
Bola.net - Pembalap Monster Energy Yamaha, Fabio Quartararo, mengakui adanya ketegangan dengan Yamaha, yang ia sebut bakal memengaruhi masa depannya dengan pabrikan Jepang tersebut di MotoGP. Menurut 'El Diablo' perpanjangan kontraknya tidak akan tergantung pada keinginan Yamaha menurunkan mesin V4 pada 2026.
Belakangan, Yamaha memang blak-blakan mengakui sedang mengembangkan mesin V4. Selama ini, mereka selalu memakai mesin berkonsep inline 4, yang membantu mereka meraih delapan gelar dunia bersama Valentino Rossi, Jorge Lorenzo, dan Quartararo. Mesin V4 Yamaha pun terus diuji oleh dua test rider-nya, Andrea Dovizioso dan Augusto Fernandez.
Alex Rins melihat performa V4 Yamaha di Brno, Ceko, dua pekan lalu, dan melaporkan mesin itu masih dua detik lebih lamban dari mesin inline 4 yang sekarang. Namun, Managing Director Yamaha Motor Racing, Paolo Pavesio, mengonfirmasi pihaknya punya target yang jelas menurunkan V4 pada 2026, sebagai persiapan menyambut 2027, di mana MotoGP berganti kapasitas mesin dari 1000cc ke 850cc.
Sebut Paolo Pavesio Tak Paham Sisi Teknis MotoGP

“Kami perlu mengumpulkan informasi baru dan mempelajari konfigurasi mesin baru, dengan fokus ke 2027, tapi juga kemungkinan dimulai sejak 2026... Kami mengembangkan motor 2026 dan juga secara paralel mengerjakan motor 2027. Ini kompleks, menantang, tapi memang perlu jika kami ingin kembali ke posisi yang kami inginkan," tutur Pavesio kepada Motorsport.com, Sabtu (12/7/2025).
Quartararo pun dijadwalkan menjajal mesin V4 dalam tes tengah musim pada September nanti, tetapi juara dunia MotoGP 2021 ini tak bisa menyembunyikan rasa frustrasinya kepada Yamaha. Terutama setelah ia terus-terusan gagal naik podium meski sudah empat kali meraih pole, yang membuktikan performa YZR-M1 cukup meragukan.
Ia pun tak ragu mengkritik Pavesio. "Saya tak tahu apa yang dia pikirkan. Saya rasa dia tak terlalu paham sisi teknis. Namun, kenyataannya, mereka tahu betul apa yang perlu dilakukan untuk mempertahankan saya. Jujur, saya tak peduli apakah itu V4 atau bukan. Saya hanya ingin motor yang kompetitif untuk musim depan," ujarnya.
Sebut Yamaha Tak Punya Kemajuan Berarti
Kontrak Quartararo akan habis pada akhir musim 2026 mendatang. Rider Prancis ini diketahui sempat menjalani negosiasi serius dengan Ducati dan Aprilia pada 2024, sebelum memilih bertahan di Yamaha untuk 2025 dan 2026. Meski begitu, Quartararo tak pernah ragu memberikan ultimatum kepada Yamaha jika tak segera kembali ke papan atas.
Ia pun mengakui bahwa hubungannya dengan Yamaha mulai tegang. Selain itu, ia juga tak segan menyebut usaha Yamaha memperbaiki M1 tak memiliki hasil signifkan. "Tentu saja, situasinya mulai sedikit tegang, karena kami selalu mengharapkan lebih banyak hal, lebih banyak peningkatan," curhat rider berusia 26 tahun ini.
"Kami bisa lihat sendiri bahwa kami sebenarnya tidak punya peningkatan yang berarti. Soal V4, kami memang mendapat umpan balik yang cukup baik, tetapi catatan waktunya masih sangat lambat. Pada akhirnya, bagi saya yang paling penting adalah catatan waktu. Perasaan terhadap motor bisa saja bagus, tetapi…" pungkasnya.
Sumber: Motorsportcom
Baca Juga:
- Aksi Heroik Alex Marquez dan Luca Marini, Rasa Sakit Berbuah Hasil Apik di MotoGP Jerman 2025
- Maverick Vinales Resmi Absen dari MotoGP Ceko Usai Jalani Operasi Bahu
- Davide Tardozzi Ingin Marc Marquez Bela Ducati Sampai Pensiun di MotoGP
- Fabio di Giannantonio dan Marco Bezzecchi Patah Hati di MotoGP Jerman, Tapi Tetap Happy Karena Kompetitif
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Maverick Vinales Resmi Absen dari MotoGP Ceko Usai Jalani Operasi Bahu
Otomotif 15 Juli 2025, 11:05
-
Davide Tardozzi Ingin Marc Marquez Bela Ducati Sampai Pensiun di MotoGP
Otomotif 15 Juli 2025, 10:21
LATEST UPDATE
-
Arsenal vs Bournemouth: Apa Kabar Bukayo Saka, Eze, dan Mikel Merino?
Liga Inggris 11 April 2026, 04:33
-
Mikel Arteta Minta Fans Arsenal 'Bawa Bekal' ke Emirates Stadium, Ada Apa?
Liga Inggris 11 April 2026, 04:31
-
Ketika Pep Guardiola 'Marah' Kepada Bernardo Silva, Ada Apa?
Liga Inggris 11 April 2026, 02:45
-
Mikel Arteta Tunda Pembahasan Kontrak, Fokus Bawa Arsenal Raih Gelar
Liga Inggris 11 April 2026, 00:08
-
Didier Deschamps Masuk Radar Real Madrid, Kandidat Pelatih Musim Depan
Liga Spanyol 10 April 2026, 23:38
-
Prediksi BRI Super League: Persijap vs Bhayangkara FC 11 April 2026
Bola Indonesia 10 April 2026, 23:07
-
Prediksi BRI Super League: Persija vs Persebaya 11 April 2026
Bola Indonesia 10 April 2026, 23:00
-
Tempat Menonton Real Madrid vs Girona: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Spanyol 10 April 2026, 22:38
-
Performa Jules Kounde Menurun, Barcelona Mulai Khawatir
Liga Spanyol 10 April 2026, 22:09
-
Prediksi BRI Super League: Madura United vs Persik 11 April 2026
Bola Indonesia 10 April 2026, 21:54
-
Arsenal Dapat Kabar Baik, Eze Siap Tampil Siap Tampil Lawan Bournemouth
Liga Inggris 10 April 2026, 21:53
LATEST EDITORIAL
-
5 Pelatih Sepak Bola Terkaya 2026, Pep Guardiola Hanya Posisi Ketiga
Editorial 10 April 2026, 17:51
-
Bangun Era Baru, 5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Masa Depan Liverpool
Editorial 10 April 2026, 17:32
-
5 Kandidat Pelatih Baru Real Madrid Jika Alvaro Arbeloa Pergi
Editorial 9 April 2026, 17:45
























KOMENTAR