
Bola.net - Pebalap Estrella Galicia 0,0 Marc VDS, Alex Marquez, tak kelewat kecewa harus batal naik ke MotoGP musim depan. Marquez, yang dipastikan bertahan di Moto2 bersama Marc VDS dalam pekan balap di Red Bull Ring, Austria, pekan lalu, justru yakin ini merupakan kesempatan baru.
Pada Juni lalu, Marquez memang sempat melakukan negosiasi dengan Pramac Racing sebagai langkah antisipasi jika Jack Miller hengkang ke tim pabrikan Ducati. Kesepakatan akhirnya tak tercapai, dan rider Spanyol ini juga dikabarkan menjalani negosiasi dengan Avintia Racing, namun kesepakatan juga tak diraih.
"Keinginan untuk 'lulus' dari Moto2 masih ada, tapi apa yang terjadi membuat saya lebih santai. Membidik target finis di posisi 8 besar di MotoGP tidaklah sama dengan tahu bahwa jika situasi berjalan sangat baik maka targetnya adalah lolos ke Q2," ujarnya via Motorsport.com.
Tak Buru-Buru ke MotoGP
Marquez juga tenang karena ia akan tetap membela Marc VDS, salah satu tim paling prestisius di Moto2 dan tim yang telah menaunginya sejak 2015. Ia yakin, bertahan di tim ini akan membuat peluangnya untuk memperebutkan gelar pada 2020 tetap terbuka seperti musim ini.
"Saat ini saya memimpin klasemen, dan saya punya tekanan. Tapi ini tekanan yang menyenangkan karena saya tahu bahwa, dalam kondisi yang normal, saya mampu ikut memperebutkan kemenangan. Inilah yang membuat saya tak buru-buru," ungkap adik Marc Marquez ini.
Bisa Perbaiki Diri Lebih Jauh
Pebalap berjuluk The Pistols ini juga yakin, setahun lagi berkiprah di Moto2 merupakan kesempatan baru untuk mengasah kemampuan agar lebih tajam.
"Kenyataan bahwa saya santai saja dalam keinginan naik ke MotoGP adalah bukti jelas soal apa yang sedang saya alami. Dengan motor dan tim ini, saya masih bisa turun di Moto2. Saya bisa mengasah kemampuan dan memperbaiki diri lebih jauh," tutupnya.
Menjelang Moto2 Inggris di Sirkuit Silverstone akhir pekan ini, Marquez tengah mengoleksi tujuh podium dan lima kemenangan, serta tengah memimpin klasemen pebalap dengan koleksi 181 poin, unggul 43 poin atas Thomas Luthi di peringkat kedua.
Sumber: Motorsport.com
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Alex Marquez: Bertahan di Moto2 Kesempatan Asah Kemampuan
Otomotif 20 Agustus 2019, 15:35
-
Luca Marini: Susul Kakak ke MotoGP? Semua Tergantung Prestasi
Otomotif 20 Agustus 2019, 14:00
-
Jadwal Siaran Langsung: MotoGP Silverstone, Inggris 2019
Otomotif 19 Agustus 2019, 09:15
-
Dilema Folger: Jadi Test Rider Yamaha di MotoGP atau Kembali ke Moto2?
Otomotif 18 Agustus 2019, 12:45
-
Lorenzo Baldassarri Beber Alasan Tinggalkan Akademi Valentino Rossi
Otomotif 16 Agustus 2019, 13:45
LATEST UPDATE
-
Bahagianya Marc Marquez Akhirnya Latihan Pakai Ducati Panigale V2 Usai Cedera Bahu
Otomotif 9 Januari 2026, 11:23
-
Kok Bisa Benjamin Sesko Yakin Man Utd Bakal Keluar dari Zaman Kegelapan?
Liga Inggris 9 Januari 2026, 10:47
-
Pelatih Baru Persebaya Bernardo Tavares Waspadai Malut United
Bola Indonesia 9 Januari 2026, 10:46
-
Mikel Arteta Kembali Gagal Kalahkan Arne Slot
Liga Inggris 9 Januari 2026, 10:25
-
Hasil Lengkap, Klasemen, dan Jadwal Pertandingan Proliga 2026
Voli 9 Januari 2026, 10:07
-
6 Pelajaran dari Arsenal vs Liverpool: Peluang Emas Terbuang di Emirates
Liga Inggris 9 Januari 2026, 09:48
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25




















KOMENTAR