
Bola.net - Marc Marquez menolak bersantai ria usai mengunci gelar dunianya yang kedelapan di MotoGP Thailand yang digelar di Sirkuit Buriram pada Minggu (6/10/2019). Pebalap Repsol Honda ini pun mengaku masih punya tugas menumpuk.
Dengan 4 seri tersisa, Marquez akan menuju akhir musim dengan beban yang jauh lebih ringan. Ia dan Honda pun memutuskan mulai mengevaluasi motor RC213V versi 2020, terhitung sejak MotoGP Jepang di Twin Ring Motegi pada 18-20 Oktober nanti.
"Perburuan gelar kesembilan akan dimulai di balapan berikutnya, Motegi, di mana kami akan bekerja untuk musim 2020," ungkap Marquez kepada Marca, mengingat ia telah mulai menjajal perangkat baru sejak uji coba tengah musim di Brno, Ceko, Agustus lalu.
Selalu Jatuh Usai Kunci Gelar
Uniknya, Marquez mengaku sedikit cemas menuju Motegi. Pasalnya, ia punya statistik yang cukup aneh, yakni selalu jatuh dan gagal finis usai mengunci gelar dunia.
Hal ini pun terjadi di Phillip Island, Australia, pada 2014, 2016, dan 2018, yakni usai ia mengunci gelar dunia di Motegi. Tahun ini, Marquez pun bertekad menghilangkan kebiasaan sial tersebut.
"Ada 4 balapan tersisa yang bisa kami lewati tanpa beban, tapi rekor saya menyatakan bahwa setiap kali saya meraih gelar dunia, saya jatuh di balapan berikutnya. Jadi saya akan coba ubah statistik ini!" ungkapnya.
Honda Masih Buru Triple Crown
Marquez juga menyatakan bahwa Honda masih bertekad untuk mempertahankan gelar Triple Crown. Kini gelar dunia pebalap sudah di tangan, sementara gelar dunia konstruktor dan tim masih harus diperjuangkan.
"Salah satu target saya adalah mengakhiri semua balapan tersisa di podium. Sementara target Honda selanjutnya musim ini adalah Triple Crown. Bakal sulit, tapi saya akan coba," pungkas rider berusia 26 tahun tersebut.
Saat ini, Honda berada di puncak klasemen konstruktor MotoGP dengan koleksi 331 poin, unggul 77 poin atas Ducati. Sementara di klasemen tim, Repsol Honda ada di peringkat kedua, tertinggal 19 poin dari Ducati Team yang ada di puncak dengan 377 poin.
Sumber: Marca
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Marc Marquez: Perburuan Gelar Kesembilan Dimulai di Motegi!
Otomotif 7 Oktober 2019, 16:45
-
5 Pengakuan Valentino Rossi atas Kekuatan Marc Marquez
Otomotif 7 Oktober 2019, 15:45
-
Lorenzo Minta Honda Berbenah Agar Tak Cuma Marquez yang Menang
Otomotif 7 Oktober 2019, 15:25
-
'Wajar Saja Marc Marquez Ngotot Kalahkan Fabio Quartararo'
Otomotif 7 Oktober 2019, 14:30
-
Honda: Marc Marquez ke Ducati? Kami Hanya Bisa Kerja Keras
Otomotif 7 Oktober 2019, 13:45
LATEST UPDATE
-
Barcelona Menang Besar atas Levante, Jules Kounde: Tidak Semudah Kelihatannya!
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 10:53
-
Ada Apa dengan Marc Marquez? Kurang Fokus, Picu 3 Kecelakaan di Tes MotoGP Thailand 2026
Otomotif 23 Februari 2026, 10:52
-
Bojan Hodak Singgung Gol Persita yang Dianulir saat Persib Menang Tipis 1-0 di GBLA
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 10:45
-
Barcelona 3-0 Levante, Respon yang Sempurna dari Blaugrana!
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 10:21
-
Misi Penyelamatan Finansial Blaugrana, Dua Nama Besar Masuk Daftar Jual Musim Panas 2026
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 10:20
-
Prediksi Leverkusen vs Olympiacos 25 Februari 2026
Liga Champions 23 Februari 2026, 10:04
-
Daftar Lengkap Pembalap Moto2 2026, Yuk Support Mario Aji!
Otomotif 23 Februari 2026, 09:58
-
Daftar Lengkap Pembalap Moto3 2026, Jangan Lupa Dukung Veda Ega Pratama!
Otomotif 23 Februari 2026, 09:58
-
Daftar Lengkap Pembalap MotoGP 2026
Otomotif 23 Februari 2026, 09:57
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
























KOMENTAR