
Bola.net - Marc Marquez mengaku tak pernah meremehkan prestasi mentereng Valentino Rossi dan dapat memahami mengapa The Doctor ingin tetap terus balapan di MotoGP meski tak lagi muda. Namun, rider Repsol Honda ini mengaku ragu-ragu mengikuti jejaknya untuk punya karier panjang, terutama jika tak lagi bisa dapat trofi.
Hal ini ia sampaikan dalam wawancaranya via Twitch dengan YouTuber kondang, The Grefg, seperti yang dikutip MotosanGP, Rabu (23/6/2021). Wawancara ini pun digelar tepat sehari setelah kemenangan di Sachsenring, Jerman, Minggu (20/6/2021), yang direbut Marquez usai penantian 581 hari akibat cedera patah tulang humerus kanan.
Dalam balapan tersebut, Rossi hanya finis ke-14. Rider Petronas Yamaha SRT berusia 42 tahun ini memang kesulitan sepanjang musim ini. Ia terhitung baru sekali masuk 10 besar, dan sudah empat kali gagal meraih poin. Marquez pun menyatakan dirinya tak mau mengalami momen yang sama ketika tua nanti.
Valentino Rossi Berhak Balapan Selama Mungkin

"Saya melihat diri saya tetap balapan selama masih bisa kompetitif. Dalam dunia balap motor, memang tak ada batasan usia yang pasti untuk pensiun. Vale tetap balapan karena ia menikmati apa yang ia lakukan, namun saya tak melihat diri saya seperti itu jika ada dalam situasi yang sama," ungkap delapan kali juara dunia ini.
Meski begitu, melihat prestasi gemilang Rossi selama 26 tahun berkarier di arena Grand Prix, yakni yang terdiri dari sembilan gelar, 115 kemenangan, dan 235 podium, Marquez bisa memahami bahwa rider Italia itu memang punya hak untuk balapan selama mungkin.
"Apa yang dilakukan Vale, semua karena ia memang layak melakukannya. Tak ada orang yang bisa merenggut apa yang sudah ia raih, namun kini ia tengah berjuang keras masuk sepuluh besar. Jika saya tak bisa memperebutkan podium atau kemenangan, entah apakah saya mau tetap balapan," lanjut Marquez.
Benarkah Pedro Acosta adalah 'Marc Marquez Baru'?

Dari topik soal rider tertua di grid, Marquez diajak The Grefg untuk membahas rider muda yang kini jadi bintang sensasional Moto3, Pedro Acosta, yang disebut sebagai 'Marc Marquez Baru'. Bagaimana tidak? Debutan Red Bull KTM Ajo itu kini sudah meraih lima podium, yang terdiri dari empat kemenangan, dan tengah memimpin klasemen.
"Pedro rider yang sangat baik, punya talenta hebat. Tapi orang harus membiarkannya fokus bekerja. Ini tahun perdananya, jika ia jadi juara dunia, maka bagus. Jika gagal, ia tetap rider yang baik kok. Semua pembicaraan soal dia jadi 'The Next Marquez', saya hanya bisa bilang saya senang rider muda Spanyol yang satu ini datang," tutupnya.
Marquez, Rossi, dan Acosta akan kembali turun lintasan dalam Grand Prix Belanda, yang akan digelar di Sirkuit Assen pada 25-27 Juni mendatang.
Sumber: Twitch, MotosanGP
Video: Sujud Syukur Marc Marquez Usai Menangi MotoGP Sachsenring
Baca Juga:
- 'Marc Marquez Sudah Belajar Bahwa Luka Bisa Jadi Berkah'
- 'Disembunyikan' Selama 6 Tahun, Ini Kronologi Cedera Lutut Franco Morbidelli
- Toprak Razgatlioglu Tolak Gantikan Franco Morbidelli di MotoGP Assen, Ini Alasannya
- Garrett Gerloff Gantikan Franco Morbidelli di MotoGP Assen
- MotoGP Ubah Jadwal Balap 2021: Austin Gantikan Jepang, Thailand Diundur
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
VR46 Team Resmi Jadi Tim Satelit Ducati Seutuhnya di MotoGP 2022
Otomotif 24 Juni 2021, 16:27
-
Jorge Lorenzo Ingin Valentino Rossi Balik ke Ducati Sebelum Pensiun
Otomotif 23 Juni 2021, 10:00
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Everton vs Man Utd: Live Streaming Premier League di Vidio
Liga Inggris 23 Februari 2026, 22:15
-
Permainan Mental Guardiola Bisa Jadi Petaka untuk Arsenal!
Liga Inggris 23 Februari 2026, 21:58
-
Shayne Pattynama Siap Hadapi Laga Emosional Persija vs Malut United
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 21:19
-
Prediksi BRI Super League: Bhayangkara FC vs Semen Padang 24 Februari 2026
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 20:47
-
Prediksi BRI Super League: Malut United vs Persija 24 Februari 2026
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 20:42
-
Dua Sisi Koin di Balik Performa Gemilang Virgil van Dijk
Liga Inggris 23 Februari 2026, 20:26
-
Jadwal Lengkap BRI Super League 2025/2026
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 19:59
-
9 Laga Tanpa Gol, Paceklik Mohamed Salah Warnai Kemenangan Tipis Liverpool
Liga Inggris 23 Februari 2026, 19:54
-
Proliga 2026: Jakarta Livin Mandiri Tersenyum di Sentul, Penentuan Terakhir Menanti
Voli 23 Februari 2026, 19:41
-
Dua Gol Viktor Gyokeres yang Menjawab Keraguan
Liga Inggris 23 Februari 2026, 19:24
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR