
Bola.net - Pembalap Ducati Lenovo Team, Marc Marquez, merasa harus memanfaatkan 'persahabatan' dengan Sirkuit Sachsenring demi meraih hasil optimal dalam MotoGP Jerman yang digelar pada 11-13 Juli 2025 mendatang.
Marquez sendiri dikenal sebagai 'SachsenKing', karena jadi salah satu pembalap paling sukses di sirkuit tersebut. Selama berkarier di Grand Prix, Marquez mengoleksi 11 kemenangan di trek ini, dan 8 di antaranya ia raih di MotoGP. Namun, ia belum pernah menang lagi di sini sejak 2021.
Bersama Circuit of The Americas (COTA) dan MotorLand Aragon, Sachsenring merupakan sirkuit favorit Marquez, karena memiliki lebih banyak tikungan ke kiri. Sachsenring pun tercatat memiliki 13 tikungan, yang 10 di antaranya merupakan tikungan ke kiri.
Loyo di Trek-Trek yang Bersahabat, Tangguh di Trek-Trek yang Tak Bersahabat

Saat ini, Marquez memimpin klasemen pembalap dengan 307 poin, unggul 68 poin atas Alex Marquez. Demi memperlebar keunggulan ini, Marquez merasa harus lebih gaspol di Sachsenring. "Akan menjadi akhir pekan di mana saya jauh lebih menyerang," ujarnya via rilis resmi tim, Selasa (8/7/2025).
Marquez mengatakan hal ini bukan tanpa alasan. Pasalnya, musim ini, ia justru loyo di trek-trek di mana ia biasa tampil tangguh, seperti COTA dan Jerez, tetapi malah tampil memukau di trek-trek yang biasanya tak bersahabat dengannya, seperti Qatar, Mugello, dan Assen.
"Mugello dan Assen, setidaknya di atas kertas, bukanlah sirkuit yang sangat menguntungkan bagi gaya balap saya. Kami mengelola semuanya sebaik mungkin, secara bertahap, tanpa memaksakan diri, dan kami berhasil membawa pulang poin maksimal yang tersedia," lanjutnya.
Harus Penuh Manfaatkan Kecocokan dengan Sachsenring
Melihat anomali performanya, Marquez pun tak mau hal yang sama terjadi di Sachsenring akhir pekan ini. Sang delapan kali juara dunia ingin membuktikan bahwa ia masih bisa menjadi penguasa sirkuit-sirkuit yang biasanya bersahabat dengannya.
"Di Sachsenring, ceritanya sedikit berbeda: trek ini sangat cocok dengan gaya balap saya dan ini adalah aspek yang harus saya manfaatkan sepenuhnya. Dibandingkan dengan seri-seri sebelumnya, kami akan lebih menyerang," pungkas pembalap berusia 32 tahun ini.
Sejak Marquez puasa kemenangan di Sachsenring pada 2021, MotoGP Jerman pun memiliki tiga pemenang berbeda, yakni Fabio Quartararo pada 2022, Jorge Martin pada 2023, dan Pecco Bagnaia pada 2024.
Sumber: Ducati Corse
Baca Juga:
- Max Verstappen Sebut Red Bull Bukan Tandingan McLaren, Merasa Tak Lagi Ikut Rebutan Gelar Formula 1 2025
- Terus Memukau di Atas KTM, Maverick Vinales Siap Bidik Podium Perdana di MotoGP Jerman 2025
- Para Siswa SMK Binaan Yamaha Sukses Berprestasi di Yamaha Sunday Race 2025
- Veda Ega Pratama Sabet Poin Perdana Musim Ini di JuniorGP Prancis 2025
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Nonton Live Streaming Liga Inggris: Arsenal vs Bournemouth
Liga Inggris 11 April 2026, 14:07
-
Klasemen Pembalap AP250 ARRC Asia Road Racing Championship 2026
Otomotif 11 April 2026, 13:50
-
Arsenal Merasa Gugup dan Itu Bukan Hal Buruk
Liga Inggris 11 April 2026, 13:43
-
Enzo Fernandez Bermasalah, Chelsea Lirik Bintang Stuttgart Angelo Stiller
Liga Inggris 11 April 2026, 13:13
-
Curhat, Begini Pengakuan Jujur Garnacho Soal Kejatuhannya di Man United
Liga Inggris 11 April 2026, 12:15
-
Lautaro Martinez Kembali Cedera, Inter Milan Kehilangan Striker Andalan
Liga Italia 11 April 2026, 11:52
-
Robert Lewandowski Merasa Tidak Dihargai di Barcelona
Liga Spanyol 11 April 2026, 11:47
-
Profil Timnas Maroko di Piala Dunia 2026: Pembuktian Sang Juara Afrika
Piala Dunia 11 April 2026, 11:29
-
Demi Comeback Lawan Atletico, Barcelona Ubah Hotel Sampai Menu Makanan
Liga Champions 11 April 2026, 10:46
LATEST EDITORIAL
-
5 Pelatih Sepak Bola Terkaya 2026, Pep Guardiola Hanya Posisi Ketiga
Editorial 10 April 2026, 17:51
-
Bangun Era Baru, 5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Masa Depan Liverpool
Editorial 10 April 2026, 17:32
-
5 Kandidat Pelatih Baru Real Madrid Jika Alvaro Arbeloa Pergi
Editorial 9 April 2026, 17:45
























KOMENTAR