Bola.net - Sejak menjalani debut di MotoGP pada 2013, Marc Marquez belum juga menunjukkan tanda-tanda ingin meninggalkan Repsol Honda. Pebalap Spanyol ini mengaku merasa sangat dihargai Honda Racing Corporation (HRC), dan hal ini membuatnya merasa punya dukungan kuat.
Sejak 2013, Marquez baru sekali gagal meraih gelar MotoGP, yakni pada 2015, di mana ia harus puas duduk di peringkat ketiga, di belakang Jorge Lorenzo dan Valentino Rossi. Berkat kesuksesan yang masif ini, Marquez pun ogah-ogahan pindah tim.
Dominasinya di ajang balap motor terakbar di dunia ini juga tak membuat Marquez jengah. Rider 26 tahun ini mengaku akan selalu ada hal yang bisa ia perbaiki. "Tiap tahun, Anda pasti ingin lebih baik. Inilah hal yang saya lakukan sekarang dan akan tetap saya lakukan di masa depan," ujarnya kepada Marca.
Tempat Belajar Terbaik
Marquez juga mengaku bahwa atmosfer kekeluargaan yang ada di Repsol Honda adalah salah satu hal yang membuatnya urung pergi. Ia merasa tim inilah tempat paling tepat untuk belajar dewasa.
"Saya memulai karier di MotoGP saat masih sangat muda, 20 tahun, dan kini saya 26 tahun. Saya belajar dewasa di trek dan kehidupan sehari-hari. Setiap tahun saya belajar sesuatu dan menggali pengalaman. Ini semua membantu," ungkapnya.
Honda Cocok dengan Gaya Balap Marquez
Tujuh kali juara dunia ini juga mengaku sangat kagum pada kinerja HRC demi memiliki motor terbaik di MotoGP. Ia tak memungkiri RC213V bukan motor paling sempurna, namun rasa saling percaya antara kedua belah pihak membuat Marquez merasa kerasan.
"Honda bekerja sangat keras demi punya motor terbaik. Kami punya kekuatan dan kelemahan, tapi saat ini motor kami bekerja dengan sangat baik dan cocok dengan gaya balap saya. Selain itu, saya merasa sangat dihargai oleh Honda, pabrikan terbesar di dunia, dan ini membuat saya dapat kepercayaan diri ekstra," tutupnya.
Menjelang MotoGP Belanda di Sirkuit Assen akhir pekan ini, Marquez yang telah mengoleksi empat kemenangan, tengah berada di puncak klasemen pebalap dengan koleksi 140 poin, unggul 37 poin dari Andrea Dovizioso di peringkat kedua.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Alex Marquez Ogah 'Wajib' Ikuti Sang Kakak ke Honda
Otomotif 24 Juni 2019, 15:15
-
Dihargai Honda, Marc Marquez Akui Makin Percaya Diri
Otomotif 24 Juni 2019, 11:45
-
Marquez Sebut Yamaha-Suzuki Rival Utama di MotoGP Assen
Otomotif 21 Juni 2019, 13:15
-
Marc Marquez Sebutkan Bukti Jorge Lorenzo Belum 'Habis'
Otomotif 21 Juni 2019, 12:15
-
Marquez: MotoGP Baru Jalani 7 Balapan, Perang Belum Usai!
Otomotif 21 Juni 2019, 11:08
LATEST UPDATE
-
Prediksi Milan vs Genoa 9 Januari 2026
Liga Italia 8 Januari 2026, 02:45
-
Prediksi Atletico Madrid vs Real Madrid 9 Januari 2026
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 02:00
-
Tempat Menonton Man City vs Brighton: Jadwal Live Streaming dan Tayang di Mana?
Liga Inggris 8 Januari 2026, 01:09
-
Prediksi PSG vs Marseille 9 Januari 2026
Liga Eropa Lain 8 Januari 2026, 01:00
-
Tempat Menonton Fulham vs Chelsea: Jadwal Live Streaming dan Tayang di Mana?
Liga Inggris 8 Januari 2026, 00:35
-
BRI Super League: Persebaya Menggebrak dengan Pelatih dan 2 Pemain Asing Baru
Bola Indonesia 7 Januari 2026, 21:57
-
Rodrygo Naik Level: Dari Cadangan Jadi Andalan Baru Real Madrid
Liga Spanyol 7 Januari 2026, 21:34
-
AC Milan Pilih Jadi Penonton Persaingan Scudetto Serie A 2025/2026
Liga Italia 7 Januari 2026, 20:48
-
Tiket Early Bird KLBB 2026 Ludes Secepat Kilat, Habis Tak Sampai Satu Jam
Lain Lain 7 Januari 2026, 20:38
-
Live Streaming Parma vs Inter - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 7 Januari 2026, 19:45
-
Ole Gunnar Solskjaer Muncul di Cheshire, Segera Kembali ke Manchester United?
Liga Inggris 7 Januari 2026, 19:42
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58


























KOMENTAR