
Bola.net - Meski Andrea Dovizioso untuk ketiga kalinya secara beruntun gagal menjuarai MotoGP, CEO Ducati Motor Holding, Claudio Domenicali, yakin timnya tak perlu berkecil hati. Masih ada hal positif lain yang bisa mereka lihat, termasuk di sepanjang musim ini.
Selama tiga musim terakhir, Ducati dan Dovizioso memang merupakan rival terberat Marc Marquez dan Repsol Honda. Meski gagal juara, Domenicali menyatakan Ducati tetap punya prestasi yang cukup mentereng dibanding pabrikan dan pebalap lainnya.
"Catatan kami positif, jika kita melihat ke depan dan ke belakang. Ada 22 rider di kejuaraan ini. Jadi kita lihat apa yang dilakukan Honda dan Marc saat ini, lalu lihat apa yang dilakukan peserta lain," ungkap pria asal Italia ini kepada Speedweek.
Bukti Kualitas Desmosedici GP19
Salah satu catatan yang dimaksud Domenicali adalah fakta bahwa kedua pebalap pabrikannya, Dovizioso dan Danilo Petrucci kompak meraih kemenangan musim ini. Di pihak Honda, hanya Marquez yang mampu menang. Domenicali pun yakin fakta ini bicara banyak soal kualitas Desmosedici GP19.
"Kami punya dua pebalap yang musim ini sama-sama meraih kemenangan di MotoGP. Bahkan Honda tak bisa melakukannya. Ini berarti kami bekerja dengan baik. Apakah ini cukup? Jelas tidak, karena jika tidak, kami bakal meraih hasil yang lebih baik," ujar Domenicali.
Pembagian Usaha Antara Tim dan Pebalap
Untuk membuat Desmosedici GP20 lebih baik musim depan, Domenicali pun siap memerintahkan divisi balapnya untuk mencari performa yang apik untuk kecepatan di tikungan, yakni masalah yang telah dikeluhkan Dovizioso sejak bergabung dengan Ducati sejak 2013.
"Pebalap tak ada kaitannya dengan ini. Ini masalah yang jadi tanggung jawab Borgo Panigale. Tapi 50% usaha juga harus datang dari para rider, karena merekalah yang bertarung dengan Marc. Kami harus mengalahkannya. Jika tak ada Marc, kami pasti sudah meraih dua gelar dunia. Ini fakta bersejarah, bukan hipotesis saya sendiri," tutup Domenicali.
Saat ini, Dovizioso berada di peringkat kedua pada klasemen pebalap dengan koleksi 215. Menjelang MotoGP Motegi, Jepang, 18-20 Oktober, ia pun harus mempertahankan posisinya dari Alex Rins (Suzuki) dan Maverick Vinales (Yamaha) yang tertinggal 48 dan 52 poin darinya.
Sumber: Speedweek
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
'Ducati Punya Dua Pemenang, Honda Cuma Punya Satu'
Otomotif 14 Oktober 2019, 15:45
-
Bos Dorna: Marc Marquez Dominasi MotoGP? Tak Masalah!
Otomotif 14 Oktober 2019, 15:00
-
Lorenzo: Jadi Tandem Rossi-Marquez? Saya Fokus ke Diri Sendiri
Otomotif 10 Oktober 2019, 16:20
-
'Dovizioso-Rins Bikin Marquez Belajar Kalahkan Quartararo'
Otomotif 10 Oktober 2019, 12:25
-
Stefan Bradl Sebut Hasil Jorge Lorenzo Mengkhawatirkan
Otomotif 10 Oktober 2019, 11:53
LATEST UPDATE
-
Man United Cari Manajer Baru, Nama Eddie Howe Terus Disebut-sebut
Liga Inggris 9 Januari 2026, 19:58
-
Jadwal Lengkap Piala Super Spanyol 2026, 8-12 Januari 2026
Liga Spanyol 9 Januari 2026, 19:39
-
Melihat Arsenal Frustrasi Ditahan Liverpool, Bukti Alotnya Perburuan Gelar!
Liga Inggris 9 Januari 2026, 19:31
-
Viktor Gyokeres Justru Jadi Tanda Tanya di Lini Depan Arsenal
Liga Inggris 9 Januari 2026, 18:57
-
2 Hal yang Bikin Milan Kehilangan Poin Lawan Genoa: Blunder dan Kurang Sabar
Liga Italia 9 Januari 2026, 18:15
-
FIFA Gandeng TikTok, Konten Live Piala Dunia 2026 Hadir dan Bisa Diakses Langsung
Piala Dunia 9 Januari 2026, 17:58
-
Jadwal Lengkap Premier League 2025/2026 Live di SCTV dan Vidio
Liga Inggris 9 Januari 2026, 17:55
LATEST EDITORIAL
-
8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih Bertahan di Manchester United
Editorial 9 Januari 2026, 11:22
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
























KOMENTAR