
Bola.net - Pembalap Gresini Racing, Marc Marquez, berharap para penggemarnya tak berharap terlalu banyak dari kiprahnya di MotoGP 2024. Menurutnya, ekspektasi terlalu tinggi berpeluang menimbulkan kekecewaan. Apalagi, ia merasa belum cocok dengan Ducati Desmosedici GP23 selama tes pramusim.
Marquez mengakhiri tes pramusim Malaysia dan Qatar masing-masing di posisi 6 dan 4. Ia mengaku puas atas performanya dalam lap tunggal atau time attack. Namun, ia merasa masih harus lebih baik dalam simulasi balap, di mana ia harus mencari performa dan ritme yang jauh lebih konsisten.
"Saya bisa memahami ekspektasi fans. Mereka percaya pada saya, tetapi sudut pandang lainnya adalah realita. Realitanya adalah saya datang dari empat tahun yang sulit. Saya masih harus kembali menemukan kepercayaan diri," ujar Marquez kepada Marca pada Senin (19/2/2024).
Marc Marquez Maklumi Pembalap Muda Lebih Cepat

Marquez mengaku ia sendiri tak punya harapan muluk, sehingga ia menjalani masa tes pramusim dengan sikap santai. "Jika Anda mengamati pramusim, saya hanya mencoba untuk mengendalikan segalanya dengan cara terbaik, mencoba tenang dan mencoba memahami motor, karena ini semua butuh waktu," tuturnya.
"Saya manusia biasa dan waktu terus berlalu. Anak-anak muda berdatangan dan mereka cepat. Ini proses alami. Setiap atlet punya masanya sendiri, dan secara bertahap Anda harus tahu cara beradaptasi dengan situasi," lanjut Marquez, yang menginjak usia 31 tahun pada 17 Februari 2024 lalu.
Marc Marquez Masih Belajar dari Rider Ducati Lainnya

Marquez juga menyatakan ia masih harus memetik banyak pelajaran dari rider Ducati lainnya dalam beradaptasi, seperti Pecco Bagnaia, Jorge Martin, dan Marco Bezzecchi. "Tentu saja musim ini bakal sulit. Ada 2-3 pembalap, terutama di Ducati, yang mengendalikan motor ini dengan sangat baik," ungkapnya.
"Saya mencoba untuk belajar dari mereka, tetapi ini butuh waktu dan sulit. Kita lihat saja nanti apakah saya bisa mendekat secara bertahap. Namun, itu bukan target saya. Jika target saya adalah kemenangan, maka saya bakal sangat frustrasi," pungkas sang delapan kali juara dunia.
Sumber: Marca
Baca juga:
- Ducati Sebut Enea Bastianini Takkan Jadi Opsi Tunggal Rider Kedua di MotoGP 2025
- Ducati Soal Kontrak Baru Pecco Bagnaia: Sama-Sama Ingin Lanjut, Nggak Usah Buru-Buru
- Tunggu 1.945 Hari: Kisah Andrea Iannone Langsung Naik Podium Usai 4 Tahun Dilarang Balapan
- Galeri Foto Kompilasi Corak Mobil Formula 1 2024: 10 Tim, 11 Desain Berbeda
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Marc Marquez: Saya Ini Manusia Biasa, Wajar Butuh Waktu Pelajari Ducati
Otomotif 26 Februari 2024, 15:15
-
Marc Marquez Cemas Soal Kontrak MotoGP 2025: Kalau Lamban, Tak Bisa Pilih Tim
Otomotif 23 Februari 2024, 12:20
-
'Marc Marquez Sudah Tidak Muda, Wajar Kalau Lamban Adaptasi di Ducati'
Otomotif 23 Februari 2024, 11:10
-
Ngaku 'Sengaja', Marc Marquez Akhirnya Alami Kecelakaan Perdana Bareng Ducati
Otomotif 21 Februari 2024, 14:11
-
Franco Morbidelli Temui Marquez Bros Usai Insiden Portimao: Berkat Mereka Saya Bisa ke Qatar
Otomotif 20 Februari 2024, 13:05
LATEST UPDATE
-
Legenda Thailand Dukung Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 16:36
-
Live Streaming Barcelona vs Alaves: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 15:21
-
Live Streaming AC Milan vs Inter Milan: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:16
-
Live Streaming Udinese vs Roma: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:11
-
Live Streaming Man City vs Brighton: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:06
-
Live Streaming Chelsea vs Man Utd: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:01
-
Klasemen MotoGP 2026 Usai Sprint Race Malaysia: Marc Marquez Makin Kokoh di Puncak
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:43
-
Hasil Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pedro Acosta Menang, Marc Marquez Posisi ke-2
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:34
-
Prediksi Juventus vs Napoli 2 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 14:16
-
Prediksi Liverpool vs Arsenal 1 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 13:08
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




















KOMENTAR