
Bola.net - Eks rider Ducati Team yang kini membela Tech 3 KTM Factory Racing, Danilo Petrucci, bingung melihat cekcok antara Andrea Dovizioso dan General Manager Ducati Corse, Gigi Dall'Igna. Pasalnya, Petrucci justru punya hubungan yang baik dengan Dall'Igna. Hal ini ia sampaikan via wawancaranya dengan GPOne, Minggu (10/1/2021).
Belakangan, lewat La Gazzetta dello Sport, Dovizioso memang blak-blakan menyebut hubungannya dengan Dall'Igna kini sudah mencapai '0%' dan keputusan untuk tak melanjutkan kerja sama dengannya pada 2021 sudah diambil Dall'Igna pada pertengahan 2019, usai mengalami debat sengit dalam rapat teknis usai MotoGP Jerman.
Dovizioso menyatakan, sejak rapat tersebut, ia dan Dall'Igna sudah tak lagi membicarakan pengembangan motor, dan sekadar mengobrol kasual soal peristiwa-peristiwa yang terjadi dalam sebuah pekan balap. Di lain sisi, Petrucci justru menganggap kecekcokan mereka sungguh aneh dilihat, karena ia sendiri tak mengalaminya.
Mungkin Sudah Terlalu Lama Kerja Bareng

"Saya memang merasakan hubungan dingin antara Andrea dan Gigi, dan saya sulit memahaminya. Saya sendiri punya hubungan yang santai dengan Gigi, tidak sedingin dengan Andrea. Mungkin, ini juga berkat fakta bahwa mereka sudah bekerja sama begitu lama, apalagi karena Andrea rider top Ducati selama bertahun-tahun," ujar Petrucci.
"Mungkin mereka tak sepakat soal beberapa keputusan soal geometri motor. Saya rasa Andrea menginginkan satu hal, sementara Gigi punya gagasan lain. Itu saja yang saya tahu. Saya sendiri tak suka ada suasana dingin di garasi, saya lebih suka ketika semua orang mengerahkan segalanya dengan cara yang manusiawi," lanjutnya.
'Petrux' bahkan menyatakan Dall'Igna selalu bersikap transparan padanya. Ia memaklumi keputusan Dall'Igna untuk menggantinya dengan Jack Miller pada 2021, yang diumumkan pada akhir Mei 2020. Keputusan yang diambil begitu dini itu justru disyukuri Petrucci karena ia juga bisa negosiasi dengan KTM dan Tech 3 jauh lebih awal.
Justru Berterima Kasih Didepak Lebih Awal
Ini berkebalikan dengan pernyataan Dovizioso, yang menyebut Dall'Igna menggantung nasibnya pada 2020 hingga batal negosiasi soal kans membela tim pabrikan KTM. "Saya dan Gigi punya hubungan yang lebih tenang. Meski ia menawarkan kans pergi ke WorldSBK, saya menjawabnya dengan hasil baik," kisah Petrucci.
"Tapi Gigi juga tak pernah mengancam saya, ia hanya meminta saya menunjukkan apa yang bisa saya lakukan dan saya memenuhinya beberapa kali. Saya juga harus jujur, keputusannya mendepak saya sebelum musim (2020) dimulai juga bikin saya untung, karena saya bisa pindah ke KTM," lanjutnya.
"Jack juga rider tercepat Ducati pada 2020. Wajar tiap rider menginginkan yang terbaik untuk dirinya sendiri. Saya berterima kasih juga pada Gigi dan Ducati. Mereka memberi saya kans balapan dengan motor spek pabrikan selama empat tahun di MotoGP, dan bahkan meraih kemenangan, hasil yang sangat sulit digapai," tutupnya.
Sumber: GPOne
Video: Franco Morbidelli Menangi MotoGP Teruel, Duet Suzuki Naik Podium Lagi
Baca Juga:
- Petronas: Franco Morbidelli Tak Tinggal Diam Dianggap 'Rider Keempat' Yamaha
- 'Fabio Quartararo Masih Muda, Logis Belum Kuasai Banyak Hal di MotoGP'
- Valentino Rossi-Luca Marini Finis Keempat di Gulf 12 Hours Bahrain
- Tak Cuma Johann Zarco, Maverick Vinales Juga Ikut Uji Coba WorldSBK Jerez
- Andrea Dovizioso Tuduh Ducati Tak Transparan, Bikin Kacau Negosiasi KTM
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bantah Casey Stoner, Ducati: Kami Selalu Perlakukan Para Rider dengan Hormat
Otomotif 11 Januari 2021, 14:58
-
Danilo Petrucci: Sulit Jadi Teman Andrea Dovizioso Sejak Mugello 2019
Otomotif 11 Januari 2021, 14:31
-
Danilo Petrucci Gagal Paham Alasan Andrea Dovizioso-Gigi Dall'Igna Cekcok
Otomotif 11 Januari 2021, 12:45
-
Andrea Dovizioso Tuduh Ducati Tak Transparan, Bikin Kacau Negosiasi KTM
Otomotif 10 Januari 2021, 14:33
-
Andrea Dovizioso: Gigi Dall'Igna Hanya Mau Jorge Lorenzo, Marc Marquez Saja Ditolak
Otomotif 10 Januari 2021, 13:25
LATEST UPDATE
-
5 Pelajaran Penting untuk AC Milan Usai Duel Lawan Como: Scudetto Kian Menjauh?
Liga Italia 22 Februari 2026, 00:28
-
Hasil Bayern vs Eintracht Frankfurt: Menang walau Ditekan Hebat di Pengujung Laga
Bundesliga 22 Februari 2026, 00:07
-
Hasil Chelsea vs Burnley: Gol Telat Flemming Buyarkan Kemenangan The Blues
Liga Inggris 22 Februari 2026, 00:06
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
-
Milan Dituntut Memusatkan Perhatian Penuh pada Parma
Liga Italia 21 Februari 2026, 22:25
-
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 21:49

-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
























KOMENTAR