
Bola.net - Pembalap Prima Pramac Racing, Franco Morbidelli, sangat senang bisa kembali ke papan atas dalam MotoGP Jerman di Sachsenring pada Minggu (7/7/2024). Melihat dirinya kembali meramaikan perebutan podium, ia pun berharap bisa bertahan di Ducati lewat tim Valentino Rossi, Pertamina Enduro VR46 Racing Team.
Usai musim-musim yang kelam bersama Monster Energy Yamaha, Morbidelli pindah ke Ducati lewat Pramac musim ini. Namun, proses adaptasinya dengan Desmosedici GP24 sempat terhambat. Pasalnya, ia harus absen dari seluruh tes pramusim akibat cedera kepala usai terjatuh dalam tes MotoGP-WorldSBK Portugal pada akhir Januari lalu.
Namun, secara perlahan, juara dunia Moto2 2017 dan runner up MotoGP 2020 ini terus menunjukkan perkembangan performa. Puncaknya di Sachsenring, ketika ia sempat ikut memperebutkan kemenangan bersama Jorge Martin dan Pecco Bagnaia. Sayangnya, ia harus legawa finis kelima akibat kekurangan grip pada paruh kedua balapan.
Sisi Diri yang Sudah Lama Tak Terlihat

"Rasanya senang ikut memperebutkan podium. Rasanya menyenangkan bisa melaju di depan dan menyerang, tak sekadar dalam posisi bertahan, seperti yang terjadi selama beberapa tahun terakhir. Inilah gaya saya. Ini adalah versi diri saya yang sudah lama tak terlihat, dan saya senang sudah kembali," ujar Morbidelli via GPOne.
"Saya merasa bisa naik podium sejak Barcelona. Saya belum mencapainya, tetapi saya terus bekerja dan terus percaya. Dalam balapan kali ini, saya lebih dekat dibanding sebelum-sebelumnya. Pada suatu titik, saya bahkan sempat terpikir bisa menang. Ini akhir pekan yang positif," lanjut anak didik Rossi di VR46 Riders Academy ini.
Performa yang mentereng ini pun membuat asa Morbidelli untuk bertahan di MotoGP, terutama di Ducati, kian melambung. Pasalnya, ia menolak untuk ikut Pramac pindah ke Yamaha musim depan. Ia pun berharap bisa membela VR46, yang merupakan tim balap milik Rossi.
Berutang Banyak pada VR46 dan Valentino Rossi

"Jelas, saya mau . Akan jadi kisah hebat jika saya balapan untuk Valentino. Praktisnya, saya berutang segalanya pada grup VR46, tak hanya pada Vale. Mereka adalah yang menjadikan saya orang dan rider seperti saya sekarang, dan balapan untuk mereka akan jadi penutup siklus," tutur 'Morbido'.
"Untuk bangkit dan menang tahun ini bersama Pramac bakal terasa hebat, dan melakukannya dengan VR46 bakal terasa... saya bahkan tak mau memikirkannya dulu. Yang jelas, saya sangat nyaman dengan GP24, tetapi kami masih harus bekerja keras," pungkas pembalap Italia berdarah Brasil ini.
Jika benar-benar membela VR46 musim depan, maka Morbidelli berpotensi bertandem dengan Fabio di Giannantonio. 'Diggia' dikabarkan mendapatkan kontrak dua musim dari Ducati Corse untuk dipertahankan di VR46, dan akan mendapatkan motor spek pabrikan terbaru, Desmosedici GP25.
Sumber: GPOne
Baca Juga:
- Pembalap Ducati dengan Kemenangan Terbanyak di MotoGP: Pecco Bagnaia Kini Lampaui Casey Stoner
- Fabio di Giannantonio Dekati Kans Bertahan di VR46, Dapat Motor Pabrikan dari Ducati
- Ducati Sadar Marc Marquez Picu 'Perpecahan' di Italia Gara-Gara 'Masa Lalu' dan Gaya Agresifnya
- Pecco Bagnaia Prediksi Duel 'Terhebat' Andai Jorge Martin Tak Jatuh di MotoGP Jerman
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Prediksi Bologna vs Brann 27 Februari 2026
Liga Eropa UEFA 25 Februari 2026, 13:03
-
Prediksi Nottm Forest vs Fenerbahce 27 Februari 2026
Liga Eropa UEFA 25 Februari 2026, 13:02
-
Prediksi Celta Vigo vs PAOK 27 Februari 2026
Liga Eropa UEFA 25 Februari 2026, 13:01
-
Prediksi BRI Super League: Borneo FC vs Arema 26 Februari 2026
Bola Indonesia 25 Februari 2026, 12:46
-
Prediksi BRI Super League: Persita vs Dewa United 26 Februari 2026
Bola Indonesia 25 Februari 2026, 12:09
-
Prediksi BRI Super League: Persib vs Madura United 26 Februari 2026
Bola Indonesia 25 Februari 2026, 12:03
-
Bodo/Glimt Singkirkan Inter Milan, Salah Satu Kejutan Terbesar Liga Champions
Liga Champions 25 Februari 2026, 11:43
-
Bodo/Glimt Cetak Rekor, Inter Milan Alami Eliminasi Bersejarah
Liga Champions 25 Februari 2026, 11:28
-
Strategi Transfer Real Madrid: Antara Kesuksesan Besar dan Risiko Kegagalan
Liga Champions 25 Februari 2026, 11:24
-
Juventus Hadapi Misi Sulit Lawan Galatasaray, Spalletti Minta Doa Restu Juventini!
Liga Champions 25 Februari 2026, 10:58
-
Main di Kandang, Juventus Pede Bisa Comeback Lawan Galatasaray
Liga Champions 25 Februari 2026, 10:29
-
Real Madrid vs Benfica, Sebuah Partai 'Final' untuk Los Blancos
Liga Champions 25 Februari 2026, 10:13
-
Menang 1-0 di Kandang Benfica, Real Madrid Belum Aman ke 16 Besar Liga Champions!
Liga Champions 25 Februari 2026, 10:02
-
Kylian Mbappe Bakal Absen Lawan Benfica, Ada Apa Gerangan?
Liga Champions 25 Februari 2026, 09:48
LATEST EDITORIAL
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35

























KOMENTAR