Bola.net - - Pembalap Ducati Corse, Jorge Lorenzo mengaku sangat puas bisa finis kesembilan di MotoGP Austin, Texas yang digelar di Circuit of The Americas akhir pekan lalu. Meski bukan hasil ideal bagi seorang lima kali juara dunia, Lorenzo menyebut hasil ini merupakan peningkatan besar dibanding performanya di Qatar dan Argentina.
Pekan balap Lorenzo memang cukup positif, mengingat ia start dari posisi keenam. Por Fuera meyakini performanya sudah jauh lebih baik dan dekat dengan Andrea Dovizioso dan Danilo Petrucci, meski terkendala usia ban depan medium yang pendek dan sempat kembali bersenggolan dengan rider Suzuki Ecstar, Andrea Iannone.
"Sebelum ban saya drop, saya begitu dekat dengan Dovi. Jadi tanpa masalah ini, mungkin saya bisa finis ketujuh. Tapi saat bagian kanan ban mulai aus, saya harus melambat. Saat itulah Andrea menyalip saya. Ia menyalip begitu agresif. Saya harus keluar lintasan dan kehilangan dua detik. Saat itu pula Danilo menyalip," ujarnya kepada Crash.net.
Jorge Lorenzo dan Andrea Dovizioso (c) Ducati
Mengaku ritmenya belum terlalu konsisten, Lorenzo mengaku tak menyangka tak terlalu jauh tertinggal dari sang pemenang, Marc Marquez. "Saya senang, karena selama pekan balap kami tertinggal dua detik per lap, dan kami bisa saja tertinggal 40 detik saat balapan, namun akhirnya kami hanya tertinggal 17 detik. Tanpa ban aus, kami mungkin akan tertinggal 10-12 detik saja, jadi hasil ini positif," ungkapnya.
Kini Lorenzo pun berada di peringkat 13 pada klasemen pembalap dengan 12 poin. "Finis kesembilan memang tak ideal, karena kami di sini demi gelar dan kemenangan. Saat ini hasil itu tidak memungkinkan. Meski begitu kini kami sudah jauh lebih dekat dengan rider Ducati lainnya, begitu juga para rival lain," pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Disenggol Iannone, Lorenzo Tetap Puas Finis Kesembilan
Otomotif 25 April 2017, 16:00
-
Marquez Sarankan Lorenzo Tak Dengarkan Kritik Negatif
Otomotif 20 April 2017, 16:30
-
Lorenzo: Masa Sulit di Ducati Segera Berakhir!
Otomotif 20 April 2017, 09:30
-
'Lorenzo Tak Mungkin Menyesal Tinggalkan Yamaha'
Otomotif 18 April 2017, 15:30
-
'Kini Stoner Bukan Satu-satunya Penakluk Ducati'
Otomotif 18 April 2017, 14:30
LATEST UPDATE
-
Gregor Kobel Berdiri Tegak di Bawah Mistar
Piala Dunia 8 Juli 2026, 11:48
-
Swiss Membuktikan Keberuntungan Memang Bagian dari Sepak Bola
Piala Dunia 8 Juli 2026, 08:52
-
Gol Ke-3000 Piala Dunia Antar Argentina ke Perempat Final
Piala Dunia 8 Juli 2026, 08:27
-
Man of the Match Swiss vs Kolombia: Gregor Kobel
Piala Dunia 8 Juli 2026, 05:59
-
Tempat Menonton Piala Dunia 2026: Swiss vs Kolombia
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:56
-
Dari Tangis Sedih Cristiano Ronaldo ke Tangis Bahagia Lionel Messi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:35
-
Man of the Match Argentina vs Mesir: Lionel Messi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:21
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
























KOMENTAR