Bola.net - - Pebalap Repsol Honda, Marc Marquez mengaku puas atas performanya dalam uji coba pramusim MotoGP Malaysia pekan lalu, meski hanya duduk di posisi 11 pada kombinasi daftar catatan waktu selama tiga hari. Hasil ini tak pelak lagi dipengaruhi oleh kondisi fisiknya, yang masih dalam tahap penyembuhan dislokasi bahu kiri.
Marquez mengaku kondisi bahunya terus membaik setiap hari, namun belum mampu menjalani simulasi balap dengan terlalu banyak lap. Pada hari ketiga uji coba (8/2), Marquez hanya menjalani simulasi balap sebanyak enam lap, namun ia mengaku puas atas ritmenya.
"Saya masih jauh dari 100% bugar, tapi saya senang. Setiap hari bahu saya terasa lebih baik. Sayangnya, saya belum bisa berkendara dengan gaya balap saya yang biasanya. Tapi saya tetap bisa cepat dan punya ritme yang konsisten," ungkapnya kepada GPOne.
Pengaruh Mentalitas
Marquez juga mengaku senang bisa menjajal banyak perangkat baru dari Honda, meski menyadari tugasnya masih menumpuk. Ia juga mengaku mentalitasnya belum sepenuhnya kuat, mengingat setiap harinya ia harus menyelesaikan uji coba lebih awal akibat bahunya yang masih terasa sakit.
"Komponen mental sangat memengaruhi pebalap, terutama ketika Anda melihat rider lain tetap berkendara di lintasan sementara Anda harus menyelesaikan uji coba lebih dulu ketimbang mereka akibat masalah fisik. Semoga saya bisa bugar dalam menjalani seri pembuka," ujar rider Spanyol ini.
Kagumi Kegigihan Rossi
Pada 17 Februari mendatang, Marquez akan menginjak usia 26 tahun. Hari ulang tahunnya ini hanya sehari setelah ulang tahun Valentino Rossi, yang akan menginjak usia 40. Marquez pun mengaku kagum melihat The Doctor masih gigih bertarung dan punya semangat tinggi untuk tampil baik di MotoGP.
"Apa yang dilakukan Vale di Sepang adalah hal yang harus dikagumi. Temperatur udara mencapai 36 derajat dan cuacanya sangat panas. Meski begitu ia masih bekerja keras dan mampu menjadi rider yang cepat. Semoga saya masih punya motivasi seperti dia saat mencapai usia 40 tahun, tapi yang paling utama adalah bertarung dengan para rider untuk memperebutkan gelar," tutupnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
SRT: Cari Penerus Valentino Rossi Itu 'Misson: Impossible'
Otomotif 12 Februari 2019, 16:10
-
Petronas SRT, Tempat Yamaha Mencari 'The Next' Rossi-Vinales
Otomotif 12 Februari 2019, 15:20
-
Marquez: Performa Rossi di Sepang Layak Dikagumi
Otomotif 12 Februari 2019, 13:55
-
Sang Ayah: Valentino Rossi Masih Seperti 10 Tahun Lalu
Otomotif 12 Februari 2019, 10:55
-
Rossi Bangga Sekaligus Ngeri Jadi Rival Morbidelli-Bagnaia
Otomotif 12 Februari 2019, 09:40
LATEST UPDATE
-
Swiss Membuktikan Keberuntungan Memang Bagian dari Sepak Bola
Piala Dunia 8 Juli 2026, 08:52
-
Gol Ke-3000 Piala Dunia Antar Argentina ke Perempat Final
Piala Dunia 8 Juli 2026, 08:27
-
Man of the Match Swiss vs Kolombia: Gregor Kobel
Piala Dunia 8 Juli 2026, 05:59
-
Tempat Menonton Piala Dunia 2026: Swiss vs Kolombia
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:56
-
Dari Tangis Sedih Cristiano Ronaldo ke Tangis Bahagia Lionel Messi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:35
-
Man of the Match Argentina vs Mesir: Lionel Messi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:21
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Swiss vs Kolombia
Piala Dunia 7 Juli 2026, 23:34
-
Luis Diaz, Pilar Mimpi Besar Kolombia
Piala Dunia 7 Juli 2026, 23:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55






















KOMENTAR