
Bola.net - Lima kali juara dunia sekaligus eks pembalap MotoGP, Jorge Lorenzo, sangat yakin bahwa kesuksesannya di dunia balap takkan pernah lepas dari jasa sang ayah, Chicho Lorenzo, yang mendidiknya dengan cara sangat disiplin. Lewat acara 'Espejo Publico' di Antena 3, Lorenzo bahkan menyebut didikan ayahnya bagai didikan Adolf Hitler.
Lorenzo menjalani debut Grand Prix di kelas GP125 2002, usai berkompetisi di berbagai ajang nasional dan Eropa. Setelah bertahun-tahun berjuang dan bekerja keras, ia akhirnya sukses meraih lima gelar dunia, yakni dua di GP250 dan tiga di MotoGP. Ketangguhan ini diyakini Lorenzo berkat jalan tak mulus yang ia lalui ketika belia.
Menurut yang dikutip MotosanGP, Selasa (15/6/2021), Lorenzo mengaku dirinya kerap melawan rider-rider yang lebih tua hingga ia harus bekerja ekstra keras. "Saya selalu balapan dengan anak-anak yang lebih tua. Ketika berusia tujuh tahun, saya melawan anak-anak usia 12 tahun dan saya mengalahkan mereka," kisahnya.
Ayah Ajari Jadi Orang Disiplin
"Kami pergi balapan di Cartagena saat saya berusia 10 tahun, ayah saya harus menandatangani kesepakatan, dan panitia membiarkan saya balapan pada momen terakhir. Saya pun finis ketiga di antara anak-anak berusia 13-18 tahun. Dari sana, saya terus merangkak naik, masuk Grand Prix dalam usia 15 tahun," lanjut Lorenzo.
Eks rider Yamaha, Ducati, dan Honda ini pun menyatakan dirinya berkecimpung di dunia balap motor berkat Chicho, yang memang mencintai balap motor sejak lama. "Ayah saya lah yang membawa saya ke dunia balap, karena balapan adalah semangatnya. Ia merakit motor untuk saya saat saya masih berusia tiga tahun," ungkapnya.
"Ayah saya bagai sersan tentara, bisa dikatakan bagai Hitler, bagai pelatih gimnastik China atau Rusia. Ia mengajarkan saya banyak hal soal nilai-nilai olahraga yang membuat saya disiplin, tak satu pun terjadi berkat keberuntungan, melainkan berkat kerja keras," tutur pria berusia 34 tahun ini.
Lebih Bahagia Usai Pensiun
Sayangnya, Lorenzo terpaksa pensiun dalam usia 32 tahun pada akhir 2019, usai dirundung cedera punggung berkepanjangan akibat kecelakaan di Assen. Ia mengaku kini jauh lebih bahagia dalam menjalani hidup karena bisa melakukan hal-hal yang tak sempat ia lakukan saat masih balapan, namun kadang ia masih rindu rasanya menang.
"Saya kini lebih bahagia ketimbang saat masih balapan, karena saya ini perfeksionis, dan saat saya melakukan sesuatu, saya melakukannya ribuan kali. Saya berpikir sepanjang hari soal cara menjadi lebih baik. Saya menjalani latihan dua sesi per hari selama 6-7 jam," tuturnya.
"Tentu saya rindu kemenangan, karena saya selalu kompetitif, dan sejak kecil saya punya gen kompetitif. Saya lebih suka menang ketimbang mengendarai motor, motor hanya alat untuk menang," pungkas Lorenzo, yang sempat menjadi test rider Yamaha pada 2020, sebelum digantikan oleh Cal Crutchlow musim ini.
Sumber: Antena 3, MotosanGP
Video: Kebakaran Besar di Sirkuit MotoGP Argentina
Baca Juga:
- Kembalinya 'SachsenKing': Marc Marquez Ingin Lebih Garang di Jerman Meski Belum Pulih
- Sachsenring Mengecoh, Valentino Rossi Siaga Hadapi Pekan Balap yang Sulit
- Soal Kans Gantikan Valentino Rossi, Toprak Razgatlioglu: Saya Happy di WorldSBK
- Bos Petronas Yamaha SRT Sambut Baik Hadirnya Mandalika di MotoGP 2022
- Berpikir Positif dalam Situasi Negatif, 'Ilmu' Valentino Rossi yang Ditiru Franco Morbidelli
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jorge Lorenzo: Saya Sukses Berkat Didikan 'ala Hitler' dari Ayah
Otomotif 16 Juni 2021, 10:17
-
Kritik Balik Jorge Lorenzo, Joan Mir: Ngomong Doang Emang Enak
Otomotif 4 Juni 2021, 11:56
-
Stefan Bradl Sebut Ejekan Jorge Lorenzo pada Rival di Medsos 'Bodoh'
Otomotif 10 Mei 2021, 10:18
-
Jorge Lorenzo: Maverick Vinales Rider Kuat, Tapi Harus Atasi 2 Kelemahan
Otomotif 28 April 2021, 12:27
LATEST UPDATE
-
Xabi Alonso Ungkap Alasan Palestra dan Caicedo Absen Lawan Fulham
Liga Inggris 25 Agustus 2026, 11:24
-
Juventus Cemas, Kenan Yildiz Terancam Absen 2 Bulan Usai Cedera Lawan Frosinone
Liga Italia 25 Agustus 2026, 10:44
-
Newcastle Sepakat Rekrut Nico Gonzalez dari Manchester City
Liga Inggris 25 Agustus 2026, 10:04
-
Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
Liga Italia 25 Agustus 2026, 09:59
-
Jadwal Lengkap La Liga 2026/2027
Liga Spanyol 25 Agustus 2026, 09:52
-
Jadwal Lengkap Premier League 2026/2027
Liga Inggris 25 Agustus 2026, 09:47
-
Juventus Capai Kesepakatan Rekrut Kamil Grabara dari Wolfsburg
Liga Italia 25 Agustus 2026, 09:24
-
Manchester City Sepakat Datangkan Allan Elias dari Palmeiras
Liga Inggris 25 Agustus 2026, 08:44
-
5 Pelajaran Chelsea vs Fulham: Cole Palmer Bersinar dalam Debut Impian Xabi Alonso
Liga Inggris 25 Agustus 2026, 08:04
-
Workout Selesai, Nongkrong Menanti: Ini Cara Balik Fresh Tanpa Extra Time
Lain Lain 25 Agustus 2026, 08:00
LATEST EDITORIAL
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00




















KOMENTAR