Sementara itu, pebalap Yamaha Factory Racing, Jorge Lorenzo ternyata juga belum mampu meraih impian di sirkuit kandangnya tersebut.
Berikut ini adalah enam fakta menarik yang berkaitan dengan MotoGP Aragon akhir pekan lalu. (mgp/kny)
Dani Pedrosa Koleksi 257 Poin

Kemenangan di MotoGP Aragon, membuat Dani Pedrosa membukukan 257 poin sejauh musim 2012 berjalan. Jumlah ini merupakan raihan tertinggi pebalap Repsol Honda tersebut sejak bergabung di MotoGP pada tahun 2006.
Raihan total poin tertinggi Pedrosa sebelumnya adalah 249 poin, yang ia koleksi pada tahun 2008 silam.
Kini ia tertinggal 33 poin dari pebalap Yamaha Factory Racing, Jorge Lorenzo. Dengan empat seri tersisa musim ini, Pedrosa masih memiliki peluang untuk menambah poin lebih banyak lagi.
GP Spanyol Ke-99

Spanyol merupakan negara yang paling banyak menggelar balapan dalam sejarah Grand Prix. MotoGP Aragon merupakan GP ke-99 bagi Negeri Matador ini.
Sirkuit Spanyol yang pernah digunakan dalam sejarah GP di antaranya adalah Jerez, Catalunya, Jarama, Montjuic, Aragon dan Ricardo Tormo di Valencia.
Tahun depan Spanyol juga dipastikan menjadi negara yang paling banyak menggelar seri MotoGP. Terhitung empat seri akan digelar di Jerez, Catalunya, Aragon dan Valencia.
Kado Ulang Tahun Pedrosa

Kemenangan Dani Pedrosa di MotoGP Aragon mungkin merupakan salah satu kado terindah yang diterima pebalap asal Spanyol tersebut.
Sehari sebelum sesi balap dimulai, yakni pada tanggal 29 September 2012, Pedrosa berulang tahun yang ke-27.
John Kocinski

Pada hari kualifikasi MotoGP Aragon (29/9), tepat 21 tahun yang lalu GP Malaysia pertama kali digelar di Sirkuit Shah Alam (1991). Saat itu MotoGP masih bernama GP500.
Pemenang dari gelaran tersebut adalah John Kocinski. Kemenangan tersebut juga merupakan kemenangan pertamanya di kelas balap tertinggi.
Jorge Lorenzo

Sirkuit Motorland Aragon merupakan salah satu dari dua sirkuit di mana Jorge Lorenzo belum pernah meraih kemenangan di semua kelas balap yang pernah ia geluti (GP125, GP250 dan MotoGP). Sirkuit yang kedua adalah Sirkuit Sachsenring, Jerman.
Sejak Aragon dimasukkan ke dalam kalender balap MotoGP pada tahun 2010, Casey Stoner selalu menjadi pemenangnya. Namun pada seri Aragon tahun ini, Dani Pedrosa berhasil keluar sebagai pemenang.
Valentino Rossi

Sirkuit Motorland Aragon merupakan salah satu dari dua sirkuit di mana Valentino Rossi belum pernah mencicipi podium di kelas MotoGP. Sirkuit yang kedua adalah Sirkuit Silverstone, Inggris.
Sejak Aragon dimasukkan ke dalam kalender balap MotoGP pada tahun 2010, Rossi finis di posisi keenam bersama Yamaha (2010) dan finis di posisi ke-10 bersama Ducati (2011). Tahun ini, masih bersama Ducati, ia finis di posisi kedelapan.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Enam Fakta Menarik Tentang MotoGP Aragon
Otomotif 2 Oktober 2012, 08:00
-
Rossi Anggap Aragon Sirkuit Tersulit Bagi Ducati
Otomotif 1 Oktober 2012, 18:00
-
Start Dari Barisan Ketiga, Rossi Tetap Optimis
Otomotif 30 September 2012, 15:40
-
Rossi Ingin Tingkatkan Hasil Finis di MotoGP Aragon
Otomotif 29 September 2012, 13:00
-
Enam Negara Peraih Kemenangan Terbanyak di MotoGP
Otomotif 28 September 2012, 13:00
LATEST UPDATE
-
Ditekuk Inggris, Ayah Erling Haaland Klaim Norwegia Dicurangi Wasit
Piala Dunia 12 Juli 2026, 21:55
-
Argentina di Jalur Juara Dunia: Kekuatan, Celah, dan Peluang Meraih Gelar
Piala Dunia 12 Juli 2026, 20:41
-
Kartu Merah Breel Embolo Saat Lawan Argentina, VAR Dinilai Melewati Batas
Piala Dunia 12 Juli 2026, 20:04
-
Alasan Sebenarnya Declan Rice Diganti Saat Jeda
Piala Dunia 12 Juli 2026, 19:26
-
Erling Haaland dan Piala Dunia yang Mengubah Dirinya
Piala Dunia 12 Juli 2026, 16:26
-
Atletico Bukakan Jalan Bagi Manchester United untuk Rekrut Joao Gomes
Liga Inggris 12 Juli 2026, 16:00
-
Manchester United Segera Ajukan Tawaran Perdana untuk Manu Kone
Piala Dunia 12 Juli 2026, 15:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55


























KOMENTAR