
Bola.net - Tantangan untuk menaklukkan motor RC213V memang tak mudah bagi Jorge Lorenzo, namun pebalap Repsol Honda tersebut pasti akan kembali bertarung di papan atas. Inilah opini pengamat MotoGP, Juan Martinez, yang juga merupakan eks crew chief dan teknisi suspensi para rider ternama.
Martinez pernah menjadi teknisi suspensi di Repsol Honda untuk Mick Doohan, Alex Criville, dan Valentino Rossi, dan menjadi crew chief Sete Gibernau di Honda Gresini dan Nicky Hayden di Ducati Team. Kini, ia pun menjadi pengamat dan analis MotoGP untuk televisi Spanyol.
Martinez pun mengamati proses adaptasi Lorenzo dengan Honda, yang ia maklumi memang berjalan sulit. "Apa yang terjadi pada Jorge, terjadi pada kita saat menua: kita sadar perubahan lebih sulit dicerna. Kita harus pakai pengalaman untuk coba melakukan perubahan dan menghadapi tantangan baru," ujarnya via Crash.net.
Tetap Salah Satu Pebalap Terbaik
"Tantangan yang dihadapi Jorge sangatlah sulit, karena MotoGP semakin sulit, dan nyaris semua motor sangat baik, yang berarti bahwa saat Anda tak bisa mengerahkan 100%, Anda bisa 'terjun bebas'," lanjutnya.
Martinez juga memperingatkan para peserta MotoGP untuk mulai memperhatikan Lorenzo, yang mulai menunjukkan tanda-tanda kebangkitan di Catalunya, Spanyol dua pekan lalu, meski ia gagal finis akibat terjatuh di Tikungan 10 pada Lap 2.
"Tak ada orang yang bisa meragukan kehebatan Jorge. Saya rasa ia salah satu rider terbaik yang pernah balapan di MotoGP, setidaknya pada tahun-tahun yang saya amati. Di Barcelona, ia menunjukkan tanda peningkatan pada kecepatannya," ungkapnya.
Selalu Keluar dari Masa Sulit
Atas dasar ini, Martinez yakin sang lima kali juara dunia bisa kembali ke papan atas, cepat atau lambat. Pengalaman Lorenzo yang berhasil keluar dari kesulitan di Ducati tahun lalu juga ia yakini sebagai bukti bahwa Por Fuera selalu punya kemauan besar untuk memecahkan masalah yang tengah ia hadapi.
"Jorge terbukti selalu mampu keluar dari situasi sulit. Setelah jatuh di Aragon tahun lalu, ia kerap tak beruntung akibat cedera, yang membuatnya tak tenang dan memengaruhi adaptasinya. Tapi jika ia mempertahankan usahanya dan Honda memberinya perangkat yang baik, saya tak ragu kita akan segera melihat Jorge kembali memperebutkan kemenangan," tutup Martinez.
Menjelang MotoGP Belanda yang digelar di Sirkuit Assen akhir pekan ini, Lorenzo tengah duduk di peringkat 15 pada klasemen pebalap dengan koleksi 19 poin, tertinggal 121 poin dari sang tandem, Marc Marquez yang ada di puncak.
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jorge Lorenzo Maklumi Honda Takkan Sabar Tunggu Adaptasinya
Otomotif 27 Juni 2019, 13:45
-
'Jorge Lorenzo Memang Kesulitan, Tapi Bakal Menang Lagi'
Otomotif 27 Juni 2019, 12:15
-
Honda: Jorge Lorenzo Mulai Sadar Harus Berhenti Coba-Coba
Otomotif 26 Juni 2019, 14:25
-
Bos Honda Kritik Lorenzo-Crutchlow: Tutup Mulut dan Balapan Saja!
Otomotif 26 Juni 2019, 13:10
-
Mulai Nyaman di Honda, Jorge Lorenzo Optimistis Jelang Assen
Otomotif 26 Juni 2019, 09:50
LATEST UPDATE
-
Erling Haaland Raih Sepatu Emas Premier League yang Ketiga
Liga Inggris 25 Mei 2026, 01:12
-
Pecahkan Rekor Assist Premier League, Ini Kata Bruno Fernandes
Liga Inggris 25 Mei 2026, 01:08
-
MU Menang 0-3 di Kandang Brighton, Michael Carrick: Joss!
Liga Inggris 25 Mei 2026, 00:59
-
Man of the Match Crystal Palace vs Arsenal: Noni Madueke
Liga Inggris 25 Mei 2026, 00:58
-
Man of the Match Man City vs Aston Villa: Ollie Watkins
Liga Inggris 25 Mei 2026, 00:52
-
Man of the Match Brighton vs Man Utd: Bruno Fernandes
Liga Inggris 25 Mei 2026, 00:16
-
Hasil Brighton vs Man Utd: Akhir Musim Sempurna untuk Setan Merah!
Liga Inggris 24 Mei 2026, 23:58
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25
























KOMENTAR