
Bola.net - Debutan Petronas Yamaha SRT, Fabio Quartararo, masih punya banyak tugas menumpuk dalam proses adaptasinya di MotoGP, meski sukses tampil gemilang pada paruh pertama musim ini. Hal ini ia nyatakan dalam wawancaranya lewat situs resmi tim di sela rehat musim panas kali ini.
Quartararo, yang mengendarai YZR-M1 dengan spek terendah dibanding tiga rider Yamaha lain, mengaku cukup kaget dirinya bisa langsung tampil konsisten di papan atas pada sembilan seri pertama musim ini. Sejauh ini, ia bahkan telah mengoleksi tiga pole dan dua podium.
Konsisten berada area lima besar catatan waktu di sesi latihan dan kualifikasi, Quartararo mengaku dirinya memang cukup fokus belajar cara mencatat waktu terbaik. Ia juga menyatakan telah belajar ngotot di atas ban Michelin, serta menyalip para rider di tikungan.
"Paruh pertama musim ini sangat positif, saya belajar sangat cepat. Saya puas atas kinerja kami. Pelajaran terpenting sejauh ini adalah melakukan time attack karena sangat berbeda dari Moto2, begitu pula cara mengeluarkan potensi ban, serta cara menyalip dengan kecepatan tinggi pada pengereman," ungkapnya.
Nantikan Pertarungan Besar dengan Rider Lain

Meski begitu, rider asal Prancis berusia 20 tahun ini mengaku masih harus belajar lebih banyak hal, terutama soal mentalitas. Ia mengaku masih harus bersikap dan berpikir tenang saat menghadapi berbagai situasi di lintasan.
"Saya masih punya banyak area yang harus diperbaiki. Saya harus lebih tenang saat berkendara. Kami harus lebih bersabar dalam balapan, dan saya harus coba belajar mengendalikan ban, karena hal ini belum saya lakukan dengan baik tahun ini," ujarnya.
Ada satu hal yang dinanti-nantikan El Diablo pada sisa musim ini, yakni ikut bertarung sengit dan saling salip dengan banyak rider. "Saya mampu belajar dari para rider terdepan, tapi saya sangat ingin balapan dalam kelompok besar dan belajar dari sana, karena saya belum dapat kesempatan itu tahun ini," tutupnya.
Saat ini Quartararo masih dalam tahap penyembuhan cedera arm pump pada lengan kanannya yang telah dioperasi pada pertengahan Juni, serta cedera dislokasi bahu kiri akibat mengalami goncangan hebat di Tikungan 11 pada sesi latihan ketiga MotoGP Jerman.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Simon: Bantu Maverick Vinales Berpikir Tenang Itu Susah!
Otomotif 12 Juli 2019, 15:00
-
Assen Paling Mengejutkan, Quartararo Tunggu Lawan Marquez-Rossi
Otomotif 12 Juli 2019, 13:00
-
Debut MotoGP Gemilang, Quartararo Akui Masih Belajar Tenang
Otomotif 12 Juli 2019, 12:15
-
Valentino Rossi: Saya Mungkin Tak Bisa Menang Lagi
Otomotif 12 Juli 2019, 09:30
-
Rossi dan Vinales Jajal Yamaha 2020 di Brno dan Misano
Otomotif 11 Juli 2019, 11:55
LATEST UPDATE
-
Manchester United Hidupkan Lagi Minat pada Bintang Berbakat Barcelona Ini
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 22:18
-
Michael Carrick Tidak Terkejut Dirinya Tidak Jadi Dipecat Manchester United
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:58
-
Goncalo Ramos Kesulitan di AC Milan: Transfer 73 Juta Euro Belum Mampu jadi Mesin Gol
Liga Italia 29 Oktober 2026, 21:44
-
Michael Carrick Girang Kobbie Mainoo Sudah Pulih, Tapi Prihatin dengan Kondisi Sesko
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:40
-
Michael Carrick Benarkan Sudah Berdamai dengan Bruno Fernandes
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:30
-
Dianggurin Chelsea, PSG Siap Tampung Estevao
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:20
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




















KOMENTAR