
Bola.net - Ketika berpuasa, protein jadi salah satu nutrisi yang dibutuhkan tubuh karena harus menahan haus dan lapar sekitar 14 jam. Memenuhi asupan protein ketika sahur berguna untuk menjaga metabolisme tubuh tetap bisa berfungsi dengan baik. Selain itu, protein memiliki peran untuk menghasilkan energi.
Jangan lupakan asupan demi membantu pertumbuhan sel-sel. Cara memenuhi asupan nutrisi selama puasa tentu dengan memperhatikan konsumsi makanan saat sahur. Mengonsumsi jenis makanan yang mengandung banyak protein berguna untuk menjaga agar tubuh tetap bugar dan tidak mudah lelah sampai waktu berbuka.
Protein tersedia dalam dua jenis, sesuai asal sumbernya, yaitu protein hewani dan protein nabati. Protein hewani adalah jenis protein yang berasal dari hewan, sementara protein nabati merupakan jenis protein berasal dari tumbuh-tumbuhan. Cukupi asupan makanan ketika sahur sehingga Anda bisa merasa kenyang lebih lama ketika berpuasa.
Inilah beberapa jenis makanan dengan sumber protein tinggi yang perlu dijaga asupannya, terutama ketika berpuasa.
Telur
Telur merupakan satu di antara sumber protein tinggi. Telur juga dikenal sebagai makanan paling sehat di dunia. Selain protein, beragam nutrisi seperti vitamin dan mineral dipercaya dapat menjaga kesehatan sistem saraf, hati, jantung, dan mata.
Bagian putih telur memiliki kandungan protein yang paling tinggi. Satu telur utuh mengandung enam gram protein dan 78 gram kalori.
Susu
Susu merupakan sumber protein hewani dan memiliki kandungan cukup besar. Produk olahan susu seperti keju dan yoghurt juga bisa dikonsumsi sebagai alternatif susu.
Selain protein, dalam produk susu terkandung vitamin dan kalsium yang amat penting bagi pembentukan tulang. Cocok buat Anda yang masih gemar berolahraga, meski di bulan puasa.
Kacang Almond
Kacang almond satu di antara yang mengandung protein yang cukup tinggi. Mengonsumsi 10 butir kacang almond terdapat sekitar 2,5 gram protein.
Kacang almond juga memiliki sifat antioksidan yang tinggi. Manfaat lain dari kacang almond, yakni efektif menurunkan risiko mengalami penyakit jantung dan kanker.
Kacang Kedelai
Sama hal dengan kacang almond, kacang kedelai juga memiliki kandungan protein yang tinggi. Selain itu, kacang kedelai bisa membantu tubuh merasa kenyang lebih lama dan berguna ketika menjalani puasa. Kacang kedelai juga memiliki kandungan serat yang tinggi.
Mengonsumsi olahan kacang kedelai, seperti tempe, tahu, hingga susu ketika sahur bisa menjaga tubuh tetap berenergi ketika berpuasa. Hal ini karena kedelai punya indeks glikemik rendah sehingga tak menyebabkan lonjakan gula darah.
Daging Merah
Jenis makanan selanjutnya yang memiliki kandungan protein tinggi adalah daging merah. Daging merah, seperti daging sapi mampu membantu metabolisme dan menghasilkan energi untuk tubuh.
Yogurt
Susu fregmentasi ini kaya kandungan probiotik, vitamin D serta sumber protein yang tinggi. Mengonsumsi yogurt ketika sahur sangat baik untuk menjaga sistem pencernaan.
Yogurt memiliki kandungan probiotik, yaitu bakteri baik dalam melawan bakteri jahat di dalam usus sehingga mengonsumsi yogurt dapat melancarkan metabolisme tubuh.
Kentang
Ternyata kentang termasuk makanan yang memiliki kandungan protein tinggi. Mengonsumsi kentang sangat baik untuk menurunkan berat badan. Mengonsumsi satu kentang saat sahur memiliki kandungan protein sekitar 7,5 gram.
Selain protein, kentang memiliki kandungan karbohidrat dan serat yang tinggi, yang mampu membantu melancarkan sistem pencernaan selama puasa. Dianjurkan mengonsumsi kentang panggang untuk membantu tubuh tetap kuat sebagai modal puasa seharian.
Disadur dari: Bolacom/Penulis: Alfi Yuda/Editor: Aning Jati/Dipublikasi: 12 Mei 2020
Video: Cara Mencuci Tangan Anjuran WHO untuk Cegah Virus Corona
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Deretan Manfaat Penting Jahe, Bisa Jadi Bumbu dan Obat Alami
Lain Lain 12 Mei 2020, 16:30
-
Taufik Hidayat Sayangkan Olahraga Tak Jadi Prioritas di Indonesia
Bulu Tangkis 12 Mei 2020, 16:00
LATEST UPDATE
-
Milan Dituntut Memusatkan Perhatian Penuh pada Parma
Liga Italia 21 Februari 2026, 22:25
-
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 21:49

-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
-
Prediksi Starting XI Milan vs Parma: Adu Formasi 3 Pemain Belakang
Liga Italia 21 Februari 2026, 20:05
-
Prediksi Starting XI Tottenham vs Arsenal: Kesiapan Saka dan Trossard
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:50
-
Prediksi Starting XI Barcelona vs Levante: Perubahan di Belakang dan Depan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 19:36
-
Prediksi Starting XI Nottm Forest vs Liverpool: Opsi Rotasi The Reds Cukup Terbatas
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:14
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09



















KOMENTAR