
Bola.net - Fabio di Giannantonio dikabarkan lebih memilih bertahan di Pertamina Enduro VR46 Racing Team di MotoGP 2025 meski Fabio Quartararo secara publik mengajaknya bergabung dengan Yamaha. Giannantonio memang merupakan salah satu nama yang saat ini sedang ditunggu-tunggu keputusannya.
Sebelum menjalani MotoGP Jerman di Sachsenring akhir pekan lalu, Giannantonio terang-terangan menyatakan bahwa dirinya memiliki tiga opsi. Dua di antaranya adalah bertahan di VR46, atau bergabung dengan proyek Pramac-Yamaha. Namun, ia menolak mengungkapkan opsinya yang ketiga.
Musim ini, Giannantonio adalah pengendara Ducati Desmosedici GP23 terbaik kedua setelah Marc Marquez. Ia konsisten bertarung di tujuh besar meski dapat motor lama, dan saat ini duduk di peringkat 8 klasemen pembalap2, mengungguli rider GP23 lainnya, Alex Marquez dan Marco Bezzecchi.
Ingin Jadi Pusat Proyek Pabrikan MotoGP

Sejak mengumumkan kepindahan dari Ducati ke Yamaha, Pramac Racing sendiri menyebut Giannantonio sebagai salah satu rider yang mereka incar. Namun, pindah ke kubu Yamaha bisa menjadi taruhan besar bagi 'Diggia', mengingat YZR-M1 sedang terpuruk. Di lain sisi, Ducati sejauh ini masih menyediakan motor superior.
"Saya masih mencari solusi terbaik untuk karier saya. Namun, yang saya cari adalah proyek di mana saya bisa menjadi pusatnya. Jadi, keputusan saya akan sangat dipengaruhi oleh ini," ungkap Giannantonio dalam jumpa pers di Sachsenring pada Kamis (4/7/2024) lalu.
Pada Minggu (7/7/2024), Autosport pun melaporkan bahwa Giannantonio memilih bertahan di VR46. Namun, ada perbedaan dalam kontraknya. Jika sebelum-sebelumnya ia sekadar terikat kontrak dengan tim satelit yang menaunginya, kini Giannantonio akan terikat kontrak langsung dengan Ducati Corse.
Berpotensi Dapat Desmosedici GP25

Kontrak Giannantonio dan Ducati dikabarkan berdurasi dua musim. "Fabio di Giannantonio akan terus balapan untuk VR46 sampai musim MotoGP 2026 usai menyetujui kesepakatan dengan Ducati," tulis Autosport.
Kontrak langsung dari Ducati Corse akan berarti gaji Giannantonio akan dibayar oleh Ducati alih-alih dibayar oleh VR46. Selain itu, kontrak ini juga berarti Giannantonio akan mendapatkan motor spek pabrikan terbaru musim depan, yakni Desmosedici GP25.
Usai ditinggalkan Pramac ke Yamaha, Ducati Corse diketahui bertekad mengurangi suplai motor spek terbaru dari empat menjadi tiga saja. Dua motor dialokasikan ke Ducati Lenovo Team, dan yang satu akan disuplai ke VR46. Sisa rider mereka akan mengendarai motor lama, alias Desmosedici GP24.
Sumber: Autosport
Baca Juga:
- Ducati Sadar Marc Marquez Picu 'Perpecahan' di Italia Gara-Gara 'Masa Lalu' dan Gaya Agresifnya
- Pecco Bagnaia Prediksi Duel 'Terhebat' Andai Jorge Martin Tak Jatuh di MotoGP Jerman
- Jorge Martin Soal Blunder Krusial di MotoGP Jerman: Dunia Belum Kiamat!
- 'Puasa' 945 Hari, Lewis Hamilton Sempat Takut Tak Pernah Menang Lagi di Formula 1
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Semifinal Piala AFF Futsal 2026: Timnas Futsal Indonesia Jumpa Vietnam
Tim Nasional 8 April 2026, 23:42
-
Tempat Menonton PSG vs Liverpool: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Champions 8 April 2026, 22:02
-
PSBS Biak dan Ancaman Degradasi yang Makin Nyata
Bola Indonesia 8 April 2026, 20:29
LATEST EDITORIAL
-
9 Nama Besar yang Pernah Berseragam Real Madrid dan Bayern Munchen
Editorial 7 April 2026, 15:34
-
9 Calon Pengganti Enzo Fernandez Jika Chelsea Melepas Sang Gelandang
Editorial 6 April 2026, 21:25
-
5 Klub Tujuan Bernardo Silva Setelah Tinggalkan Man City
Editorial 6 April 2026, 21:05
-
4 Kandidat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 3 April 2026, 14:32




















KOMENTAR