Ketua KONI Marciano Norman Berduka atas Korban Gempa, Doakan Masyarakat Sulut dan Malut Tetap Kuat

Ketua KONI Marciano Norman Berduka atas Korban Gempa, Doakan Masyarakat Sulut dan Malut Tetap Kuat
Ketu KONI, Marciano Norman Doakan Masyarakat Sulut dan Malut Tetap Kuat Usai Gempa 7,6 SR (c) dok.KONI

Bola.net - Sulawesi Utara dan Maluku Utara diguncang gempa tektonik berkekuatan 7,6 pada pukul 06:48 WITA, Senin (2/4/2026). Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat 29 kali gempa susulan setelah guncangan utama.

Salah satu lokasi terdampak adalah GOR Robert Wolter Mongisidi, kantor KONI Manado, yang mengalami kerusakan. Meski bukan struktur utama, reruntuhan kanopi Gedung Hall B menimpa seorang warga pelaku UMKM bernama Deice Lahia (69), yang dilaporkan meninggal dunia.

Di sisi lain, KONI Maluku Utara memastikan tidak ada fasilitas olahraga maupun korban jiwa akibat gempa di wilayah tersebut. Kondisi ini menjadi sedikit angin segar di tengah duka.

Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat, Letjen TNI Purn Marciano Norman, angkat suara terkait bencana ini. Pernyataan itu menegaskan empati dan doa untuk masyarakat terdampak.

“Saya menyampaikan rasa duka mendalam, terutama bagi keluarga korban jiwa dan juga korban materiil. Saya mendoakan agar kondisi kembali pulih segera dan Tuhan yang Maha Esa memberikan perlindungan bagi kita ke depan,” ujarnya tegas.

1 dari 2 halaman

Dampak Gempa di Fasilitas Olahraga dan Masyarakat

Ketua KONI Pusat Mendoakan Warga Terdampak Gempa Sulut dan Malut. (c) KONIKetua KONI Pusat Mendoakan Warga Terdampak Gempa Sulut dan Malut. (c) KONI

Selain insiden di GOR Robert Wolter Mongisidi, sebagian besar fasilitas olahraga di Sulut dan Malut tetap aman. Reruntuhan terbatas dan kerusakan minor menjadi catatan penting bagi pihak KONI.

Rhendi, Wakabid Media Humas KONI Sulut, menegaskan, “Tidak ada fasilitas olahraga yang terdampak.” Pernyataan ini memberikan kepastian bagi persiapan kegiatan olahraga mendatang.

Marciano Norman juga menyampaikan harapan bagi seluruh masyarakat olahraga, mulai dari atlet hingga pengurus cabang, agar tetap kuat menghadapi cobaan ini.

“Saya berharap masyarakat olahraga mulai dari atlet, pelatih, ofisial, dan pengurus KONI Provinsi, organisasi fungsional, KONI kabupaten/kota, hingga klub, yang terdampak bencana ini mendapatkan kekuatan dalam menghadapi cobaan ini serta dapat tabah atas cobaan yang terjadi,” imbuhnya.

Ketua Umum KONI menambahkan himbauan untuk tetap tenang namun waspada, mengingat potensi gempa susulan masih tinggi.

2 dari 2 halaman

Persiapan PON Bela Diri II/2026 di Tengah Pemulihan

Sulawesi Utara dijadwalkan menjadi tuan rumah PON Bela Diri II/2026 tahun ini. Delapan cabang olahraga akan dipertandingkan, termasuk Anggar, Hapkido, Kick Boxing, Kurash, Muaythai, Tinju, Yongmodo, dan IBCA MMA.

Pihak penyelenggara berharap kondisi alam tetap kondusif agar persiapan dapat berjalan maksimal. Gempa menjadi ujian awal bagi komunitas olahraga untuk tetap fokus pada agenda besar tersebut.

Masyarakat dan pihak KONI diharapkan bersatu, menjaga semangat, serta memulihkan fasilitas yang terdampak secepat mungkin. Doa dan solidaritas menjadi kekuatan utama di tengah situasi genting ini.


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL