Bola.net - MotoGP Legend sekaligus dua kali juara dunia, Casey Stoner prihatin melihat Honda dan Yamaha terpuruk musim ini. Apalagi jika melihat kesulitan yang dialami Marc Marquez akibat motor RC213V yang sulit kompetitif. Ia pun yakin masa depan Marquez sangat tergantung komitmen Honda.
Musim ini, Marquez baru sekali naik podium di sprint race, dan sama sekali belum pernah finis di main race. Sang delapan kali juara dunia pun santer digosipkan ingin pindah ke pabrikan lain meski masih terikat kontrak dengan Honda sampai akhir 2024. Semua akibat RC213V tak lagi mudah dijinakkan.
Uniknya, kendala serupa juga dialami Yamaha. Usai menjuarai MotoGP 2021 bersama Fabio Quartararo, mereka harus jatuh bangun menyamai performa Ducati pada 2022 dan akhirnya dipaksa legawa melihat gelar dunia jatuh tangan ke Pecco Bagnaia. Musim ini, mereka malah sulit naik podium.
Honda dan Yamaha Syok Lihat Dominasi Ducati

"Saya paham mengapa pabrikan Jepang kurang menunjukkan komitmen daripada pabrikan Eropa. Tahun lalu, Fabio kalah tipis dalam perebutan gelar. Mereka melakukan segalanya demi merebut dua gelar secara beruntun. Yamaha seharusnya bisa jadi juara dunia bertahan saat ini," ujar Stoner via Speedweek Senin (17/7/2023).
Stoner yakin loyonya Honda dan Yamaha diakibatkan motivasi yang berkurang usai kalah dari Ducati. "Saya rasa dominasi Ducati pada akhir musim lalu membuat Yamaha syok dan mengalami penurunan motivasi secara masif," ungkap juara dunia MotoGP 2007 dan 2011 ini.
"Dalam situasi macam itu, sulit bagi pabrikan untuk kembali menemukan motivasi, mengingat distribusi tenaga tidak distribusikan dengan seimbang. Namun, Honda dan Yamaha tak boleh diremehkan, karena mereka selalu menemukan cara untuk kembali ke puncak," lanjutnya.
Bertahan atau Pindah?

Melihat Honda sangat terpuruk, Marquez dirumorkan ingin pindah ke KTM. Agar hal ini tak terjadi, Stoner menyatakan Honda harus bertindak cepat memperbaiki motornya. "Menurut saya, semua tergantung komitmen apa yang ditawarkan Honda kepada Marc, dan seberapa besar mereka mau memberikan bantuan kepadanya," tuturnya.
"Namun, sulit untuk mengira-ngira apa yang akan dilakukan Honda untuknya. Jadi, semua terserah Marc. Ia harus ambil keputusan apakah ia mau menunjukkan komitmen kepada Honda atau ingin pergi ke pabrikan lain. Mustahil bagi pihak luar untuk mengetahui solusi yang tepat," tutupnya.
Saat ini, Marquez tengah duduk di peringkat 19 pada klasemen pembalap dengan koleksi 15 poin saja. Usai menjalani rehat musim panas selama lima pekan, ia akan kembali berlaga dalam Seri Inggris di Sirkuit Silverstone pada 4-6 Agustus 2023.
Sumber: Speedweek
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Casey Stoner: Masa Depan Marc Marquez Tergantung Komitmen Honda
Otomotif 20 Juli 2023, 16:00
-
'Dream Team' Repsol Honda: Apa Jadinya Jika Casey Stoner dan Marc Marquez Setim?
Otomotif 23 Maret 2023, 14:55
-
CEO Ducati Sebut Gelar MotoGP Pecco Bagnaia Lebih Spesial dari Gelar Casey Stoner
Otomotif 22 Desember 2022, 12:49
-
Michele Pirro Sempat Kesal 'Dipaksa' Gigi Dall'Igna-Casey Stoner Jadi Test Rider Ducati
Otomotif 21 Desember 2022, 11:47
-
Ducati Juara Lagi, Casey Stoner: Selamat untuk Pecco Bagnaia dan Fabio Quartararo!
Otomotif 6 November 2022, 21:40
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Piala Dunia 2026: Swiss vs Kolombia
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:56
-
Dari Tangis Sedih Cristiano Ronaldo ke Tangis Bahagia Lionel Messi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:35
-
Man of the Match Argentina vs Mesir: Lionel Messi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:21
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Swiss vs Kolombia
Piala Dunia 7 Juli 2026, 23:34
-
Luis Diaz, Pilar Mimpi Besar Kolombia
Piala Dunia 7 Juli 2026, 23:00
-
Charles De Ketelaere Menikmati Momen Terbaik dalam Kariernya
Piala Dunia 7 Juli 2026, 22:00
-
Tempat Menonton Siaran Piala Dunia 2026: Argentina vs Mesir
Piala Dunia 7 Juli 2026, 21:31
-
Swiss vs Kolombia: 1 Tiket, 2 Ambisi Besar
Piala Dunia 7 Juli 2026, 20:09
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR