Bola.net - - Debutan LCR Honda, Takaaki Nakagami mengaku cukup puas atas performanya dalam uji coba pascamusim MotoGP Valencia, Spanyol pada 14-15 November. Berstatus pemula, tentu rider Jepang ini menghadapi beberapa masalah, namun ia mengaku tetap merasa nyaman mengendarai RC213V.
Usai enam tahun turun di Moto2, akhirnya Nakagami mendapat kesempatan naik kelas bersama LCR Honda, yang sejak lama bertekad menurunkan dua rider di MotoGP. Nakagami juga menjadi rider Jepang pertama di kelas tertinggi sejak Hiroshi Aoyama memutuskan pensiun pada akhir 2014.
"Sangat menakjubkan. Ini tantangan baru bagi saya. Semua orang memperlakukan saya dengan baik dan sangat membantu. Memang sulit karena masih sering terjadi wheelie dan harus menyesuaikan diri dengan elektronik, tapi ada banyak hal yang harus saya pelajari dan ini awal yang baik," ujarnya kepada Speedweek.
Takaaki Nakagami (c) LCR Honda
"Saya masih bermasalah di area pengereman, tapi saya harus menjalani lebih banyak lap untuk memahaminya. Saya merasa nyaman. Power dan top speed-nya tak jadi masalah meski wheelie mempersulit saya. Prioritas kami adalah memahami perilaku motor dan elektronik," lanjutnya.
Musim depan, Nakagami akan memperebutkan gelar debutan terbaik bersama Franco Morbidelli, Thomas Luthi dan Xavier Simeon. Meski begitu rider 25 tahun ini lebih mementingkan target untuk mengalahkan Morbidelli, yang merupakan juara dunia Moto2 2017.
"Target saya tahun depan adalah tak pernah berhenti memperbaiki diri. Seri demi seri saya ingin lebih dekat dengan Cal Crutchlow. Saya juga bisa katakan bahwa mengalahkan Franky juga jadi salah satu target. Ia juara dunia dan rider kuat, tapi saya rasa saya dapat dukungan yang baik dari tim dan kami harus yakin bisa melakukannya," tutupnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Asapi Morbidelli, Target Nakagami di MotoGP 2018
Otomotif 17 November 2017, 12:45
-
'Marquez Juara, Dovizioso Layak Dapat Apresiasi Lebih'
Otomotif 17 November 2017, 12:00
-
'Stoner Punya Talenta Hebat, Tapi Marquez Spesial'
Otomotif 17 November 2017, 11:15
-
Rossi dan Marquez Jadi 'Keseruan' Utama Morbidelli
Otomotif 17 November 2017, 10:30
-
Marquez Menyesal Sempat Remehkan Dovizioso
Otomotif 16 November 2017, 13:40
LATEST UPDATE
-
Gol Dianulir, Penalti Dibatalkan, Napoli Murka: Ini Memalukan!
Liga Italia 23 Februari 2026, 08:27
-
Drama Mac Allister di Menit 90+7: Liverpool Pecahkan Rekor Gol Larut Premier League
Liga Inggris 23 Februari 2026, 08:15
-
Inspirasi Kemenangan Arsenal itu Bernama Victor Gyokeres
Liga Inggris 23 Februari 2026, 08:01
-
Nasib Sial AC Milan di San Siro
Liga Italia 23 Februari 2026, 06:12
-
Runtuhnya Rekor Unbeaten AC Milan di Tangan Parma
Liga Italia 23 Februari 2026, 06:09
-
Rapor Pemain Barcelona vs Levante: Cancelo Gemilang, De Jong Memukau
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 05:31
-
Marah-Marah Saat Diganti, Lamine Yamal Malah Dapat Pujian dari Hansi Flick
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 05:26
-
Liverpool Menang Sih, Tapi Memang Main Buruk Lawan Nottingham Forest
Liga Inggris 23 Februari 2026, 05:18
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09























KOMENTAR