Bola.net - - Ingin merasa lebih muda. Ternyata itulah salah satu alasan mengapa Jorge Lorenzo rela meninggalkan Movistar Yamaha MotoGP, tim yang sudah ia bela selama sembilan tahun, demi bergabung dengan Ducati Corse tahun ini. Hal ini disampaikan Lorenzo dalam wawancaranya dengan Codigo Unico.
Beberapa tahun belakangan, Lorenzo memang diketahui kerap menyatakan ingin mengakhiri karirnya suatu saat nanti bersama Yamaha, dan tak punya niatan untuk pindah tim. Prinsip ini pun berubah ketika ia mendapat tawaran dari Ducati, dan akhirnya menandatangani kontrak berdurasi dua musim pada pertengahan tahun lalu.
Lorenzo pun mengaku ingin mencari suasana baru setelah bertahun-tahun membela pabrikan Garpu Tala, dan bertekad keluar dari 'rutinitas'. Rider Spanyol ini bahkan ingin membantu Ducati meraih gelar dunia yang sudah tak mereka rasakan sejak 2007 lewat Casey Stoner.
Jorge Lorenzo (c) Ducati
"Memang akan menyenangkan bila pensiun tanpa harus berganti tim. Tapi ketika Anda membela tim yang sama begitu lama, maka semua hal jadi terasa seperti rutinitas bila dibandingkan dengan tahun pertama, di mana segalanya masih baru," ujar lima kali juara dunia ini.
Dalam usia 29 tahun, sejatinya Lorenzo belum terlalu tua menurut ukuran seorang rider MotoGP, namun motivasi dan 'angin segar' ia butuhkan untuk terus tampil baik dan konsisten di papan atas kejuaraan balap motor terakbar tersebut.
"Bukannya saya tak profesional, karena saya selalu berdedikasi dan banyak berkorban. Tapi saya ingin mencoba merasa lebih muda, di mana dengan Yamaha hal ini bakal rumit. Hal ini pun hanya bisa terwujud bila saya berganti tim, juga dengan tim seistimewa Ducati," pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Dovizioso Nantikan Kehebatan Lorenzo di Ducati
Otomotif 10 Maret 2017, 16:00
-
Ingin Merasa Lebih Muda, Alasan Lorenzo ke Ducati
Otomotif 10 Maret 2017, 13:30
-
Jorge Lorenzo Ragu Bakal Rebut Gelar MotoGP 2016
Otomotif 10 Maret 2017, 11:30
-
Ayah Jorge Lorenzo: Dia Bakal Juara Lagi di Ducati!
Otomotif 10 Maret 2017, 10:30
-
Coba Atasi Masalah Stabilitas, Ducati Siapkan Kejutan
Otomotif 9 Maret 2017, 11:35
LATEST UPDATE
-
Jelang Juventus vs Galatasaray, Di Gregorio Dapat Ancaman Serius Dari Juventini
Liga Champions 25 Februari 2026, 14:56
-
Juventus vs Galatasaray: Tertinggal 2-5, Del Piero Ragu Bianconeri Bisa Lewati Cimbom?
Liga Champions 25 Februari 2026, 14:35
-
Tempat Menonton PSG vs Monaco: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Champions 25 Februari 2026, 14:31
-
Tempat Menonton Juventus vs Galatasaray: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Champions 25 Februari 2026, 14:21
-
Santiago Bernabeu Membara! Real Madrid vs Benfica: Duel Hidup Mati Menuju 16 Besar UCL
Liga Champions 25 Februari 2026, 14:17
-
Tempat Menonton Real Madrid vs Benfica: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Champions 25 Februari 2026, 14:12
-
Jadwal Lengkap German Open 2026 dan Link Streaming di Vidio
Bulu Tangkis 25 Februari 2026, 14:11
-
Prediksi Susunan Pemain PSG vs Monaco: Juara Bertahan Incar Tiket 16 Besar
Liga Champions 25 Februari 2026, 13:57
-
Prediksi Susunan Pemain Real Madrid vs Benfica, Los Blancos Jaga Keunggulan Tipis
Liga Champions 25 Februari 2026, 13:21
-
Prediksi Bologna vs Brann 27 Februari 2026
Liga Eropa UEFA 25 Februari 2026, 13:03
-
Prediksi Nottm Forest vs Fenerbahce 27 Februari 2026
Liga Eropa UEFA 25 Februari 2026, 13:02
-
Prediksi Celta Vigo vs PAOK 27 Februari 2026
Liga Eropa UEFA 25 Februari 2026, 13:01
LATEST EDITORIAL
-
5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemiro
Editorial 25 Februari 2026, 14:47
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00


























KOMENTAR