
Bola.net - Marc Marquez bangga finis ketujuh di MotoGP Assen, Belanda, Minggu (27/6/2021). Ia memang gagal mengulang kemenangan, tapi karena Assen sangat menuntut fisik, mengalir searah jarum jam, dan punya banyak tikungan kanan, hasil ini sangat baik bagi Marquez yang masih cedera lengan dan bahu kanan.
Usai absen semusim lebih, rider Repsol Honda ini memang kembali berlaga di Portimao, dan ia selalu kesulitan di trek-trek searah jarum jam. Namun, usai balapan di Catalunya, kondisi fisiknya terus membaik. Selain itu, kemenangan di Sachsenring, meski terbantu banyak tikungan ke kiri, sangat membantu moralnya.
Sejak awal, Marquez tak muluk membidik podium di Assen, hanya mengharapkan konfirmasi kemajuan kondisi fisiknya. Alhasil, finis ketujuh di trek ini baginya adalah hasil membanggakan, apalagi ia sempat mengalami kecelakaan besar di FP2, harus start dari posisi 20, dan berduel sengit Aleix Espargaro pada lap-lap penutup.
Habiskan Banyak Energi Sejak Awal Balapan
"Akhir pekan ini tidak mudah, saya mengalami kecelakaan besar dan hari ini saya start dari barisan terbuncit. Saya harus ngotot sejak awal. Saya menghabiskan banyak energi. Tapi saya akhirnya terkesan pada performa saya sendiri sepanjang balapan," ungkap sang delapan kali juara dunia asal Spanyol ini kepada Crash.net.
"Saya bangga karena ini pertama kali saya finis dengan baik di trek searah jarum jam dengan banyak tikungan kanan. Tentu saya mengalami arm pump, tentu saya lebih kesulitan, tapi trek ini memang selalu sangat menuntut fisik. Motor kami hari ini juga punya potensi untuk podium. Jadi, ini bikin saya senang," lanjut Marquez.
Marquez juga sangat berterima kasih kepada para insinyur Honda yang cepat tanggap memperbaiki elektronik kontrol traksi (TC) RC213V usai ia tak merasa aman dalam berkendara, berujung highside mengerikan di FP2. Alhasil, ia bisa berkendara lebih nyaman dalam balapan. Ia pun angkat topi pada timnya.
Puji Performa Sasis Baru Honda
"Assen punya aspal baru, gripnya lebih tinggi, tapi TC kami tertinggal. Pada Jumat, saya cukup marah. Tapi tim bekerja sangat baik. Ini bantuan besar, reaksi mereka cepat. Motor kami jadi bekerja lebih baik dan saya merasa lebih aman. Mereka mengubah beberapa parameter. Dengan ban lama, saya bisa berkendara dengan cara yang sangat baik berkat perubahan elektronik," ungkapnya.
Selain dapat modifikasi elektronik pada TC, Marquez juga akhirnya memilih balapan dengan sasis baru di Assen. Ia pun mengaku merasakan kemajuan dan akah memakainya pada paruh kedua musim. "Di sini kami dapat item yang kurang lebih berbeda tapi bekerja dengan baik, yakni sasis baru," tutur pembalap berusia 28 tahun ini.
"Saya balapan pakai sasis itu dan ada kemajuan di beberapa bagian. Saya senang dan ini bikin para insinyur termotivasi. Jika Anda menyediakan banyak perangkat tapi tak berfungsi baik, maka lebih mudah bikin suasana hati jadi buruk. Kini tampaknya kami menemukan sesuatu dan kami akan memakainya di masa depan," tutupnya.
Sumber: Crashnet
Video: Fabio Quartararo Menangi MotoGP Belanda 2021
Baca Juga:
- Jadwal Pekan Balap Formula 1 GP Austria 2021
- Puas Meski Gagal Podium di Assen, Miguel Oliveira Puji Kinerja Dani Pedrosa
- Podium Lagi, Joan Mir Sebut Suzuki Tak Cukup Kuat Juarai MotoGP 2021
- Lengan Fabio Quartararo Kembali Bermasalah di MotoGP Assen
- Tinggalkan Yamaha, Inilah 3 Opsi Masa Depan Maverick Vinales
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
'Tanpa Kecelakaan Hebat, Marc Marquez Bisa Podium di Assen'
Otomotif 29 Juni 2021, 16:20
-
3 Tahun Dirundung 3 Cedera, Marc Marquez Sudah Kebelet Liburan
Otomotif 29 Juni 2021, 15:10
-
Marc Marquez Bangga Kompetitif di Assen Meski Dirundung Arm Pump
Otomotif 29 Juni 2021, 13:18
-
Marc Marquez Yakin Takkan Menang di Assen, Pilih Fokus Pulihkan Bahu
Otomotif 25 Juni 2021, 12:11
-
Marc Marquez: Cedera Lengan Lebih Bikin Cemas daripada Cedera Mata 2011
Otomotif 24 Juni 2021, 12:59
LATEST UPDATE
-
Marah-Marah Saat Diganti, Lamine Yamal Malah Dapat Pujian dari Hansi Flick
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 05:26
-
Liverpool Menang Sih, Tapi Memang Main Buruk Lawan Nottingham Forest
Liga Inggris 23 Februari 2026, 05:18
-
Hasil AS Roma vs Cremonese: Gawang Emil Audero Diberondong Tiga Gol
Liga Italia 23 Februari 2026, 04:59
-
Tottenham vs Arsenal 1-4: Panggung Pembuktian Pemain dan Karakter Juara Meriam London
Liga Inggris 23 Februari 2026, 04:50
-
Man of the Match AC Milan vs Parma: Mariano Troilo
Liga Italia 23 Februari 2026, 02:59
-
Man of the Match Tottenham vs Arsenal: Viktor Gyokeres
Liga Inggris 23 Februari 2026, 02:42
-
Hasil Milan vs Parma: Dipermalukan di Kandang, Rossoneri Semakin Tertinggal dari Inter
Liga Italia 23 Februari 2026, 02:27
-
Hasil Tottenham vs Arsenal: The Gunners Pesta Gol di Kandang Spurs
Liga Inggris 23 Februari 2026, 01:49
-
Hasil Atalanta vs Napoli 2-1: La Dea Bangkit, Partenopei Tersentak di Gewiss
Liga Italia 23 Februari 2026, 01:28
-
Man of the Match Barcelona vs Levante: Joao Cancelo
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 00:52
-
Hasil Barcelona vs Levante: Menang 3-0, Blaugrana Kudeta Puncak
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 00:24
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
























KOMENTAR