
Bola.net - Pembalap LCR Honda Castrol, Alex Marquez, merupakan salah satu dari sedikit orang yang paham dan menyaksikan sendiri progres pemulihan cedera Marc Marquez. Alex pun mengakui bahwa proses ini sangatlah berat bagi sang kakak, namun ia menyebut rider Repsol Honda itu sama sekali tak panik. Hal ini ia nyatakan via MotosanGP.
Seperti yang diketahui, Marc saat ini belum pulih juga dari komplikasi cedera patah tulang humerus kanannya. Usai absen setahun untuk fokus pada pemulihan, ia akhirnya kembali balapan di MotoGP sejak Seri Portimao. Makin ke sini, tim dokter mengonfirmasi bahwa tulang humerusnya terus membaik dan mengalami konsolidasi yang solid.
Sayangnya, proses pemulihan ini ternyata berimbas pada area bahu kanan Marc yang sempat dislokasi parsial pada 2019 dan dioperasi pada akhir tahun yang sama. Alhasil, usaha delapan kali juara dunia itu untuk sembuh juga makin terjal. Alex pun mengonfirmasi kakaknya itu sangat sedih, namun uniknya juga tak pernah patah arang.
Mental Tetap Tangguh, Tinggal Fisik Saja Dipulihkan

Alex yang juga juara dunia Moto3 2014 dan Moto2 2019 ini meyakini, tak ada perubahan mentalitas dari sang kakak. Menurutnya, rider 28 tahun itu masih sangat berhasrat balapan dan meraih hasil baik. Kini satu-satunya tugas Marc adalah mengembalikan kebugaran fisiknya, agar bisa kembali menjinakkan motor RC213V miliknya.
"Marc hanya kehilangan bagian dari kebugaran fisiknya. Ia masih belum nyaman, dan hal ini menghalanginya untuk tampil 100%. Ia sangat menderita, dan Honda adalah motor yang sangat menuntut fisik. Saat Anda tak bisa tampil sengotot mungkin, tentu masalah muncul dan semua jadi lebih sulit," tutur Alex, Senin (31/5/2021).
"Namun, saya yakin kita akan kembali lihat aksi-aksi 'save' dari Marc. Kita akan melihatnya kembali melakukan apa pun yang ia mau sekalinya pulih. Tak ada gunanya panik. Ia hanya harus mengatasi masalah fisiknya dan kembali ke dirinya yang dulu. Bagi Honda, kehadiran Marc juga jadi bantuan besar, meski ia belum 100% pulih," lanjutnya.
Bertekad Bangkit di MotoGP Catalunya
Dalam wawancara yang sama, Alex juga mengomentari performanya sendiri dalam enam seri pertama musim ini. Beda dari musim lalu di mana performanya terus membaik, kali ini rider 25 tahun tersebut harus jatuh bangun. Sejauh ini, ia tiga kali gagal finis, namun setiap finis, ia selalu bertarung di posisi 10 besar.
Saat ini, ia tengah duduk di peringkat 14 pada klasemen pembalap dengan koleksi 20 poin. Ia pun mengakui kondisinya saat ini tak sebaik yang ia dambakan, namun rider berjuluk El Pistolas ini sangat berharap bisa mendapatkan titik balik dalam seri kandangnya, yakni MotoGP Catalunya, Spanyol, pada 4-6 Juni nanti.
"Saya tak pada momen terbaik demi mengeluarkan potensi motor. Saya harap bisa kembali jadi Alex tahun lalu. Saat ini saya tak punya rasa percaya diri yang dibutuhkan rider di atas motor. Saya ingin berkendara dengan cara yang saya mau. Kini kami pergi ke Montmelo, tempat yang baik untuk meraih hasil baik pula. Target saya adalah masuk 10 besar," tutupnya.
Sumber: MotosanGP
Video: Gaya Nyeleneh Valentino Rossi di MotoGP
Baca Juga:
- Wayne Gardner Bangga Remy Gardner Ikuti Jejak ke MotoGP 2022
- Jack Miller Girang Disusul Remy Gardner ke MotoGP: Kau Memang Legenda!
- Remy Gardner Resmi Naik ke MotoGP 2022 Bareng Tech 3 KTM
- Panasnya Silly Season: Daftar Sementara Tim dan Pembalap MotoGP 2022
- Alex Marquez: Rider MotoGP Bakal Bahas Protokol Balapan Pasca Tewasnya Pembalap
- Siap Turunkan 8 Motor di MotoGP, Ducati: Cepat atau Lambat Bakal Wajib Pakai 4 Saja
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
MotoGP Jadi Kelewat Cepat dan Bahaya, Marc Marquez Cemaskan Keselamatan
Otomotif 3 Juni 2021, 12:53
-
Alex Marquez: Marc Marquez Sedih Belum Pulih, Tapi Tidak Panik
Otomotif 3 Juni 2021, 09:45
-
Marc Marquez: Insiden dengan Brad Binder Memang Salah Saya
Otomotif 31 Mei 2021, 14:48
LATEST UPDATE
-
Prediksi Le Havre vs PSG 31 Oktober 2026
Liga Eropa Lain 30 Oktober 2026, 08:15
-
Sesko Cedera, Ini 5 Striker yang Bisa Direkrut Manchester United pada Januari
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 07:02
-
Cristiano Ronaldo Raih B.O.A.T Award, Mengapa Penghargaan Ini Kontroversial?
Liga Champions 30 Oktober 2026, 06:55
-
Mendalami Kebangkitan Ronald Araujo di Liverpool usia Tinggalkan Barcelona
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:48
-
Manchester United Catat Kerugian Transfer Terbesar di Eropa
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:41
-
Raphinha Dipanggil Timnas Brasil, Barcelona Kembali Khawatir
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:33
-
Barcelona Tutup Sementara Tribune Suporter Usai Insiden El Clasico
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:29
-
Barcelona dan Kekalahan di El Clasico yang Mengungkap Pentingnya Evolusi Taktik
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:24
-
Arda Guler Bikin Jose Mourinho Sulit Mencadangkannya Lagi
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:51
-
Bernardo Silva Buktikan Fans Real Madrid Benar, Jose Mourinho Keliru
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:46
-
Bagaimana Jude Bellingham Mendominasi Lini Tengah Barcelona
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:42
-
Toni Kroos dan Dani Carvajal soal Strategi Berani Jose Mourinho di El Clasico
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:37
-
Dukungan buat Trent Alexander-Arnold untuk Kembali ke Liverpool
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:32
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18























KOMENTAR