Bola.net - - Andrea Dovizioso mengaku menyadari bahwa dirinya kerap diremehkan di paddock MotoGP karena karakternya yang tak mencolok dan tak pernah mengalami konflik-konflik tertentu dalam karirnya. Kini, dengan perjuangannya merebut gelar dunia, Dovizioso pun menjadi salah satu rider paling dihormati.
Dengan pembawaannya yang kalem dan tenang, Dovizioso memang tergolong tak pernah punya musuh. Ia justru dikenal berkawan baik dengan beberapa rivalnya di MotoGP. Suksesnya ia mendesak Marc Marquez sampai ke seri penutup pun membuat Dovizioso mendapat respek lebih tinggi, bahkan dari orang-orang yang pernah meremehkannya.
"Kini orang memandang saya dengan cara berbeda. Saya punya pendukung baru, dimulai dari para rival yang mengirim pesan dukungan semalam sebelum balapan, sampai orang-orang di paddock yang meremehkan saya hanya karena saya rider yang 'normal'. Saya sangat senang melihat orang begitu tulus ikut bahagia melihat kesuksesan saya," ujarnya kepada Cycle World.
Marquez yang sukses merebut gelar pun meyakini bahwa rider Ducati Corse ini layak berbagi gelar darinya, bahkan rider 24 tahun tersebut mengaku telah belajar banyak dari Dovizioso, terutama dari mentalitasnya yang tenang setiap kali menghadapi pekan balap meski ia bukan rider tercepat atau tak punya paket motor terbaik.
"Saya senang karena saya rasa ini rasa hormat dan dukungan yang tulus dari para rival saya, diberikan tanpa permainan politik dan karena saya hanya menjadi seorang Andrea Dovizioso. Marc berhak dapat ucapan selamat dari saya. Ia menang juga karena ia belajar dari semua orang. Saya melakukan hal yang sama, dan ini membantu saya menjalani musim ini," tutupnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Dovizioso: Saya Diremehkan Hanya Karena 'Normal'
Otomotif 21 November 2017, 16:00
-
Dovizioso, Bukti Tak Perlu Arogan untuk Sukses di MotoGP
Otomotif 21 November 2017, 14:00
-
Dovizioso: Ogah Putus Asa, 2017 Bukan Peluang Terakhir
Otomotif 21 November 2017, 12:00
-
'Marquez Juara, Dovizioso Layak Dapat Apresiasi Lebih'
Otomotif 17 November 2017, 12:00
-
Dovizioso Sebut Regulasi Aerodinamika 'Omong Kosong'
Otomotif 17 November 2017, 08:55
LATEST UPDATE
-
Ketika Pep Guardiola 'Marah' Kepada Bernardo Silva, Ada Apa?
Liga Inggris 11 April 2026, 02:45
-
Mikel Arteta Tunda Pembahasan Kontrak, Fokus Bawa Arsenal Raih Gelar
Liga Inggris 11 April 2026, 00:08
-
Didier Deschamps Masuk Radar Real Madrid, Kandidat Pelatih Musim Depan
Liga Spanyol 10 April 2026, 23:38
-
Prediksi BRI Super League: Persijap vs Bhayangkara FC 11 April 2026
Bola Indonesia 10 April 2026, 23:07
-
Prediksi BRI Super League: Persija vs Persebaya 11 April 2026
Bola Indonesia 10 April 2026, 23:00
-
Tempat Menonton Real Madrid vs Girona: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Spanyol 10 April 2026, 22:38
-
Performa Jules Kounde Menurun, Barcelona Mulai Khawatir
Liga Spanyol 10 April 2026, 22:09
-
Prediksi BRI Super League: Madura United vs Persik 11 April 2026
Bola Indonesia 10 April 2026, 21:54
-
Arsenal Dapat Kabar Baik, Eze Siap Tampil Siap Tampil Lawan Bournemouth
Liga Inggris 10 April 2026, 21:53
-
Prediksi BRI Super League: Borneo FC vs PSBS 11 April 2026
Bola Indonesia 10 April 2026, 21:43
-
Hansi Flick Akui Barcelona Prioritaskan Liga Champions Ketimbang La Liga
Liga Spanyol 10 April 2026, 21:35
LATEST EDITORIAL
-
5 Pelatih Sepak Bola Terkaya 2026, Pep Guardiola Hanya Posisi Ketiga
Editorial 10 April 2026, 17:51
-
Bangun Era Baru, 5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Masa Depan Liverpool
Editorial 10 April 2026, 17:32
-
5 Kandidat Pelatih Baru Real Madrid Jika Alvaro Arbeloa Pergi
Editorial 9 April 2026, 17:45


























KOMENTAR