
- Dalam MotoGP San Marino pada Minggu (9/9), Andrea Dovizioso dan Jorge Lorenzo sukses mengumpulkan masing-masing tiga kemenangan bagi Ducati Corse musim ini. Mereka menyamai raihan Honda, yang mengoleksi lima kemenangan lewat Marc Marquez dan satu lewat Cal Crutchlow.
Balapan di Misano, yang dimenangi Dovizioso, jelas membuat CEO Ducati Motor Holding, Claudio Domenicali sangat bangga atas kerja keras anak-anak buahnya. Untuk pertama kali sejak 2003, Ducati punya dua rider dengan kekuatan dan peluang setara untuk meraih kemenangan.
"Saya tak bisa bilang tim kami adalah yang terbaik di grid, tapi mungkin tim ini adalah tim Ducati terbaik yang pernah ada. Memang sulit menilai, tapi jika sebuah motor bisa tampil baik, itu berkat kombinasi motor dan ridernya. Kini para rider Ducati bisa meraih banyak kemenangan," ujarnya kepada Marca.
Pertama Kali Sapu Bersih
Kemenangan Lorenzo di Mugello dan Dovizioso di Misano pun menghadirkan sejarah baru bagi Ducati. Untuk pertama kalinya di MotoGP, Ducati sukses menyapu bersih seri kandangnya. Domenicali pun yakin Ducati telah mengharumkan nama Italia lewat kejuaraan balap motor terakbar di dunia tersebut.
"Ini adalah momen terbaik yang pernah kami alami sejak kami turun balapan, karena kami bisa menang dengan kedua rider. Ini juga pertama kalinya kami memenangi kedua seri Italia. Itulah alasan saya berkata bahwa ini adalah momen terkuat dalam sejarah kami. Saya rasa bagi orang Italia ini sangat baik karena kami mengharumkan nama bangsa," ungkapnya.
Dovizioso-Lorenzo Kebanggan Ducati
Domenicali pun mengakui bahwa Marc Marquez dan Repsol Honda merupakan lawan yang sangat tangguh, namun merasa bahwa kerja keras Ducati wajib diberi banyak acungan jempol. "Ducati telah bekerja sangat baik, terutama di Misano karena lintasannya mengalir cepat, menuntut kelincahan motor dan kami sudah tak menang di sana begitu lama," tuturnya.
"Dovi dan Jorge merupakan kebanggan kami, karena usai kerja keras, hasil baik pun datang, dan ini adalah imbalan dari kinerja mereka, juga bagi tifosi yang selalu mendukung kami bahkan dalam momen-momen sulit," pungkas Domenicali. (mrc/dhy)
Baca Juga:
- Segera Pensiun dari MotoGP, Dani Pedrosa Kian Dekat ke KTM
- Stoner Ragu Lanjut di Ducati, Dovizioso Sebut Datanya Menarik
- Kontroversi Fenati di Misano: Berujung Pemecatan dan Ingin Lanjutkan Pendidikan
- Vinales Mengecam, Lorenzo Yakin Sanksi Fenati Sepadan
- Stefano Manzi: Romano Fenati Coba Membunuh Rider Lain
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
'Dovizioso-Lorenzo Adalah Tim Ducati Terbaik yang Pernah Ada'
Otomotif 12 September 2018, 13:40
-
Vinales Mengecam, Lorenzo Yakin Sanksi Fenati Sepadan
Otomotif 10 September 2018, 15:58
-
Hasil Balap MotoGP Misano 2018: Lorenzo-Miller Jatuh, Dovizioso Menang
Otomotif 9 September 2018, 20:17
-
Hasil Sesi Pemanasan MotoGP Misano 2018: Marquez Berkuasa
Otomotif 9 September 2018, 15:30
-
Hasil Latihan Kedua MotoGP Misano 2018: Dovizioso Tercepat Lagi
Otomotif 7 September 2018, 20:15
LATEST UPDATE
-
Musuh Besar Timnas Inggris di Piala Dunia: Awas Mata-Mata!
Piala Dunia 24 Mei 2026, 07:49
-
Akhirnya Thomas Tuchel Buka Suara Soal Cole Palmer
Piala Dunia 24 Mei 2026, 07:38
-
Cari Pengganti Lewandowski, Barcelona Lirik Harry Kane!
Liga Spanyol 24 Mei 2026, 07:27
-
Apa Rasanya Juara Bareng Persib Bandung, Eliano Reijnders?
Bola Indonesia 24 Mei 2026, 05:58
-
Man of the Match Valencia vs Barcelona: Guido Rodriguez
Liga Spanyol 24 Mei 2026, 04:33
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25























KOMENTAR