
Bola.net - Legenda Ajax Amsterdam, Ronald de Boer, tidak mengabaikan masalah yang dialami mantan klubnya di musim baru ini. Secara khusus, ia mengkritik sejumlah keputusan manajemen klub yang berujung pada hasil buruk tim musim ini.
Raksasa Belanda ini berada di zona degradasi di Eredivisie, dan belum pernah memenangkan pertandingan sejak akhir pekan pembuka, meskipun telah menghabiskan lebih dari 86 juta poundsterling untuk pemain baru di akhir musim.
Kekalahan 2-1 di kandang AZ Alkmaar pada hari Minggu membuat Ajax berada di urutan ketiga dari bawah setelah enam pertandingan, awal terburuk mereka di liga bersama dengan musim 1964-65.
"Ini mungkin terdengar kasar, tetapi Anda tidak bisa membuat cokelat dari sampah. Saya benar-benar khawatir, saya tidak tahu ke mana arahnya. Saya tidak menentang para pemain yang telah tiba," kata de Boer kepada Voetbal International.
Simak komentar lanjutan Ronald de Boer di bawah ini.
Kritisi Kebijakan Transfer
De Boer mengakui bahwa sangat naif untuk mengharapkan adanya perbaikan dalam waktu dekat dan menyalahkan kebijakan transfer klub atas kesulitan yang terjadi saat ini.
Tak dipungkiri, The Amsterdammers banyak mendatangkan pemain-pemain "kelas B" dan menendang sosok penting seperti Dusan Tadic, Edson Alvarez, hingga Davy Klaasen.
"Mereka senang bermain di Ajax, tetapi tidak mungkin mendatangkan begitu banyak pemain kelas dua dan berpikir bahwa mereka akan tampil di level yang lebih tinggi," katanya.
Sedang Terpuruk
Musim pertama Maurice Steijn sebagai pelatih juara Piala Eropa empat kali ini tidak bisa dimulai dengan lebih buruk lagi, baik di dalam maupun di luar lapangan.
Bulan lalu, pertandingan Ajax melawan rival bebuyutannya, Feyenoord, di Johan Cruyff Arena, dihentikan dua kali dan akhirnya dihentikan pada menit ke-56, saat tim tamu unggul 3-0, setelah para pendukung tuan rumah menyalakan suar di dalam lapangan.
Pertandingan dilanjutkan secara tertutup empat hari kemudian, dengan Feyenoord melengkapi kemenangan mereka dengan gol keempat.
Hanya beberapa jam sebelum pertandingan dilanjutkan, pelatih Ajax, Pier Eringa, mengundurkan diri setelah hanya enam bulan menjabat setelah menerima banyak kritikan.
Dia disusul oleh direktur sepak bola Sven Mislintat, yang baru saja ditunjuk pada bulan Mei namun dipecat dalam upaya untuk memadamkan gejolak di dalam dan di sekitar klub.
Ajax akan menghadapi FC Utrecht dalam laga tandang setelah jeda internasional, yang secara sarkastik digambarkan oleh De Boer sebagai laga penentuan untuk menghindari degradasi.
Butuh Waktu Lama untuk Bangkit
Setelah tiga gelar liga dalam empat tahun, Ajax finis di posisi ketiga musim lalu dan gagal lolos ke Liga Champions untuk pertama kalinya dalam 13 musim.
Ini merupakan penurunan yang luar biasa bagi Ajax, yang nyaris mencapai final Liga Champions di bawah asuhan Erik ten Hag pada tahun 2019.
Dan De Boer, yang memenangkan lima gelar Eredivisie dan Liga Champions bersama Ajax, memperingatkan bahwa mungkin akan butuh waktu lama sebelum raksasa Amsterdam itu bisa kembali melangkah di panggung terbesar sepak bola Eropa.
"Semua orang berpikir kami akan bermain melawan Bayern Munchen atau PSG selama dua puluh tahun ke depan," katanya.
"Semua itu kini telah sirna dan itu menyakitkan."
Sumber: Voetbal International
Penulis: Yoga Radyan
Baca Juga:
- Pemandangan Asing di Zona Degradasi Liga Belanda: Ajax Amsterdam Baru Sekali Menang, 5 Poin dari 6 L
- Jika Dipecat Manchester United, Erik Ten Hag Bisa Kembali ke Ajax
- Hasil Lengkap, Klasemen, dan Top Skor Liga Europa 2023/2024
- Jadi Top Skor Piala Dunia U-17 2019, Bagaimana Karier Sontje Hansen Saat Ini? Inbox
- Ibrahimovic Tak Yakin Ten Hag Orang yang Tepat untuk Memimpin MU
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jika Dipecat Manchester United, Erik Ten Hag Bisa Kembali ke Ajax
Liga Inggris 7 Oktober 2023, 14:50
-
Ibrahimovic Tak Yakin Ten Hag Orang yang Tepat untuk Memimpin MU
Liga Inggris 3 Oktober 2023, 11:39
LATEST UPDATE
-
Kevin De Bruyne yang Menggila dan Debut Massimiliano Allegri di Napoli Berakhir Manis
Liga Italia 23 Agustus 2026, 08:41
-
Ironi Tottenham: Sudah Belanja Rp5,5 Triliun, tapi Langsung Dibantai Brentford 0-3
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 05:34
-
Man of the Match Espanyol vs Real Madrid: Jude Bellingham
Liga Spanyol 23 Agustus 2026, 05:15
-
Hasil DFL Super Cup 2026: Bayern Munchen Juara Usai Tundukkan Dortmund 2-1
Bundesliga 23 Agustus 2026, 04:59
-
Man of the Match Inter vs Monza: Pio Esposito
Liga Italia 23 Agustus 2026, 01:32
-
Hasil Inter vs Monza: Juara Bertahan Terlalu Perkasa!
Liga Italia 23 Agustus 2026, 01:25
-
Hasil Leg 1 Final Piala AFF 2026: Vietnam Menang di Kandang Thailand
Tim Nasional 22 Agustus 2026, 22:36
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59























KOMENTAR