kepergian Pirlo, Juventus bisa dibilang tak lagi memiliki sosok gelandang kreator yang berposisi di depan lini pertahanan. Namun pada musim ini, di beberapa kesempatan, Allegri kerap memberikan tanggung jawab itu kepada Emre Can.
Saksikan Juga Video Ini
Berita video komentar sepupu Emiliano Sala, Martin Gatti, yang menyebut banyak kejanggalan dalam kecelakaan pesawat striker baru Cardiff City tersebut.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Pjanic: Ronaldo Dilahirkan untuk Mencetak Gol
Liga Italia 18 Februari 2019, 23:30
-
Kalah Kelas, Pjanic Tolak Disama-samakan dengan Pirlo
Liga Italia 18 Februari 2019, 23:00
-
Sudah Cinta Mati dengan Juventus, Pjanic Jadi Malas Hengkang
Liga Italia 18 Februari 2019, 22:35
-
Salah Diincar Juventus, Liverpool Katakan Tidak
Liga Inggris 18 Februari 2019, 20:00
-
Wenger: Arsenal Rugi Besar Lepas Aaron Ramsey
Liga Inggris 18 Februari 2019, 18:20
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton PSIM vs Bali United: Tayang Di Mana dan Main Jam Berapa?
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 17:44
-
Jadwal Liga Inggris Pekan Ini Live di SCTV, MOJI, dan Vidio, 21-24 Februari 2026
Liga Inggris 23 Februari 2026, 17:21
-
Tewasnya Bos Kartel Meksiko Picu Masalah Keamanan, Piala Dunia 2026 Terancam?
Piala Dunia 23 Februari 2026, 17:17
-
Leverkusen vs Olympiacos: Di Ambang Kelolosan
Liga Champions 23 Februari 2026, 17:04
-
Newcastle vs Qarabag FK: Posisi Hampir Tak Tergoyahkan
Liga Champions 23 Februari 2026, 17:03
-
Inter vs Bodo/Glimt: Nerazzurri Mengejar Mukjizat
Liga Champions 23 Februari 2026, 17:02
-
Atletico Madrid vs Club Brugge: Penentuan di Metropolitano
Liga Champions 23 Februari 2026, 17:01
-
Arsenal Memang Terlalu Tangguh! Melihat Rahasia Kemenangan Telak di Derby London
Liga Inggris 23 Februari 2026, 16:45
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09



















KOMENTAR