Menurut Poncharal, gaya balap Marquez yang dinilai 'berlebihan' justru membuat MotoGP menarik untuk ditonton. Pria asal Prancis ini yakin Marquez sama cepatnya dengan pebalap Movistar Yamaha MotoGP, Jorge Lorenzo, hanya saja cara mereka melaju begitu berbeda, yakni jika Marquez begitu agresif, Lorenzo justru sangat smooth.
"Marc sangat menarik. Ia sama cepatnya dengan Jorge, tapi caranya mengembangkan performa sangat berbeda. Jika Anda tak punya stopwatch, Anda akan berpikir Jorge sekadar memanaskan ban! Tapi ketika melihat Marc, Anda akan berkata 'sialan!' karena di setiap tikungan ia selalu terlihat akan terjatuh," ujar Poncharal.
Marc Marquez dan Jorge Lorenzo (c) AFP
Poncharal yakin gaya balap Marquez yang dinilai para rivalnya berbahaya dan meledak-ledak ini justru menghibur banyak orang, baik para penggemar berat maupun pihak awam. Menurutnya, jika dilihat dari gaya balap, Marquez telah memberikan banyak hal untuk MotoGP.
"Gaya balap Jorge sangat 'bersih' dan begitu teknis. Tapi Anda harus menjadi ahli untuk mengapresiasi gaya balapnya. Soal Marc, siapapun yang melihatnya di TV, terutama dengan slow motion, akan berkata 'wow!' Itulah yang dinamakan pertunjukan. Soal ini, Marc merupakan duta MotoGP terbaik, karena ia bagaikan gunung berapi!" tutur Poncharal.
Poncharal pun yakin gaya balap agresif Marquez ini tak akan berubah dalam jangka waktu yang panjang. "Marc bilang ia sudah banyak belajar dari kesalahan-kesalahannya. Jujur saja, saya tidak yakin karena di balapan-balapan berikutnya bisa saja terjatuh lagi! Saya rasa pebalap tiga besar (Lorenzo, Valentino Rossi, Marquez) jelas yang terbaik, tercepat dan paling menarik untuk ditonton," tutupnya. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Andai Masih Aktif, Stoner Yakin Bisa Bekuk Marquez
Otomotif 11 Januari 2016, 16:00
-
'Lorenzo Bagai Panasi Ban, Marquez Bagai Gunung Berapi'
Otomotif 11 Januari 2016, 12:00
-
Hindari Bentrok, Fans Marc Marquez Absen di MotoGP Italia
Otomotif 11 Januari 2016, 10:00
-
Tengah Musim, Nasib Pedrosa di Repsol Honda Ditentukan
Otomotif 9 Januari 2016, 13:45
-
Jelang MotoGP 2016, Honda Belum Temukan Solusi Masalah
Otomotif 8 Januari 2016, 16:45
LATEST UPDATE
-
Rapor Pemain Juventus saat Kalah dari Genoa: Kesalahan Pierre Kalulu Berujung Petaka
Liga Italia 29 Oktober 2026, 09:18
-
Man of the Match Liverpool vs Chelsea: Morgan Rogers
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 07:38
-
Man of the Match Genoa vs Juventus: Tommaso Baldanzi
Liga Italia 29 Oktober 2026, 07:25
-
Man of the Match Bologna vs Milan: Samuel Mbangula
Liga Spanyol 29 Oktober 2026, 07:06
-
Hasil Drawing Perempat Final Carabao Cup: Ini Lawan Liverpool dan Manchester City
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 06:11
-
Man of the Match Venezia vs Inter: Marcus Thuram
Liga Italia 29 Oktober 2026, 05:52
-
Hasil Liverpool vs Chelsea: The Reds Singkirkan The Blues Lewat Adu Penalti
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 05:26
-
Hasil Venezia vs Inter: Dua Gol Bunuh Diri Bawa Nerazzurri ke Puncak Serie A
Liga Italia 29 Oktober 2026, 04:03
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

























KOMENTAR