
Bola.net - Meski dipastikan kembali gagal meraih gelar dunia, Andrea Dovizioso tetap termotivasi menghadapi MotoGP Jepang di Sirkuit Twin Ring Motegi akhir pekan ini. Rider Ducati Team ini pun bertekad mengamankan peringkat kedua dari Alex Rins dan Maverick Vinales.
Dengan gelar resmi jatuh ke tangan Marc Marquez, saat ini Dovizioso mengoleksi 215 poin, unggul 48 poin dari Rins di peringkat ketiga, dan 52 poin atas Vinales di peringkat keempat. Dengan 4 seri tersisa, Dovizioso pun harus waspada.
"Dengan gelar dunia sudah terkunci di Thailand, target utama kami sekarang adalah mempertahankan peringkat kedua, dan inilah yang akan kami perjuangkan selama 4 balapan berikutnya," ungkap rider 33 tahun lewat rilis resmi tim.
Prestasi Gemilang di Motegi
Dovizioso punya prestasi yang baik di Motegi. Selama berkarier di Grand Prix, ia mengoleksi 4 pole dan 6 podium, termasuk 2 kemenangan. Ia juga konsisten bertarung di posisi 5 besar. Catatan yang paling diingat adalah saat ia mengalahkan Marquez di lap terakhir dalam kondisi hujan pada 2017.
Tahun lalu, ia juga nyaris meraih kemenangan. Start dari pole, Dovizioso memimpin balapan selama 20 lap, sebelum tersalip Marquez pada lap berikutnya. Sayangnya, ia justru terjatuh saat balapan menyisakan 2 lap. Ia pun harus puas finis ke-18.
"Motegi adalah salah satu sirkuit yang spesial, tempat di mana kami sangat kompetitif dalam beberapa tahun terakhir. Tahun lalu kami gagal naik podium saat memperebutkan kemenangan, dan saya rasa kami akan cepat lagi tahun ini," ungkapnya.
Bisa Halangi Honda Rebut Triple Crown
Meski gagal merebut gelar dunia pebalap, Ducati masih punya peluang merebut gelar konstruktor dan tim. Pada klasemen konstruktor, mereka ada di peringkat kedua, tertinggal 77 poin dari Honda.
Sementara pada klasemen tim, Ducati Team tengah ada di puncak, unggul 19 poin atas Repsol Honda. Dengan begitu, mereka pun masih punya kesempatan untuk menghalangi Honda merebut gelar Triple Crown.
"Kami harus bekerja keras untuk memperbaiki diri di segala kondisi dan semua jenis trek, dan kami akan mengerahkan segalanya dalam 4 seri terakhir," pungkas Dovizioso.
Sumber: Ducati Corse
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Dovizioso Pede Kembali Rebut Kemenangan di MotoGP Jepang
Otomotif 16 Oktober 2019, 14:30
-
'Valentino Rossi Lebih Bertalenta dan Instingtif dari Marc Marquez'
Otomotif 15 Oktober 2019, 12:45
-
'Ducati Punya Dua Pemenang, Honda Cuma Punya Satu'
Otomotif 14 Oktober 2019, 15:45
-
Bukan Lagi Marquez: Vinales Paling Ditakuti Dovizioso
Otomotif 14 Oktober 2019, 13:10
-
Petrucci: Marquez Bisa Dikalahkan, Tapi Soal Gelar Sih Beda
Otomotif 10 Oktober 2019, 11:00
LATEST UPDATE
-
Mandul Sejak Pergantian Tahun, Apa yang Terjadi dengan Christian Pulisic?
Liga Italia 24 Februari 2026, 03:04
-
Link Nonton Live Streaming Everton vs Man United di Vidio, 24 Februari 2026
Liga Inggris 24 Februari 2026, 01:15
-
Tempat Menonton Everton vs Man Utd: Live Streaming Premier League di Vidio
Liga Inggris 23 Februari 2026, 22:15
-
Permainan Mental Guardiola Bisa Jadi Petaka untuk Arsenal!
Liga Inggris 23 Februari 2026, 21:58
-
Shayne Pattynama Siap Hadapi Laga Emosional Persija vs Malut United
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 21:19
-
Prediksi BRI Super League: Bhayangkara FC vs Semen Padang 24 Februari 2026
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 20:47
-
Prediksi BRI Super League: Malut United vs Persija 24 Februari 2026
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 20:42
-
Dua Sisi Koin di Balik Performa Gemilang Virgil van Dijk
Liga Inggris 23 Februari 2026, 20:26
-
Jadwal Lengkap BRI Super League 2025/2026
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 19:59
-
9 Laga Tanpa Gol, Paceklik Mohamed Salah Warnai Kemenangan Tipis Liverpool
Liga Inggris 23 Februari 2026, 19:54
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR