Bola.net - - PSG menang 6-2 menjamu Bordeaux dalam lanjutan kompetisi Ligue 1 Prancis, Sabtu (30/9). Neymar memberi kontribusi signifikan berupa satu gol tendangan bebas, satu assist untuk Edinson Cavani dan satu gol penalti.
Dibandingkan kemenangan telak mereka, perhatian utama justru tertuju pada satu penalti yang didapatkan PSG dalam laga ini.
Hadiah penalti untuk PSG jadi menarik gara-gara perseteruan Neymar dan Cavani, yang berebut menjadi eksekutor saat menang 2-0 atas Lyon pada 17 September lalu. Masalah itu sepertinya sudah terselesaikan.
Melawan Bordeaux, PSG mendapatkan hadiah penalti pertama sejak insiden memalukan kontra Lyon tersebut. Neymar maju sebagai aljogo, kali ini tanpa ada perdebatan dengan Cavani, dan sukses mengkonversinya jadi gol.
Cavani ikut merayakan gol Neymar. Mereka berpelukan seperti tak pernah terjadi apa-apa sebelumnya.

Neymar membuka keunggulan PSG dengan tendangan bebas indahnya di menit 5. Pada menit 12, Neymar merancang assist untuk gol kedua PSG oleh Cavani. Thomas Meunier menjadikannya 3-0 di menit 21. Meski Bordeaux sempat coba mengejar lewat gol Younousse Sankhare di menit 31, penalti Neymar di menit 40 kembali membawa PSG menjauh.
Julian Draxler lalu mengubah skor jadi 5-1 sebelum jeda, dan Kylian Mbappe menyarangkan gol ke-6 PSG dalam laga ini di menit 58. Bordeaux mendapatkan satu gol hiburan lagi melalui penalti Malcolm di menit 90.
Terkait jatah penalti PSG, pelatih Unai Emery ternyata kini membaginya rata pada Neymar dan Cavani. Hal ini diungkapkan oleh Meunier setelah laga melawan Bordeaux.
"Itu sudah diatur oleh pelatih sebelum laga hari ini," papar Meunier seperti dikutip Mirror. "Jika ada penalti lagi, maka itu untuk Edi (Cavani)."


Emery sendiri menjelaskan kepada Fox Sports: "Bagi saya, yang penting dari penalti adalah untuk memasukkannya. Mereka berdua bisa mengambil penalti. Keputusannya terserah pada mereka. Kami sudah membicarakannya secara internal."
Kemenangan atas Bordeaux semakin mengukuhkan posisi PSG di puncak klasemen sementara dengan keunggulan tiga poin atas AS Monaco. PSG tetap jadi satu-satunya tim yang belum terkalahkan di liga tertinggi Prancis musim ini.
Hingga pertandingan ke-8, PSG meraih tujuh kemenangan dan satu kali imbang, mencetak 27 gol dan baru kebobolan lima.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Neymar Tidak Takut Kalah Bersaing dengan Messi di Barca
Liga Eropa Lain 1 Oktober 2017, 20:00
-
Neymar Sr: Masalah Neymar vs Cavani Dibesar-besarkan
Liga Eropa Lain 1 Oktober 2017, 19:30
-
Mbappe dan Kenikmatan Bermain dengan Neymar-Cavani
Liga Eropa Lain 1 Oktober 2017, 12:33
-
Neymar Cetak Gol Penalti dan Assist Untuk Cavani
Liga Eropa Lain 1 Oktober 2017, 06:26
-
Beckham: Carlo Ancelotti Pelatih Terbaik
Liga Eropa Lain 30 September 2017, 12:20
LATEST UPDATE
-
Perjalanan Fenomenal Bodo/Glimt, si Pembunuh Raksasa dari Lingkar Arktik
Liga Champions 25 Februari 2026, 09:27
-
Malam Kelam Bagi Inter Milan, Malam Luar Biasa Bagi Sepak Bola Norwegia
Liga Champions 25 Februari 2026, 09:05
-
Inter Jadi Korban Efisiensi Mematikan Bodo/Glimt
Liga Champions 25 Februari 2026, 08:53
-
Hasil Liga Champions Tadi Malam: Newcastle Menang, Inter Milan Tersingkir
Liga Champions 25 Februari 2026, 08:42
-
Andai Saja Inter Milan Mampu Memecah Kebuntuan Lebih Awal
Liga Champions 25 Februari 2026, 08:22
-
Kandasnya Perlawanan Inter Milan
Liga Champions 25 Februari 2026, 08:11
-
Akanji Jadi Titik Lemah, Hauge Tunjukkan Kelasnya
Liga Champions 25 Februari 2026, 07:59
-
Daftar Peraih Man of The Match Liga Champions 2025/2026
Liga Champions 25 Februari 2026, 07:57
-
Daftar Tim Lolos 16 Besar Liga Champions
Liga Champions 25 Februari 2026, 07:28
LATEST EDITORIAL
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35





















KOMENTAR