
Bola.net - Pembalap Red Bull GASGAS Tech 3, Pedro Acosta, meminta orang-orang tidak membicarakan kansnya dalam memperebutkan gelar dunia MotoGP 2024. Menurutnya, hal ini justru hanya akan menambah bebannya, mengingat ia masih berstatus debutan.
Sejak menjalani balapan perdananya di kelas para raja, Acosta memang langsung konsisten bertarung di papan atas. Ia juga sukses finis ketiga dan naik podium untuk pertama kalinya di MotoGP dalam balapan di Portimao, Portugal.
Dalam balapan di Austin pada Senin (15/4/2024) dini hari WIB, Acosta bahkan sempat memimpin beberapa lap, sebelum akhirnya finis kedua dan kalah di tangan Maverick Vinales. Hasil-hasil ini diduga hanya sebagai awal dari kiprahnya yang mentereng di MotoGP.
Ingin Menikmati Momen Positif Tanpa Beban

Saat ini, Acosta duduk di peringkat keempat klasemen pembalap dengan 54 poin. Meski belum meraih kemenangan, ia sudah diprediksi bakal ikut meramaikan perebutan gelar musim ini. Namun, lewat GPOne, Acosta mengelak.
"Saat ini, saya memilih untuk memikirkan seri berikutnya di Jerez ketimbang gelar dunia. Ekspektasi macam ini hanya menambah tekanan," ungkap pembalap berusia 19 tahun asal Spanyol ini.
"Kami sedang menjalani momen positif dengan tim dan motor kami. Saya sedang menikmati momen ini, dan jelas kami harus mengharapkan gelar, tetapi saat ini itu bukan prioritas," lanjutnya.
Tak Jemawa Jadi Rider KTM Terbaik

Saat ini, Acosta menjadi pembalap KTM terbaik di klasemen. Namun, ia yakin rider Red Bull KTM Factory Racing, Brad Binder, masih jadi patokan utama di pabrikan asal Austria itu. Ia juga masih mengandalkan data dari para test rider KTM.
"Di KTM, Brad masih jadi referensi. Namun, semua informasi yang datang dari tim tes dengan Pol [Espargaro] dan Dani [Pedrosa] sangat fundamental," ungkap juara dunia Moto3 2021 dan Moto2 2023 ini.
"Data mereka sangat membantu kami. Mereka bekerja dengan sangat baik. Kini kami fokus pada gaya balap dan manajemen ban depan, karena Michelin di MotoGP sangat berbeda dari ban Moto2," tutup Acosta.
Sumber: GPOne
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
KTM Pakai Wildcard untuk Dani Pedrosa dan Pol Espargaro, di Sirkuit Mana Saja?
Otomotif 17 April 2024, 17:42
-
Pedro Acosta: Please Jangan Ngomongin Gelar Dunia, Nanti Saya Tertekan!
Otomotif 17 April 2024, 10:44
-
Belum Sering Kecelakaan, Pedro Acosta Beri Peringatan Bisa Lebih Mengancam
Otomotif 16 April 2024, 11:00
-
Mengapa Marc Marquez Tetap Happy Meski Gagal Finis di MotoGP Austin?
Otomotif 15 April 2024, 14:45
LATEST UPDATE
-
Mesir Itu Tentang Chemistry dan Mentalitas, Bukan Cuma Mohamed Salah
Piala Dunia 5 Juli 2026, 19:31
-
Kesempatan Maroko Mengubah Kisah yang Dulu Berakhir dengan Air Mata
Piala Dunia 5 Juli 2026, 19:19
-
Ketika Prancis Menemukan Cara Lain untuk Menang
Piala Dunia 5 Juli 2026, 19:11
-
Meksiko, Azteca, dan Pemain Ke-12
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:27
-
Meksiko dan Misi Javier Aguirre Mengubah Tekanan Menjadi Kekuatan
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:20
-
Brahim Diaz, Sentuhannya Membuat Mimpi Maroko Terasa Semakin Nyata
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:04
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Argentina vs Mesir 7 Juli 2026
Piala Dunia 5 Juli 2026, 17:54
-
6 Duel Ikonik Portugal vs Spanyol
Piala Dunia 5 Juli 2026, 16:12
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR