Bola.net - Pembalap baru Pramac Racing, Jorge Martin, tampaknya begitu percaya diri menjelang debutnya di MotoGP 2021. Ia sadar betul bahwa perjuangan menuju papan atas takkan mudah dan takkan terwujud dalam jentikan jari. Namun, ia sangat yakin punya segala kemampuan untuk merebut gelar dunia suatu saat nanti.
Seperti diketahui, Martin yang merupakan juara dunia Moto3 2018 memang selalu tampil kompetitif di kelas balap yang lebih ringan, termasuk saat di Moto2 selama dua musim terakhir. Atas alasan ini ia digaet oleh Ducati Corse untuk menggantikan Jack Miller di Pramac Racing tahun ini.
Martin pun bertekad merebut gelar debutan terbaik MotoGP tahun ini, dan sangat ingin tampil sengit sesegera mungkin. Jika melihat kiprah rival lamanya, yakni Joan Mir yang merebut gelar dunia 2020, dan juga Pecco Bagnaia yang pernah jadi tandemnya di Moto3, Martin sangat yakin bisa tampil segarang mereka.
Pernah Jadi Rival Joan Mir di Rookies Cup
"Target saya adalah menjadi debutan terbaik musim ini, namun juga benar bahwa ada banyak rider yang sudah jadi rival saya sejak turun di kategori lain, seperti Pecco dan Joan, yang merupakan juara dunia. Jadi, saya rasa saya juga bisa bertarung di depan," ungkap Martin.
Martin mengaku takkan buru-buru berambisi merebut gelar dunia, karena ia masih berusia 23 tahun. Namun, ia yakin suatu hari nanti bisa menyabetnya. "Entah berapa lama waktu yang bakal saya butuhkan demi bertarung di papan atas, tapi saya merasa bisa jadi juara dunia MotoGP," tuturnya.
"Saya masih punya waktu 10-12 tahun, dan jika cedera tak menghalangi, saya akan bisa memperebutkan kemenangan. Saya berlatih dengan para rider top seperti Maverick (Vinales) dan lainnya, dan saya merasa bersemangat menyambut tantangan ini," lanjut Martin.
Amati Andrea Dovizioso dan Jack Miller
Bicara soal perebutan gelar debutan terbaik, Martin bisa dikatakan lebih unggul dari sisi teknis ketimbang dua debutan lainnya, Enea Bastianini dan Luca Marini, yang membela Esponsorama Racing. Ketika kedua rider ini hanya mendapatkan Desmosedici GP19, Martin akan mendapatkan GP20.
Motor GP20 yang ia pakai nantinya merupakan spek pabrikan, sama persis seperti yang dikendarai Miller dan Bagnaia di Ducati Team, serta tandemnya sendiri Johann Zarco. "Saya akan pakai motor terbaru. Motor yang saya pakai sama dengan yang dipakai para rider tim pabrikan. Para rider yang paling saya amati adalah Dovi, terutama caranya mengerem dengan Ducati," kisahnya.
"Saya juga mengamati Jack. Namun, sebelum saya mengendarai motor, saya takkan tahu bagaimana performanya. Saya benar-benar tak tahu harus berekspektasi apa. Tapi saya rasa saya harus paham betul cara mengerem, karena pengereman MotoGP sangatlah lambat dan hanya sebentar," tutup Martin.
Sumber: Diario AS
Video: Ikut Jejak Ayah, Mick Schumacher Turun di Formula 1 2021
Baca Juga:
- Tak Percaya Bakal Jadi Rival Valentino Rossi, Jorge Martin: Dia Cocok Jadi Ayah Saya!
- Kini Gabung Tim Pabrikan, Fabio Quartararo Senang Lebih Didengar Yamaha
- Bastianini Ambisius Gasak Marini-Martin demi Gelar Debutan Terbaik MotoGP 2021
- Enea Bastianini Tak Sabar Kerja Bareng Eks Crew Chief Andrea Dovizioso
- Valentino Rossi: Gelar Dunia Ke-10 Bukan Sebuah Obsesi
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rival Masa Kecil, Jorge Martin Jadikan Joan Mir 'Mangsa' Utama di MotoGP
Otomotif 9 Februari 2021, 15:20
-
Jorge Martin: Saya Pasti Bisa Jadi Juara Dunia MotoGP
Otomotif 9 Februari 2021, 13:15
-
Tak Percaya Bakal Jadi Rival Valentino Rossi, Jorge Martin: Dia Cocok Jadi Ayah Saya!
Otomotif 9 Februari 2021, 12:01
-
Jorge Martin: Sudah Juarai Moto3, Kini Saatnya Kuasai MotoGP
Otomotif 2 Februari 2021, 15:55
-
Jorge Martin: Juarai MotoGP Bakal Lebih Istimewa Kalau Bareng Ducati
Otomotif 1 Februari 2021, 13:55
LATEST UPDATE
-
Hokky Caraka Jadi Kiper Dadakan Saat Persita Tumbang di Bandung
Bola Indonesia 24 Februari 2026, 12:23
-
Kode Fabio Quartararo Pindah Tim, Alex Rins: Waktunya Yamaha Dengarkan Saya dan Jack Miller
Otomotif 24 Februari 2026, 12:02
-
Unbeaten, Ini 5 Perubahan Michael Carrick yang Langsung Bangkitkan Manchester United
Liga Inggris 24 Februari 2026, 11:48
-
Lawan Bodo/Glimt, Cristian Chivu Tegaskan Inter Harus Tetap Tenang
Liga Champions 24 Februari 2026, 11:43
-
Benjamin Sesko Jadi Supersub Mematikan Manchester United
Liga Inggris 24 Februari 2026, 11:29
-
Tanpa Lautaro, Cristian Chivu Yakin Inter Bisa Balikkan Keadaan Lawan Bodo/Glimt
Liga Italia 24 Februari 2026, 11:17
-
Toprak Razgatlioglu Ngaku Tunggu Kecelakaan Pertama di MotoGP demi Pahami Limit Performanya
Otomotif 24 Februari 2026, 10:52
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09



















KOMENTAR