
Bola.net - Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez, merasakan sensasi campur aduk usai finis keempat dalam MotoGP San Marino di Misano pada Mainggu (19/9/2021). Kepada Crash.net, Marquez menyatakan bahwa hasil ini berarti kondisi tubuhnya terus membaik, namun ia juga kecewa karena harusnya Honda bisa lebih kompetitif.
Masih cedera lengan kanan, Marquez diketahui tak terlalu kesulitan di trek-trek 'kiri' atau yang berlawanan dengan arah jarum jam. Buktinya, ia menang di Sachsenring dan finis kedua di Aragon usai sengit saling salip dengan Pecco Bagnaia. Di lain sisi, di trek-trek 'kanan' atau yang searah jarum jam, ia selalu kesulitan.
Namun, hal itu berubah di Misano, yang merupakan trek kanan. Marquez tampil baik sepanjang akhir pekan, dan ia yakin ini berarti kondisi fisiknya sudah membaik, walau belum ideal dan proses pemulihan masih akan berjalan lama. Ia juga yakin, konsisten memperebutkan kemenangan seperti dulu takkan terjadi secara instan.
Andai Honda Mampu Bereskan Berbagai Masalah Teknis

"Tentu hasil finis keempat ini lebih penting daripada finis kedua pekan lalu. Hasil ini bermakna lebih. Namun, juga benar bahwa target saya adalah memperebutkan kemenangan, dan saya masih jauh dari itu," ungkap delapan kali juara dunia asal Spanyol ini.
Di lain sisi, meski finis keempat adalah bukti ia mulai tampil kompetitif, Marquez menyebut RC213V juga masih memiliki berbagai kekurangan. Andai Honda mampu mengatasi masalah-masalah teknisnya, ia yakin, kemenangan bisa jadi target realistis bahkan ketika ia masih kesakitan.
"Oke, saya memang finis keempat, namun saya masih jauh dari ritme yang dicetak Pecco dan Fabio, begitu juga Enea, yang sangat kuat. Tapi hari ini saya sadar, meski saya masih harus memperbaiki kondisi fisik, kami juga punya titik lemah pada motor, dan tanpa itu semua, kami bisa lebih cepat," ujarnya.
Tak Mau Sekadar Jadi Rider Honda Terbaik
Marquez juga menyatakan bahwa sang tandem, Pol Espargaro, menunjukkan progres positif sepanjang akhir pekan. Alhasil, ini tanda-tanda bahwa Honda sudah mengalami perbaikan performa. Namun, tentu peningkatan ini belum cukup untuk konsisten memperebutkan kemenangan dan memburu gelar.
"Berkendara di trek kanan, di mana tandem saya juga kuat sepanjang akhir pekan, kami bisa finis di depan. Jadi, ini berarti level performa kami sudah lebih baik. Namun, saya tak mau sekadar jadi rider Honda terbaik, saya mau berada di level perebutan gelar dan kemenangan di tiap pekan," pungkas Marquez.
Berkat hasil ini, Marquez naik ke peringkat 9 dengan koleksi 92 poin, melampaui Miguel Oliveira. Ia pun tertinggal enam poin saja dari Maverick Vinales di peringkat 8. Balapan selanjutnya akan digelar di trek favoritnya, yakni Circuit of The Americas, Austin, pada 1-3 Oktober mendatang.
Sumber: Crashnet
Baca Juga:
- Jadwal Pekan Balap WorldSBK Spanyol 2021 di Jerez
- Jadwal Pekan Balap Formula 1 GP Rusia 2021 di Sochi
- Duet Ducati dan Torres Disorot: Inilah 9 Rekor Baru yang Tercipta di MotoGP San Marino
- Makin Klop dengan Suzuki, Joan Mir Malah Sebut Kans Juara Sudah Sirna
- Start Ke-12, Enea Bastianini Kaget Raih Podium Perdana di MotoGP Misano
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Marc Marquez Jelaskan Suka Duka Finis Keempat di MotoGP San Marino
Otomotif 21 September 2021, 15:46
-
Jorge Lorenzo: Andai Marc Marquez Sehat, Fabio Quartararo Sulit Juarai MotoGP
Otomotif 16 September 2021, 12:40
-
Entah Kapan Bisa Pulih, Marc Marquez Siap Jadi 'Marquez' yang Berbeda
Otomotif 15 September 2021, 14:29
-
Duel Sengit di Aragon Bikin Marc Marquez Makin Terlecut Jelang Misano
Otomotif 15 September 2021, 12:00
-
Marquez: Saya Harus Ngotot Lawan Bagnaia, Jatuh pun Tak Masalah
Otomotif 14 September 2021, 14:34
LATEST UPDATE
-
Marc Marquez Curhat Soal Sulitnya Lawan Alex Marquez, Harus Lupakan Status Saudara
Otomotif 8 Januari 2026, 13:21
-
Meski Cetak Dua Gol, Benjamin Sesko Dinilai Tak Layak Bela Man Utd
Liga Inggris 8 Januari 2026, 12:23
-
Jadwal Lengkap Serie A 2025/2026
Liga Italia 8 Januari 2026, 12:03
-
Kesempatan Emas Arsenal Perlebar Jarak Setelah Man City dan Villa Terpeleset
Liga Inggris 8 Januari 2026, 11:49
-
Ini Alasan Liam Rosenior Tak Pimpin Chelsea Saat Lawan Fulham
Liga Inggris 8 Januari 2026, 11:29
-
Tiga Pemain Muda Persija Siap Asah Jam Terbang di Klub Baru
Bola Indonesia 8 Januari 2026, 11:09
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58

























KOMENTAR