Bola.net - - Marc Marquez boleh jadi sukses mempersembahkan lima gelar dunia MotoGP untuk Repsol Honda selama enam tahun terakhir, namun sang manajer tim, Alberto Puig meyakini pihaknya belum mampu memberikan paket teknis optimal untuk rider berusia 25 tahun tersebut.
Marquez sukses mengunci gelar tersebut di Sirkuit Twin Ring Motegi, Jepang akhir pekan lalu. Gelar ini sekaligus menjadi gelar dunianya yang ketujuh selama turun di ajang Grand Prix. Tujuh gelar ini terdiri dari gelar GP125 2010, Moto2 2012, serta MotoGP 2013, 2014, 2016, 2017 dan 2018.
Rider Spanyol ini dipastikan sukses mengunci gelar 2018 usai memenangi balapan di Motegi, sementara pesaing terdekatnya, Andrea Dovizioso dari Ducati Corse, terjatuh di Lap 23 dan hanya mampu finis di posisi 18.
Tetap Terima Saran

Puig yang baru menjabat sebagai Manajer Tim Repsol Honda awal tahun ini sebagai pengganti Livio Suppo, memberikan pujian kepada Marquez, yang ia yakini memiliki talenta dan mentalitas yang sangat hebat, mengingat ia satu-satunya rider Honda yang mampu menjinakkan RC213V.
"Saya sudah tahu ia seorang juara, seseorang yang sangat cepat dan punya kemampuan besar untuk beradaptasi pada situasi apa pun, di atas motor apa pun. Ia adalah orang yang selalu memperhatikan, mendengarkan dan menerima nasihat meski ia adalah seorang juara. Menurut saya orang seperti dia cukup jarang ditemukan," ungkap Puig kepada Motorsport.com.
Motor Tak Setara Talenta Marquez
Di sisi lain, Puig yakin, fakta bahwa tak ada rider Honda lain yang benar-benar mampu menyaingi performa Marquez mengartikan bahwa motor RC213V bukanlah paket teknis yang mumpuni. Menurutnya, Marquez lah yang membuat perbedaan terbesar hingga Honda bisa kembali merasakan gelar dunia.
"Ia selalu mengalami evolusi yang konstan. Ia beradaptasi dengan sangat baik, terutama pada motor yang ia miliki. Banyak orang meremehkan hal ini, tapi fakta bahwa seorang rider menang, bukan berarti motornya bagus. Kadang Anda harus menambahkan sesuatu pada kekurangan motor, dan Marc punya kemampuan untuk itu, sedangkan rider lain tak tahu caranya," ujar Puig.
"Ia sama sekali tak pernah mengeluh, dan kami kerap mengalami masa-masa ini, di mana sejujurnya Honda belum berada di level juara seperti yang Marc layak dapatkan. Tapi ia telah mengatasi masa-masa ini tanpa mengeluh dan kami sangat menghargainya," pungkas eks mentor dan manajer Dani Pedrosa ini.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Dovizioso: Marquez Menakutkan, Tapi Bisa Dikalahkan
Otomotif 23 Oktober 2018, 13:25
-
'Honda Bukan yang Terbaik, Marquez Tak Pernah Mengeluh'
Otomotif 23 Oktober 2018, 11:40
-
Marc Marquez 'Speechless' Bisa Samai Rekor Mick Doohan
Otomotif 23 Oktober 2018, 10:50
-
'Kekompakan Tim Bantu Marquez Rebut Lima Gelar MotoGP'
Otomotif 23 Oktober 2018, 09:50
-
Tujuh Gelar Dunia di Tangan, Marc Marquez Gores Sejarah Baru
Otomotif 22 Oktober 2018, 12:45
LATEST UPDATE
-
Perang Dingin Real Madrid dengan Wasit La Liga Terus Berlanjut
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 22:28
-
Newcastle Siap Beri Diskon Jika MU Mau Pekerjakan Eddie Howe
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 22:19
-
Saingi MU, Chelsea Juga Kejar Bek TImnas Inggris Ini
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 21:55
-
Hasil Sempurna Persib di Asia: 5 Laga, 5 Kemenangan, dan Hanya Kebobolan 1 Kali!
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 21:44
-
Dibuang Liverpool, Real Madrid Siap Tampung Alexis Mac Allister
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 21:21
-
Usai Christian Pulisic, AC Milan Bakal Berikan Kontrak Baru untuk Adrien Rabiot
Liga Italia 28 Oktober 2026, 21:08
-
Hasil Persib vs Melbourne Victory: Maung Bandung Masih Sempurna di Asia
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 21:07
-
Tantang Chelsea, MU Siap Diperkuat Sang Jendral Lini Tengah Mereka
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 20:21
-
Bruno Fernandes Baikan dengan Michael Carrick, Siap Starter Lawan Chelsea
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 20:14
-
Borussia Monchengladbach Ungkap Penyebab Hilangnya Kevin Diks pada 2 Laga Beruntun
Tim Nasional 28 Oktober 2026, 19:42
-
3 Hal yang Bisa Ditawarkan Taisei Marukawa untuk Timnas Indonesia
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 19:14
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

























KOMENTAR