
Bola.net - Pebalap Repsol Honda, Jorge Lorenzo, mengaku dapat memaklumi bila Honda Racing Corporation (HRC) tak sabar dan takkan menunggu dirinya sampai benar-benar berhasil melewati masa adaptasi dengan RC213V. Hal ini ia sampaikan dalam wawancaranya dengan ABC.es seperti yang dikutip Tutto Motori.
Lorenzo bergabung dengan Honda pada akhir tahun lalu, namun masa pramusimnya tak berjalan baik karena ia dirundung berbagai cedera. Saat musim balap MotoGP 2019 dimulai, ia justru kerap mengalami berbagai masalah teknis. Tujuh seri telah berlalu, dan Por Fuera belum juga pernah finis di 10 besar.
Rider Spanyol ini pun kembali menyatakan bahwa proses adaptasi dengan Honda memang akan membutuhkan waktu yang cukup lama, apalagi motor RC213V memang telah dikembangkan sesuai arahan dan gaya balap Marc Marquez selama tujuh musim terakhir.
"Saya sepenuhnya memahami situasi ini. Tak seorang pun bisa sabar, baik si pebalap maupun tim. Honda telah diciptakan untuk Marc, yang punya tubuh lebih kecil, begitu pula kakinya, jadi ia sangat cocok dengan motor ini. Anda harus berkendara lebih agresif, dan motor ini sempurna untuknya," ujarnya.
Masa Sulit Justru Bisa Bikin Makin Kuat
Sepanjang kariernya, ini adalah kedua kali Lorenzo mengalami masa-masa sulit beradaptasi dengan motor baru. Periode serupa pernah ia alami saat beradaptasi dengan Ducati sepanjang 2017, sebelum akhirnya meraih kemenangan dan tampil konsisten di papan atas pada pertengahan 2018.
Atas alasan ini, Lorenzo menolak untuk berpikir yang tidak-tidak, dan masih optimistis ia akan bangkit dari keterpurukan. Ia yakin, masa-masa kelam ini hanya akan membuatnya makin kuat di masa depan.
"Ini adalah situasi sulit yang tak sering saya hadapi. Tapi hal-hal macam ini bisa membuat Anda mengenali diri sendiri lebih baik, dan membuat Anda paham bagaimana Anda bisa mengubah jalan pikiran. Situasi yang sulit memang biasanya membuat kepala terus-terusan berpikir negatif," ungkapnya.
Ubah Pikiran Negatif Jadi Positif
Lorenzo pun bertekad mengubah pikiran-pikiran negatif menjadi positif, dengan cara mencari solusi ketimbang mengunci diri pada masalah-masalah yang ada. Meski begitu, ia juga menyadari HRC takkan mau menunggu lama sampai ia kembali konsisten bertarung di depan seperti sediakala.
"Honda telah memilih seorang lima kali juara dunia, yang saat ini punya masalah adaptasi dengan motor. Masalahnya adalah waktu. Saya tak tahu berapa lama saya akan membutuhkannya, tapi saya juga paham tim pemenang seperti Honda takkan mau menunggu pebalap yang terus-terusan finis ke-10," tutupnya.
Saat ini, Lorenzo tengah duduk di peringkat 15 pada klasemen pebalap dengan 19 poin. Meski begitu, ia merasa optimistis bisa tampil kompetitif di MotoGP Assen, Belanda akhir pekan nanti, usai mulai merasa nyaman di atas RC213V dalam pekan balap di Catalunya, Spanyol dua pekan lalu.
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jorge Lorenzo Maklumi Honda Takkan Sabar Tunggu Adaptasinya
Otomotif 27 Juni 2019, 13:45
-
'Jorge Lorenzo Memang Kesulitan, Tapi Bakal Menang Lagi'
Otomotif 27 Juni 2019, 12:15
-
Honda: Jorge Lorenzo Mulai Sadar Harus Berhenti Coba-Coba
Otomotif 26 Juni 2019, 14:25
-
Bos Honda Kritik Lorenzo-Crutchlow: Tutup Mulut dan Balapan Saja!
Otomotif 26 Juni 2019, 13:10
-
Mulai Nyaman di Honda, Jorge Lorenzo Optimistis Jelang Assen
Otomotif 26 Juni 2019, 09:50
LATEST UPDATE
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
-
Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
Piala Dunia 30 Oktober 2026, 22:20
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Madura United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:10
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Persita 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:05
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




















KOMENTAR