Bola.net - Dua kali juara dunia MotoGP, Casey Stoner, lagi-lagi mengkritik Ducati dan MotoGP atas arahan yang mereka ambil selama beberapa musim belakangan. Lewat wawancaranya dengan Road Racing World, Stoner menyebut Ducati tak menghormati dan tak setia pada para pembalapnya, dan menyebut teknologi MotoGP kini jauh dari kata 'murni'.
Dalam wawancara ini, Stoner memberikan pengakuan bahwa dirinya sempat mengira telah mengambil keputusan yang salah besar saat menerima tawaran membela Ducati Team pada 2007 lalu. Ia mengaku sempat mengira kariernya akan berakhir dalam sekejap, namun nyatanya justru merebut gelar dunia perdana di MotoGP.
"Pikiran pertama saya ialah, 'Apa yang sudah kulakukan?' Saya pikir saya telah melempar karier saya ke dalam situasi yang buruk dengan cara pergi ke Ducati. Namun, saya tak pernah membiarkan perasaan itu mengalahkan saya. Saya selalu bertekad bekerja dengan apa pun yang kami punya," ujar Stoner, seperti dikutip Todo Circuito, Rabu (5/5/2021).
Sebut Ducati Besar Kepala Soal Performa Motor

Namun, kerja sama Stoner dan Ducati hanya berlangsung selama empat tahun. Pada 2011, ia pindah ke Repsol Honda, dan merebut gelar yang kedua. Menurutnya, gelar itu terasa lebih manis, karena ia merasa tak dihormati dengan layak selama di Ducati, yakni tabiat yang menurutnya masih ada sampai sekarang.
Stoner memang diketahui sangat kecewa ketika Ducati melepas Jorge Lorenzo pada akhir 2018, dan juga Andrea Dovizioso pada akhir 2020. "Pada aspek apa pun, kesepakatan dengan Honda lebih baik daripada kesepakatan dengan Ducati," kisah pria yang memilih pensiun dini dalam usia 27 tahun pada 2012 ini.
"Ngapain saya harus melanjutkan kerja sama dengan mereka? Toh mereka tak menghormati saya. Saya rasa mereka juga makin buruk memperlakukan para pembalap mereka. Kini mereka menunjukkan rasa setia nol besar pada pembalapnya, karena mereka pikir mereka punya motor terbaik," lanjut Stoner.
Tolak Tawaran Honda Meski Nilainya Tinggi

Stoner juga membeberkan kisah penolakannya pada tawaran Repsol Honda untuk bertahan pada 2013, meski nilai kontraknya sangat tinggi. "Mungkin saya bodoh menolak tawaran terakhir dari mereka. Namun, saya hanya balapan karena saya menyukainya, bukan karena uang. Toh saya sudah dapat uang lebih banyak dari yang pernah saya bayangkan, jadi saya puas atas keputusan itu," tuturnya.
Pria Australia ini juga sekali lagi memberikan kritik tajam kepada Dorna Sports dan FIM, yang menurutnya membuat teknologi motor-motor MotoGP tak lagi murni, karena terlalu banyak sistem elektronik dan perangkat aerodinamika. Ia merasa langkah teknis ini membuat teknologi motor tiap pabrikan menjadi mirip bagai 'kloning'.
"Saya tak suka arah yang dituju MotoGP. Saya lebih suka mereka kembali ke teknologi murni, ketimbang punya terlalu banyak elektronik yang mengendalikan motor, begitu juga terlalu banyak perangkat aerodinamika pada bagian depan motor. Semua motor mereka kini pada dasarnya adalah kloning satu sama lain. Itulah alasan mengapa mereka sangat berdekatan sekarang," tutupnya.
Sumber: Road Racing World, Todo Circuito
Video: Kebakaran Besar di Sirkuit MotoGP Argentina
Baca Juga:
- Jack Miller-Pecco Bagnaia Bikin Langkah Nekat Ducati Terbayar Lunas
- Jack Miller Keluar dari Situasi Negatif, Ducati Siapkan Kontrak Baru
- Sedih Lihat Valentino Rossi Terpuruk, Giacomo Agostini Ogah Suruh Pensiun
- Aleix Espargaro Bakal Jalani Operasi Arm Pump Usai MotoGP Le Mans
- Jadwal Pekan Balap Formula 1 GP Catalunya, Spanyol 2021
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jack Miller: Kejayaan Casey Stoner di Ducati Takkan Bisa Diulang
Otomotif 26 Maret 2021, 15:13
-
Jack Miller Tekad Ulang Sukses Casey Stoner-Troy Bayliss di MotoGP 2021
Otomotif 10 Februari 2021, 15:55
-
Jack Miller Kerap Dapat Tips dari Casey Stoner Lewat Instagram
Otomotif 2 Februari 2021, 11:40
-
Bantah Casey Stoner, Ducati: Kami Selalu Perlakukan Para Rider dengan Hormat
Otomotif 11 Januari 2021, 14:58
LATEST UPDATE
-
4 Pertanyaan Besar untuk Barcelona Jelang Musim 2026/2027
Liga Spanyol 21 Agustus 2026, 17:23
-
Prediksi Frosinone vs Juventus, 23 Agustus 2026
Liga Italia 21 Agustus 2026, 17:05
-
Michael Carrick Ungkap Kondisi Marcus Rashford: Siap Tampil untuk MU
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 16:46
-
Prediksi Newcastle vs Liverpool 23 Agustus 2026
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 16:20
-
Prediksi Susunan Pemain Arsenal vs Coventry City: Havertz Starter?
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 16:10
-
Crystal Palace Sepakat Datangkan Bek Chelsea
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 15:34
-
Tottenham Sepakat Transfer Savinho dari Man City, Tembus 75 Juta Pounds
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 14:21
-
Prediksi Manchester City vs Bournemouth 23 Agustus 2026
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 14:00
-
2 Klub Premier League Dekati Gabriel Jesus, Arsenal Siap Lepas?
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 13:52
-
Jadwal Lengkap Premier League 2026/2027
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 13:45
-
Jadwal Lengkap La Liga 2026/2027
Liga Spanyol 21 Agustus 2026, 13:44
-
Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
Liga Italia 21 Agustus 2026, 13:34
-
5 Pertanyaan Besar untuk Real Madrid
Liga Spanyol 21 Agustus 2026, 13:18
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59


























KOMENTAR