
Bola.net - Crew chief Marc Marquez, Santi Hernandez, mengaku sangat bangga pada rider Repsol Honda tersebut usai mengunci gelar dunianya yang kedelapan di MotoGP Thailand yang digelar di Sirkuit Buriram pada Minggu (6/10/2019). Hal ini disampaikan Hernandez kepada GPOne usai balap.
Menjelang balapan, Marquez unggul 98 atas rider Ducati Team, Andrea Dovizioso, dan untuk mengunci gelar, ia hanya harus finis dua poin di depan rider Italia tersebut. Sebelum start, Hernandez dan timnya pun sempat berdiskusi dengan Marquez dan memintanya untuk tak bertindak ceroboh.
Meski begitu, dalam balapan tersebut, Marquez sempat membuat seisi garasi cemas. Pasalnya, rider 26 tahun itu ngotot meraih kemenangan dan mengalahkan Fabio Quartararo, padahal Dovizioso tak bisa berbuat banyak di posisi keempat. Beruntung, risiko yang diambil Marquez berbuah sepadan.
Bukti Tak Mau Santai-Santai Saja

"Sebelum balapan, kami bicara dengan Marc. Tapi ia sudah tahu apa yang harus ia lakukan. Marc rider yang selalu memberikan yang terbaik. Ia bisa saja main aman, finis kedua, dan merebut gelar. Tapi kemenangan ini adalah bukti mentalitasnya, dan ia tak berubah sedikit pun," ujar Hernandez.
Meski sempat khawatir, Hernandez mengaku sangat memaklumi mengapa Marquez begitu ngotot merebut kemenangan dari tangan Quartararo. Menurutnya, ini adalah bukti bahwa Marquez tak suka bersantai-santai: jika bisa meraih hasil baik, mengapa tidak?
"Marc rider yang akan mencoba sampai tikungan terakhir, dan ia melakukannya pada siapa pun, tak hanya Fabio. Marc selalu ingin belajar dan inilah yang membedakannya dengan rider lain. Kami semua di sini untuk menang dan inilah mentalitas yang kami miliki," ungkapnya.
Selalu Berperilaku Positif
Di lain sisi, Hernandez mengaku bahwa rasa bangganya pada Marquez tak hanya didasari fakta bahwa ia merupakan 8 kali juara dunia, melainkan juga sebagai sosok yang selalu berperilaku positif.
"Kami bangga padanya, tak hanya karena ia menjadi juara dunia, melainkan karena sosoknya. Saat situasinya tak berjalan baik, ia selalu mengajari saya untuk melihat hal dari sudut pandang berbeda," pungkas Hernandez.
Dengan gelar dunia ini, Marquez pun telah mengoleksi gelar GP125 2010, Moto2 2012, serta MotoGP 2013, 2014, 2016, 2017, 2018, dan 2019. Meraih satu gelar lagi, Marquez akan menyamai jumlah gelar dunia Valentino Rossi baik di tiga kelas balap yang mereka ikuti (9), maupun di kelas tertinggi (7).
Sumber: GPOne
Baca Juga:
- Honda: Marc Marquez ke Ducati? Kami Hanya Bisa Kerja Keras
- Deretan Selebrasi Unik Para Rider MotoGP Saat Kunci Gelar Dunia
- Terharu Kunci Gelar di Thailand, Marquez Puji Quartararo
- Santainya Marc Marquez di Media Sosial Usai Kecelakaan MotoGP Thailand
- Crutchlow: Sudah Raih 8 Gelar, Marquez Lebih Baik Pensiun!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Marc Marquez: Perburuan Gelar Kesembilan Dimulai di Motegi!
Otomotif 7 Oktober 2019, 16:45
-
5 Pengakuan Valentino Rossi atas Kekuatan Marc Marquez
Otomotif 7 Oktober 2019, 15:45
-
Lorenzo Minta Honda Berbenah Agar Tak Cuma Marquez yang Menang
Otomotif 7 Oktober 2019, 15:25
-
'Wajar Saja Marc Marquez Ngotot Kalahkan Fabio Quartararo'
Otomotif 7 Oktober 2019, 14:30
-
Honda: Marc Marquez ke Ducati? Kami Hanya Bisa Kerja Keras
Otomotif 7 Oktober 2019, 13:45
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Man City vs Brighton: Jadwal Live Streaming dan Tayang di Mana?
Liga Inggris 8 Januari 2026, 01:09
-
Prediksi PSG vs Marseille 9 Januari 2026
Liga Eropa Lain 8 Januari 2026, 01:00
-
Tempat Menonton Fulham vs Chelsea: Jadwal Live Streaming dan Tayang di Mana?
Liga Inggris 8 Januari 2026, 00:35
-
BRI Super League: Persebaya Menggebrak dengan Pelatih dan 2 Pemain Asing Baru
Bola Indonesia 7 Januari 2026, 21:57
-
Rodrygo Naik Level: Dari Cadangan Jadi Andalan Baru Real Madrid
Liga Spanyol 7 Januari 2026, 21:34
-
AC Milan Pilih Jadi Penonton Persaingan Scudetto Serie A 2025/2026
Liga Italia 7 Januari 2026, 20:48
-
Tiket Early Bird KLBB 2026 Ludes Secepat Kilat, Habis Tak Sampai Satu Jam
Lain Lain 7 Januari 2026, 20:38
-
Live Streaming Parma vs Inter - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 7 Januari 2026, 19:45
-
Ole Gunnar Solskjaer Muncul di Cheshire, Segera Kembali ke Manchester United?
Liga Inggris 7 Januari 2026, 19:42
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58

























KOMENTAR