
Bola.net - Pembalap Monster Energy Yamaha, Fabio Quartararo, kecewa hanya finis kedelapan di MotoGP Silverstone, Inggris, Minggu (7/8/2022). Uniknya, ia mengakui penyebab hasil jeblok ini bukanlah long lap penalty, melainkan kesalahan dalam memilih ban belakang. El Diablo diketahui memakai komponen medium ketimbang keras seperti tiga rider terdepan.
Start keempat, Quartararo merangsek ke posisi kedua pada lap pembuka. Namun, pada Lap 4, ia harus menjalani long lap penalty, yakni hukuman yang ia terima usai bertabrakan dengan Aleix Espargaro di Seri Assen, Belanda. Saat kembali ke trek, ia pun duduk di posisi kelima. Sejak itu, Quartararo seolah kehilangan tajinya dan sulit bertahan di depan.
Rider Prancis ini pun digempur aksi salip dari Jorge Martin, Maverick Vinales, dan Miguel Oliveira. Alhasil, ia harus rela melihat kemenangan jatuh ke tangan Pecco Bagnaia, yang diikuti oleh Vinales di posisi kedua dan Jack Miller di posisi ketiga. Menurut Quartararo, YZR-M1 sangat sulit diajak bertarung jika melaju di belakang banyak motor rival.
Kesalahan Tak Jajal Ban Keras
There it is! 🚨@FabioQ20 dives into the penalty loop! He drops to 5th! ⚔️#BritishGP 🇬🇧 pic.twitter.com/viaPJu7nOo
— MotoGP™🏁 (@MotoGP) August 7, 2022
"Saya pikir long lap penalty bakal lebih merugikan. Ternyata tak buruk. Ban belakang saya lah yang sangat buruk. Di belakang banyak rider, motor kami tak bisa dikendarai. Ketika hanya ada satu motor, situasinya oke. Sekalinya lebih dari satu motor, ban belakang jadi sangat panas dan kami kehilangan performa. Usaha menyalip jadi mimpi buruk," ujar Quartararo via Crash.net.
"Saya rasa saya bisa bertahan di depan tanpa long lap. Pasalnya, masalah kami bukan jarak waktu dari pemenang. Kami kehilangan 1,5 detik, dan ini tidak buruk. Jika hanya ada satu motor di depan dan saya kehilangan 1,5 detik, semua masih oke. Namun, ketika saya ada di di belakang banyak pembalap, ban belakang saya jadi superpanas," lanjutnya.
Juara dunia bertahan ini menyatakan bahwa ia dan timnya melakukan kesalahan besar dengan tak pernah menjajal ban belakang keras sepanjang akhir pekan. Andai memakai ban itu, mungkin panas yang terjadi takkan sampai membuat bannya aus dengan cepat. Meski begitu, ia cukup puas dengan performa ban depan lunak yang ia pilih.
Kembali Waspadai Gerakan Pecco Bagnaia

"Dengan ban keras, mungkin bakal lebih baik. Namun, selalu mudah ngomong begini setelah balapan. Kami tak menjajal ban keras sebelum balapan. Kami salah karena tak mencobanya. Padahal, dalam kondisi seperti ini, superpenting pakai ban itu. Namun, ban depan lunak saya oke. Biasanya saya benci ban lunak, tetapi di trek ini kerjanya oke," ucap El Diablo.
Dengan hasil finisnya yang tak memuaskan ini, ditambah kemenangan Bagnaia, Quartararo pun memiliki satu tambahan rival dalam perebutan gelar. Pasalnya, kini tak hanya Espargaro yang ketat membuntutinya di klasemen, melainkan juga Bagnaia yang kini merangsek ke peringkat ketiga dengan ketertinggalan 49 poin saja darinya.
"Kami nyaris kalah poin setara dua balapan dari Pecco! Jadi, jelas saya lihat Pecco sebagai rival yang lebih sengit dalam perebutan gelar. Kami harus membiasakan diri. Pada Jumat, Ducati lebih lamban, karena motor kami sangat mirip dengan tahun-tahun sebelumnya. Namun, sekalinya menjalani lebih banyak lap, mereka lebih cepat dari kami," tutup Quartararo.
Klasemen Sementara MotoGP 2022

- Fabio Quartararo - Monster Energy Yamaha MotoGP - Yamaha - 180
- Aleix Espargaro - Aprilia Racing - Aprilia - 158
- Francesco Bagnaia - Ducati Lenovo Team - Ducati - 131
- Enea Bastianini - Gresini Racing MotoGP - Ducati - 118
- Johann Zarco - Prima Pramac Racing - Ducati - 114
- Jack Miller - Ducati Lenovo Team - Ducati - 107
- Brad Binder - Red Bull KTM Factory Racing - KTM - 98
- Alex Rins - Team SUZUKI ECSTAR - Suzuki - 84
- Maverick Viñales - Aprilia Racing - Aprilia - 82
- Miguel Oliveira - Red Bull KTM Factory Racing - KTM - 81
- Jorge Martin - Prima Pramac Racing - Ducati - 81
- Joan Mir - Team SUZUKI ECSTAR - Suzuki - 77
- Marco Bezzecchi - Mooney VR46 Racing Team - Ducati - 61
- Marc Marquez - Repsol Honda Team - Honda - 60
- Luca Marini - Mooney VR46 Racing Team - Ducati - 56
- Takaaki Nakagami - LCR Honda IDEMITSU - Honda - 45
- Pol Espargaro - Repsol Honda Team - Honda - 42
- Alex Marquez - LCR Honda CASTROL - Honda - 27
- Franco Morbidelli - Monster Energy Yamaha MotoGP - Yamaha - 26
- Fabio Di Giannantonio - Gresini Racing MotoGP - Ducati - 18
- Darryn Binder - WithU Yamaha RNF MotoGP Team - Yamaha - 10
- Andrea Dovizioso - WithU Yamaha RNF MotoGP Team - Yamaha - 10
- Remy Gardner - Tech3 KTM Factory Racing - KTM - 9
- Raul Fernandez - Tech3 KTM Factory Racing - KTM - 5
- Stefan Bradl - Repsol Honda Team - Honda - 0
- Michele Pirro - Aruba.it Racing - Ducati - 0
- Lorenzo Savadori - Aprilia Racing - Aprilia - 0
Sumber: Crashnet
Baca Juga:
- Podium di Silverstone, Maverick Vinales: Sukses dengan Aprilia Hanya Soal Waktu
- Pecco Bagnaia Menangi MotoGP Inggris Berkat Bantuan Valentino Rossi dan Casey Stoner
- Klasemen Sementara Moto2 2022 Usai Seri Inggris di Silverstone
- Hasil Balap Moto2 Inggris: Augusto Fernandez Kalahkan Alonso Lopez di Lap Terakhir
- Klasemen Sementara MotoGP 2022 Usai Seri Inggris di Silverstone
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kutukan Pole Berlanjut, Johann Zarco Lagi-Lagi Gagal Sabet Kemenangan Perdana
Otomotif 8 Agustus 2022, 16:55
-
Perjuangan Jack Miller demi Podium di Silverstone: Harus Lewati 6 Rider Tangguh
Otomotif 8 Agustus 2022, 14:45
-
Aleix Espargaro Jengkel Jeblok di Silverstone: Pegal-Pegal Bukan Alasan!
Otomotif 8 Agustus 2022, 13:22
-
Cuma Finis ke-8, Fabio Quartararo: Yang Jadi Masalah Bukan Long Lap Penalty
Otomotif 8 Agustus 2022, 11:58
LATEST UPDATE
-
Marco Bezzecchi Bodo Amat Soal Kans Setim dengan Pecco Bagnaia di Aprilia: Bukan Urusan Saya
Otomotif 23 Februari 2026, 14:12
-
Tottenham vs Arsenal: Viktor Gyokeres Akhirnya Menjelma jadi Monster
Liga Inggris 23 Februari 2026, 13:49
-
Pecco Bagnaia Komentari Tim Pilihannya di MotoGP 2027, Ikuti Insting dan Pilih yang Terbaik
Otomotif 23 Februari 2026, 13:33
-
Tembus 964 Gol! Cristiano Ronaldo Kian Dekati 1.000, Catat Rekor Baru
Asia 23 Februari 2026, 13:25
-
Barcelona Menang Besar atas Levante, Jules Kounde: Tidak Semudah Kelihatannya!
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 10:53
-
Ada Apa dengan Marc Marquez? Kurang Fokus, Picu 3 Kecelakaan di Tes MotoGP Thailand 2026
Otomotif 23 Februari 2026, 10:52
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR