
Bola.net - Manajer Tim Repsol Honda, Alberto Puig, angkat topi pada Marc Marquez yang finis ketujuh dalam MotoGP Assen, Belanda, Minggu (27/6/2021). Usai menjalani pekan balap yang tak mudah, hasil ini pun dinilai Marquez dan Honda sebagai hasil yang apik. Hal ini disampaikan Puig via situs Honda Racing, Senin (28/6/2021).
Meski sukses menang di Sachsenring, Jerman, Marquez memang tak muluk membidik podium di Assen sejak pertama kali tiba di trek tersebut. Delapan kali juara dunia ini hanya mengharapkan konfirmasi dari kemajuan kondisi tubuhnya, yang saat ini masih disulitkan oleh cedera patah tulang lengan dan komplikasi bahu kanan.
Seperti prediksinya sendiri, pekan balap di Assen berjalan tak mudah. Ia sempat mengalami kecelakaan hebat di Tikungan 10 pada sesi FP2. Kualifikasinya juga kacau balau hingga ia harus start dari posisi 20, yakni hasil kualifikasi terburuknya selama turun di MotoGP sejak 2013. Ini belum ditambah layout trek yang menuntut fisik.
Andai Tak Kecelakaan di FP2

Mengingat Marquez cedera lengan dan bahu kanan, maka trek yang mengalir searah jarum jam dan punya banyak tikungan kanan seperti Assen tentu jadi tantangan tersendiri. Ia pun mengaku mengalami arm pump di tengah balapan, belum lagi harus berduel sengit dengan Aleix Espargaro. Namun, ia bangga bisa finis ketujuh.
"Sejak dulu, Assen tak pernah jadi trek yang mudah dan sangat sulit bagi semua rider Honda. Jadi kami paham pekan balap ini takkan mudah. Pada Jumat, kecelakaan Marc membuat akhir pekan ini lebih sulit. Tanpa insiden itu, saya rasa ia bisa memperebutkan podium karena ia tak kehilangan rasa percaya diri," ungkap Puig.
Usai kecelakaan di FP2, Marquez diketahui mengkritik parameter elektronik yang membuat kontrol traksi (TC) RC213V tak ideal. Marquez mengaku merasa tak aman tiap kali berkendara, dan menurutnya TC tak ideal ini membuat para rider Honda kerap mengalami kecelakaan-kecelakaan hebat. Beruntung, para teknisi langsung dapat solusi.
Puji Kerja Keras Marc Marquez Perbaiki Posisi
Puig pun memuji reaksi cepat Honda, tapi menyayangkan ternyata solusi itu tak cukup membantu para ridernya naik podium. "Honda coba bereaksi cepat dan mengatasi masalah, namun tak cukup. Tapi kita lihat 'comeback' Marc pada awal balapan. Ia start dari posisi 20 dan naik nyaris 10 posisi hanya dalam satu lap. Inilah Marc yang kita kenal," tuturnya.
"Hal ini menunjukkan kerja kerasnya dan potensi yang ia punya. Kami pun sangat menanti pertemuan dengannya lagi di Austria usai masa rehat di mana ia akan menjalani masa pemulihan lebih jauh. Kini saatnya istirahat dan mempersiapkan diri menjelang paruh kedua musim," pungkas eks pembalap GP500 ini.
Menjelang rehat musim panas selama lima pekan ke depan, Marquez saat ini duduk di peringkat 10 pada klasemen pembalap dengan 50 poin. Ia akan kembali turun lintasan di MotoGP Styria dan Austria, yang masing-masing digelar pada 8-10 dan 13-15 Agustus di Sirkuit Red Bull Ring.
Sumber: Honda Racing
Video: Fabio Quartararo Menangi MotoGP Belanda 2021
Baca Juga:
- 3 Tahun Dirundung 3 Cedera, Marc Marquez Sudah Kebelet Liburan
- Girang Finis di Assen, Garrett Gerloff Tekad Kembali ke MotoGP
- Marc Marquez Bangga Kompetitif di Assen Meski Dirundung Arm Pump
- Jadwal Pekan Balap Formula 1 GP Austria 2021
- Puas Meski Gagal Podium di Assen, Miguel Oliveira Puji Kinerja Dani Pedrosa
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
'Tanpa Kecelakaan Hebat, Marc Marquez Bisa Podium di Assen'
Otomotif 29 Juni 2021, 16:20
-
3 Tahun Dirundung 3 Cedera, Marc Marquez Sudah Kebelet Liburan
Otomotif 29 Juni 2021, 15:10
-
Marc Marquez Bangga Kompetitif di Assen Meski Dirundung Arm Pump
Otomotif 29 Juni 2021, 13:18
-
Marc Marquez Yakin Takkan Menang di Assen, Pilih Fokus Pulihkan Bahu
Otomotif 25 Juni 2021, 12:11
-
Marc Marquez: Cedera Lengan Lebih Bikin Cemas daripada Cedera Mata 2011
Otomotif 24 Juni 2021, 12:59
LATEST UPDATE
-
Marah-Marah Saat Diganti, Lamine Yamal Malah Dapat Pujian dari Hansi Flick
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 05:26
-
Liverpool Menang Sih, Tapi Memang Main Buruk Lawan Nottingham Forest
Liga Inggris 23 Februari 2026, 05:18
-
Hasil AS Roma vs Cremonese: Gawang Emil Audero Diberondong Tiga Gol
Liga Italia 23 Februari 2026, 04:59
-
Tottenham vs Arsenal 1-4: Panggung Pembuktian Pemain dan Karakter Juara Meriam London
Liga Inggris 23 Februari 2026, 04:50
-
Man of the Match AC Milan vs Parma: Mariano Troilo
Liga Italia 23 Februari 2026, 02:59
-
Man of the Match Tottenham vs Arsenal: Viktor Gyokeres
Liga Inggris 23 Februari 2026, 02:42
-
Hasil Milan vs Parma: Dipermalukan di Kandang, Rossoneri Semakin Tertinggal dari Inter
Liga Italia 23 Februari 2026, 02:27
-
Hasil Tottenham vs Arsenal: The Gunners Pesta Gol di Kandang Spurs
Liga Inggris 23 Februari 2026, 01:49
-
Hasil Atalanta vs Napoli 2-1: La Dea Bangkit, Partenopei Tersentak di Gewiss
Liga Italia 23 Februari 2026, 01:28
-
Man of the Match Barcelona vs Levante: Joao Cancelo
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 00:52
-
Hasil Barcelona vs Levante: Menang 3-0, Blaugrana Kudeta Puncak
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 00:24
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
























KOMENTAR