
Bola.net - Pebalap Ducati Team, Danilo Petrucci, mengaku angkat topi atas kesuksesan Marc Marquez mengunci gelar dunianya yang kedelapan di MotoGP Thailand akhir pekan lalu. Petrucci pun yakin musim ini adalah musim terbaik Marquez di sepanjang kariernya.
Pada 2014, Marquez sukses meraih 13 kemenangan dan sekali finis kedua. Meski begitu, musim ini Marquez selalu finis di posisi 2 besar, yang 9 di antaranya merupakan kemenangan. Satu-satunya hasil buruk hanyalah gagal finis di Austin, usai terjatuh saat memimpin balapan dengan keunggulan 3,5 detik.
"Saya rasa ini musim terbaik Marc. Pada 2014, ia memang meraih banyak kemenangan, tapi tahun ini level performanya sungguh sulit dipercaya. Di Thailand, ia juga memenangkan balapan yang seru sampai lap terakhir," ujar Petrucci via MotoGP.com.
Soal Gelar, Marquez Sulit Dikalahkan

Petrucci meyakini bahwa Marquez bisa dikalahkan dalam balapan, namun soal gelar dunia, ceritanya lain lagi. Musim ini, Marquez kalah di tangan 4 rider, 3 di antaranya membekuknya di lap terakhir, termasuk Petrucci di Mugello, Italia, Juni lalu.
"Sulit mengatakan apa ia bisa dikalahkan. Jelas beberapa rider, termasuk saya, mengalahkannya dalam balapan, tapi soal gelar dunia, saya rasa sangat sulit mengalahkannya," kisah Petrucci, yang saat ini duduk di peringkat kelima pada klasemen pebalap.
Statistiknya Sulit Dipercaya
Tandem Petrucci, Andrea Dovizioso, juga harus rela kalah dari Marquez dalam tiga musim beruntun. Rider Italia berusia 33 tahun ini mengakui bahwa trek rekor Marquez sangat menakutkan.
"Kita bisa bicara dan menganalisa segalanya, tapi jika Anda lihat statistiknya, sungguh sulit dipercaya. Kami hanya bisa mengucapkan selamat untuknya dan timnya," tutup Dovizioso.
Petrucci, Dovizioso, dan Marquez akan kembali bertemu di MotoGP Jepang yang digelar di Sirkuit Twin Ring Motegi pada 18-20 Oktober mendatang.
Sumber: MotoGP
Baca Juga:
- Valentino Rossi Bakal Turun di Ajang Gulf 12 Hours 2019
- Maverick Vinales Getol Pelajari Fabio Quartarari demi MotoGP Jepang
- Marquez: Tiap Tahun Ada Rival Baru, Musim Depan Quartararo
- 'Temui Jalan Buntu, Valentino Rossi Rombak Tim demi Cari Motivasi'
- 'Valentino Rossi Takkan Juara Lagi, Menangi Balapan Saja Sulit'
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Lorenzo: Jadi Tandem Rossi-Marquez? Saya Fokus ke Diri Sendiri
Otomotif 10 Oktober 2019, 16:20
-
'Dovizioso-Rins Bikin Marquez Belajar Kalahkan Quartararo'
Otomotif 10 Oktober 2019, 12:25
-
Stefan Bradl Sebut Hasil Jorge Lorenzo Mengkhawatirkan
Otomotif 10 Oktober 2019, 11:53
-
Petrucci: Marquez Bisa Dikalahkan, Tapi Soal Gelar Sih Beda
Otomotif 10 Oktober 2019, 11:00
-
Marquez: Tiap Tahun Ada Rival Baru, Musim Depan Quartararo
Otomotif 10 Oktober 2019, 09:30
LATEST UPDATE
-
Rapor Pemain Juventus saat Kalah dari Genoa: Kesalahan Pierre Kalulu Berujung Petaka
Liga Italia 29 Oktober 2026, 09:18
-
Man of the Match Liverpool vs Chelsea: Morgan Rogers
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 07:38
-
Man of the Match Genoa vs Juventus: Tommaso Baldanzi
Liga Italia 29 Oktober 2026, 07:25
-
Man of the Match Bologna vs Milan: Samuel Mbangula
Liga Spanyol 29 Oktober 2026, 07:06
-
Hasil Drawing Perempat Final Carabao Cup: Ini Lawan Liverpool dan Manchester City
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 06:11
-
Man of the Match Venezia vs Inter: Marcus Thuram
Liga Italia 29 Oktober 2026, 05:52
-
Hasil Liverpool vs Chelsea: The Reds Singkirkan The Blues Lewat Adu Penalti
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 05:26
-
Hasil Venezia vs Inter: Dua Gol Bunuh Diri Bawa Nerazzurri ke Puncak Serie A
Liga Italia 29 Oktober 2026, 04:03
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
























KOMENTAR