Bola.net - - Pembalap Movistar Yamaha MotoGP, Maverick Vinales mengaku dirinya memang harus meng-'copy' seluruh data dan setup Jorge Lorenzo demi memperlancar proses adaptasinya dengan motor YZR-M1. Hal ini disampaikan rider berusia 22 tahun tersebut dalam wawancaranya bersama MotoGP.com.
Vinales yang hijrah ke Yamaha setelah dua musim membela Suzuki, mengaku tak banyak perbedaan dari kedua motor mereka. Meski begitu, Top Gun merasakan adanya perbedaan kecil di sektor elektronik dan pengereman, yakni sektor di mana ia belum 100% dan justru merupakan kekuatan Lorenzo selama membela tim Garpu Tala.
Jorge Lorenzo saat masih membela Yamaha. (c) AFP
"Perbedaan antara Yamaha dengan Suzuki tidak besar. Garis balap saya tetap sama, hanya saya harus beradaptasi dengan perangkat elektronik dan pengereman. Yamaha merupakan motor pemenang, dan ini dibuktikan oleh Jorge di Valencia tahun lalu. Jadi saya harus menggunakan setup yang sama, menjalani lap sebanyak-banyaknya dan menirunya," ujarnya.
Juara dunia Moto3 2013 ini pun mengaku dirinya harus segera memperbaiki performa pengereman sebelum seri pembuka digelar di Sirkuit Losail, Qatar pada 23-26 Maret mendatang. Menurutnya, referensi terbaik adalah data yang diperoleh Lorenzo selama membela Yamaha.
"Titik pengereman sangat penting, terutama untuk lap terakhir di mana hasil biasanya ditentukan. Di area ini saya belum 100 persen. Dengan Suzuki saya bisa mengerem lebih lambat, tapi dengan Yamaha saya harus berubah dan harus mengerem lebih awal. Jorge melaju begitu cepat di Yamaha, jadi saya mencoba untuk mempelajarinya juga," pungkas Vinales.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Belum Maksimal, Vinales Akui Harus 'Copy' Lorenzo
Otomotif 25 Februari 2017, 13:45
-
Pernat: Maverick Vinales Itu 'Kloning' Jorge Lorenzo!
Otomotif 24 Februari 2017, 16:45
-
Vinales Ambisius, Eks Kru Lorenzo Lempar Pujian
Otomotif 24 Februari 2017, 15:45
-
Ducati: Wajar Berharap Sering Menang Bareng Lorenzo
Otomotif 24 Februari 2017, 14:35
-
'Uang, Motivasi Jorge Lorenzo Hijrah ke Ducati'
Otomotif 24 Februari 2017, 13:15
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Inter vs Bodo/Glimt: Jens Petter Hauge
Liga Champions 25 Februari 2026, 06:14
-
Hasil Leverkusen vs Olympiakos: Die Werkself Siap Jumpa Arsenal atau Bayern
Liga Champions 25 Februari 2026, 05:34
-
Hasil Inter vs Bodo/Glimt: Sampai di Sini Saja, Nerazzurri
Liga Champions 25 Februari 2026, 05:13
-
Man of the Match Atletico Madrid vs Club Brugge: Alexander Sorloth
Liga Champions 25 Februari 2026, 04:20
-
Barcelona Siapkan Skenario Permanen untuk Joao Cancelo: Transfer Gratis Jadi Kunci?
Liga Spanyol 25 Februari 2026, 00:56
-
Ketenangan Senne Lammens Jadi Kunci Kemenangan Man United atas Everton
Liga Inggris 25 Februari 2026, 00:50
LATEST EDITORIAL
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35


























KOMENTAR