Bola.net - - CEO Ducati Motor Holding, Claudio Domenicali mengaku sangat takjub pada sang rider, Andrea Dovizioso yang mampu mengoptimalkan seluruh potensi Desmosedici di MotoGP selama dua tahun terakhir, meski harus membutuhkan waktu lama, yakni sejak 2013. Hal ini disampaikan Domenicali kepada Marca.
Dovizioso yang pernah membela Honda dan Yamaha, bergabung dengan Ducati saat pabrikan Italia itu tengah dalam keterpurukan. Sejak menginjakkan kaki di markas mereka, dengan kesabaran tinggi Dovizioso menjadi ujung tombak pengembangan Desmosedici dan memimpin Ducati kembali ke masa jaya.
Puncaknya pun terjadi tahun lalu, di mana ia sukses merebut enam kemenangan, menduduki peringkat runner up dan harus memaksa Marc Marquez menunggu sampai seri terakhir untuk merebut gelar dunia. "Dovi rider yang sangat teknis, dan usai enam tahun, ia kenal betul motornya, ia juga paham benar kelemahan dan kekuatannya," ujar Domenicali.
"Dovi tahu motornya sangat baik di akselerasi, sangat cepat, dan ini juga membuat mentalnya kian kuat dan memberinya ketenangan. Ia merasa kuat, lebih tenang, nyaman di atas motor, dan ini membuatnya sulit dikalahkan karena ia tahu benar apa yang harus ia lakukan," lanjutnya.
Pria asal Italia ini juga menyatakan kini Dovizioso telah terbukti merupakan sosok penting di balik kesuksesan Ducati. Domenicali pun berharap rider 32 tahun itu mau bertahan setidaknya sampai akhir 2020 mendatang, meski Dovizioso dikabarkan tengah menjalani negosiasi dengan Repsol Honda dan Suzuki Ecstar.
"Dovi telah menjadi rider yang sangat penting bagi Ducati. Ia menyebut dirinya sendiri DesmoDovi, dan itu karena banyak elemen untuk bisa bekerja sama dalam jangka panjang. Ini adalah tahun keenam kami, dan kedua pihak ingin melanjutkan kerja sama. Tapi kami tak buru-buru. Kami jelas akan mendapat solusi untuk mempertahankannya dua tahun lagi," tutup Domenicali.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
'Andrea Dovizioso Kini Rider Superpenting Bagi Ducati'
Otomotif 5 April 2018, 13:45
-
Dovizioso Tak Patah Arang Cari Peruntungan di Argentina
Otomotif 5 April 2018, 09:05
-
Disebut Rossi 'Super Winner', Dovizioso Tersanjung
Otomotif 31 Maret 2018, 12:45
-
Rossi Akui Salut Perjuangan dan Mentalitas Dovizioso
Otomotif 29 Maret 2018, 15:15
-
Ducati Naikkan Gaji Dovizioso Jadi 6 Juta Euro?
Otomotif 29 Maret 2018, 13:15
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Piala Dunia 2026: Swiss vs Kolombia
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:56
-
Dari Tangis Sedih Cristiano Ronaldo ke Tangis Bahagia Lionel Messi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:35
-
Man of the Match Argentina vs Mesir: Lionel Messi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:21
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Swiss vs Kolombia
Piala Dunia 7 Juli 2026, 23:34
-
Luis Diaz, Pilar Mimpi Besar Kolombia
Piala Dunia 7 Juli 2026, 23:00
-
Charles De Ketelaere Menikmati Momen Terbaik dalam Kariernya
Piala Dunia 7 Juli 2026, 22:00
-
Tempat Menonton Siaran Piala Dunia 2026: Argentina vs Mesir
Piala Dunia 7 Juli 2026, 21:31
-
Swiss vs Kolombia: 1 Tiket, 2 Ambisi Besar
Piala Dunia 7 Juli 2026, 20:09
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
























KOMENTAR